Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Maratua Mulai Bangun Fondasi Pertanian Berkelanjutan, Peluang Investasi Hijau Makin Terbuka

Maratua Mulai Bangun Fondasi Pertanian Berkelanjutan, Peluang Investasi Hijau Makin Terbuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 1.459
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pulau Maratua di Kabupaten Berau selama ini dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia. Namun di balik pesonanya, sektor pertanian lokal menghadapi tantangan berat: akses terhadap pupuk kimia yang mahal dan sulit dijangkau. Kondisi tersebut membuat banyak petani kesulitan meningkatkan produktivitas, ditambah persoalan hama serta tanah yang kurang subur.

Namun situasi perlahan berubah. Setelah mendapat pelatihan dari Tim Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun lalu, masyarakat kini mulai beralih ke teknik budidaya yang lebih mandiri dan ramah lingkungan. Mereka memproduksi pupuk cair organik, media tanam, dan pestisida hayati menggunakan bahan-bahan lokal yang melimpah—mulai dari daun pepaya, air kelapa, hingga limbah ikan.

Pendekatan ini bukan hanya menjawab keterbatasan pupuk kimia, tetapi membuka peluang investasi baru dalam sektor pertanian berkelanjutan. Transformasi ini memperlihatkan bagaimana ilmu dan teknologi dapat mengubah tantangan menjadi potensi ekonomi lokal.

Pelatihan tersebut juga disertai pendampingan untuk pengembangan demplot dan instalasi hidroponik baru. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya belajar membuat pupuk organik, tetapi juga memahami pola tanam modern yang dapat diterapkan dalam skala usaha.

Sekretaris Desa Maratua, Mirna, menilai perubahan ini menjadi titik awal kebangkitan sektor pertanian di wilayahnya. “Kami berharap pelatihan ini memotivasi masyarakat agar lebih semangat bertani dan memandang pertanian sebagai sarana pemenuhan gizi keluarga,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK Kampung Payung-Payung, memperlihatkan bahwa program ini tidak sekadar meningkatkan keterampilan, tetapi juga memperluas peluang usaha baru. Dengan kemampuan mengolah pupuk dan pestisida hayati secara mandiri, biaya produksi menurun dan potensi usaha mikro mulai terbuka.

Bagi investor, perkembangan ini memperlihatkan adanya peluang investasi hijau (green investment) di Maratua—mulai dari pengembangan pertanian organik, produksi pupuk hayati skala UMKM, hingga pengelolaan hasil pertanian hidroponik untuk pasar wisata maupun ekspor.

Dengan fondasi pengetahuan dan kemandirian yang dibangun, Maratua bergerak menuju model pertanian mandiri yang mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan ruang investasi berkelanjutan di masa depan. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Validasi Data Peserta, Siap Tanggung Iuran BPJS

    Pemkab Berau Validasi Data Peserta, Siap Tanggung Iuran BPJS

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menindaklanjuti kebijakan pengalihan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) dari pemerintah provinsi ke kabupaten/kota. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan pemerintah daerah masih menunggu proses validasi data sebelum memastikan kesiapan pembiayaan melalui APBD. “Perlu divalidasi kembali data dari provinsi. […]

  • Distribusi Diperketat, ASN Dilarang Beli LPG 3 Kg di Berau

    Distribusi Diperketat, ASN Dilarang Beli LPG 3 Kg di Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepala Bidang Bina Usaha dan Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan LPG bersubsidi hanya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu sesuai ketentuan. “LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi, sehingga tidak semua masyarakat berhak […]

  • Stunting Berau Naik ke 25,4%, Wabup Gamalis Minta Penanganan Lebih Fokus dan Terintegrasi

    Stunting Berau Naik ke 25,4%, Wabup Gamalis Minta Penanganan Lebih Fokus dan Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmen mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan lintas sektor dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting 2026. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat RPJPD Baplitbang, Senin, 6 April 2026. Wakil Bupati Berau yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Gamalis, mengatakan upaya penanganan stunting harus dilakukan secara lebih […]

  • Mau Tahu Kamu Masuk Kelompok Kaya atau Tidak? Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Sini

    Mau Tahu Kamu Masuk Kelompok Kaya atau Tidak? Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Sini

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BERAU — Seberapa “kaya” keluarga Anda jika dibandingkan dengan masyarakat Indonesia lainnya? Jawabannya ternyata tidak harus diterka hanya dari gaji, kendaraan yang dipakai, rumah yang ditempati, atau saldo rekening. Pemerintah memiliki pemeringkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang dikenal sebagai desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Masyarakat kini ramai mengecek posisi desil […]

  • Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Jakarta – Setiap tahun, Bumi mengalami momen ketika jaraknya dari Matahari berada pada titik paling jauh. Fenomena astronomi ini dikenal dengan sebutan “Aphelion.” Pada tahun 2025, Aphelion diperkirakan terjadi pada bulan Juli dan kembali menjadi sorotan banyak orang. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan perubahan cuaca yang terasa lebih dingin atau dampak lain bagi kehidupan di […]

  • Berau Hadapi Tekanan Perubahan Iklim, Perusahaan dan Masyarakat Diminta Turun Tangan

    Berau Hadapi Tekanan Perubahan Iklim, Perusahaan dan Masyarakat Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BERAU – Ancaman perubahan iklim mulai ditempatkan sebagai persoalan nyata dalam arah pembangunan Kabupaten Berau. Pemerintah daerah mengingatkan bahwa cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan hingga terganggunya keanekaragaman hayati tidak lagi cukup dijawab dengan kampanye seremonial. Pesan itu disampaikan Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di […]

expand_less