Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » ‎Pemkab Berau Perkuat Tata Kota Berkelanjutan: Drainase dan Ruang Hijau Jadi Fokus Pembangunan

‎Pemkab Berau Perkuat Tata Kota Berkelanjutan: Drainase dan Ruang Hijau Jadi Fokus Pembangunan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 615
  • print Cetak

Berau — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus memperkuat agenda pembangunan kota berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi banjir di masa mendatang. Pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi yang berlangsung cepat memerlukan penguatan infrastruktur dasar agar keseimbangan tata ruang tetap terjaga.

‎Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan telah mengarahkan pembangunan untuk tidak hanya berorientasi pada percepatan ekonomi, tetapi juga mitigasi lingkungan.

‎“Pembangunan tetap berjalan, tetapi yang paling penting adalah perlindungan infrastruktur dasar dan ruang hijau. Kalau kota terus berkembang dan area resapan hilang, potensi banjir pasti meningkat. Karena itu, pemerintah memperbaiki drainase sekaligus mengatur ruang,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).

‎Penanganan banjir dilakukan dengan pendekatan teknis bertahap, menyesuaikan perkembangan wilayah. Pemerintah juga mengandalkan pemetaan kawasan berisiko agar program pembangunan berjalan lebih tepat sasaran.

‎“Drainase tidak bisa selesai dalam 2–3 tahun. Saat satu titik selesai, kawasan baru berkembang lagi, sehingga perlu penyesuaian strategi. Pemerintah menyusun tahapan agar masyarakat merasakan hasilnya secara merata,” jelasnya.

‎Hasil penanganan bertahap telah terlihat di beberapa wilayah, seperti Kedaung dan Pulau Semama, yang kini jauh lebih aman dari genangan setiap hujan.

‎Tahun ini kami mengarahkan pembangunan drainase secara simultan di sejumlah titik prioritas, Albina, BI, Durian, Jalur tembus ke Maritam. Disusul penanganan lanjutan di Diponegoro, Sebagian Gunung Tabur.

‎Kawasan Cuk Nyadin ditetapkan sebagai pekerjaan jangka panjang karena karakter salurannya merupakan bekas aliran sungai yang memerlukan penanganan berskala besar dan anggaran signifikan.

‎Meski menghadapi penurunan alokasi anggaran, pembangunan tetap berjalan dengan mengedepankan efektivitas pembiayaan dan skala prioritas.

‎“Selama bisa kita kerjakan, kita kerjakan maksimal. Meski anggaran menurun, normalisasi tetap berjalan sesuai kemampuan pembiayaan,” tegas Hendra.

‎Hendra mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan, terutama menjaga area resapan dan tidak membangun di atas saluran air.

‎Upaya kolaboratif ini diharapkan menciptakan tata kota yang lebih aman, modern, dan tangguh terhadap perubahan lingkungan.

‎“Semua pembangunan diarahkan agar masyarakat merasakan manfaatnya. Pemerintah hadir untuk memastikan Berau berkembang tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan warga,” tutup Hendra. (Adv/Akm).

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Pembakaran Rumah di Tanjung Redeb Ternyata Relawan Damkar

    Pelaku Pembakaran Rumah di Tanjung Redeb Ternyata Relawan Damkar

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 873
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kedua pelaku pembakaran beberapa rumah di permukiman warga Kecamatan Tanjung Redeb yang diamankan Polres Berau, ternyata memiliki hubungan yang cukup dekat dengan para petugas Damkar di posko BPBD Berau. “Salah satu pelaku itu memang sering nongkrong bareng, ngumpul dan kadang juga menginap di posko. Bahkan, dia sering bantu-bantu baik di kondisi normal […]

  • Masih Pakai Korpri, Petugas Pemadam Dikebut ke Lokasi Kebakaran Samping SPBU Maluang

    Masih Pakai Korpri, Petugas Pemadam Dikebut ke Lokasi Kebakaran Samping SPBU Maluang

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.660
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Kebakaran hebat melanda area PT Jasin yang berada tepat di samping SPBU Maluang, Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, pada Senin pagi, 21 April 2025. Peristiwa tersebut sontak memicu kepanikan di antara warga yang tengah mengantre bahan bakar di SPBU tersebut. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, membenarkan […]

  • Dinas Perikanan Berau Tegas: Penampung Dilarang Beli Ikan Hasil Setruman

    Dinas Perikanan Berau Tegas: Penampung Dilarang Beli Ikan Hasil Setruman

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Perikanan Kabupaten Berau memilih mengedepankan pendekatan edukasi dan pembinaan dalam upaya menekan praktik penangkapan ikan ilegal, khususnya dengan metode penyetruman di perairan sungai. Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab memberi pemahaman kepada nelayan tentang dampak penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Menurut dia, langkah penindakan tidak serta-merta […]

  • 54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 618
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana malam di Hotel Mercure Berau, Senin (28/7/2025), terasa berbeda dari biasanya. Lampu-lampu ballroom yang biasanya gemerlap untuk acara formal, malam itu menyinari peringatan yang lebih mendalam. Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan tema “Hentikan Polusi Plastik,” kegiatan ini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tapi juga panggilan darurat bagi warga Berau. Bupati Berau, […]

  • 26 Geosite Sangkulirang–Mangkalihat Jadi Aset Wisata Dunia; Merabu Jadi Pusat Perhatian

    26 Geosite Sangkulirang–Mangkalihat Jadi Aset Wisata Dunia; Merabu Jadi Pusat Perhatian

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kalimantan Timur kini berada selangkah lebih dekat menuju kehadiran taman bumi (geopark) pertama di wilayahnya. Hal ini menindaklanjuti Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2024 yang menetapkan 26 area karst sebagai situs warisan geologi (geosite) di kawasan Sangkulirang–Mangkalihat. Kawasan karst raksasa ini memiliki luas sekitar 1.867.676 hektare, menjadikannya ekosistem […]

  • 1.040 Mahasiswa Berau Sudah Terima Gratispol

    1.040 Mahasiswa Berau Sudah Terima Gratispol

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Berau – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Gratispol Connect di Aula Universitas Muhammadiyah Berau, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi forum sosialisasi Program Gratispol sekaligus ruang dialog antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat mengenai pelaksanaan program kuliah gratis di Kalimantan Timur. Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan Program Gratispol merupakan investasi jangka […]

expand_less