Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 1.204
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Upaya panjang menginventarisasi keragaman geologi di Kabupaten Berau akhirnya berbuah hasil. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan wilayah ini sebagai salah satu situs warisan geologi Indonesia—langkah penting menuju status taman bumi atau geopark yang selama ini diusulkan bersama Karst Sangkulirang–Mangkalihat.

Proses pengusulan yang dimulai sejak 2019 ini melibatkan Pemprov Kaltim, Pemkab Berau dan Kutai Timur, serta dukungan ilmiah dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Setiap tahun dilakukan inventarisasi geologi, kajian pendukung, hingga penyusunan berkas teknis yang akhirnya melahirkan keputusan Menteri ESDM pada 2024.

Sebelumnya, kawasan karst yang memiliki nilai arkeologi dan geodiversitas tinggi ini pernah diajukan sebagai calon UNESCO Global Geopark (UGGp) pada 2016. Saat ini, baru 12 kawasan di Indonesia yang menyandang status tersebut, dan yang terdekat dengan Kalimantan Timur adalah Taman Bumi Meratus di Kalimantan Selatan.

Penetapan sebagai taman bumi membawa implikasi luas. Mulai dari pengakuan budaya dan perlindungan kawasan karst, hingga peningkatan daya tarik wisata berbasis pendidikan dan riset ilmiah. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bahkan menilai keberadaan taman bumi mampu menjawab sedikitnya 11 hingga 14 dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyampaikan bahwa pembangunan ekowisata telah menjadi salah satu strategi utama dalam mendukung usulan Geopark Karst Sangkulirang–Mangkalihat. Kampung Merabu—yang berada di salah satu titik paling spektakuler bentang karst—ditetapkan sebagai kawasan prioritas pengembangan wisata ramah lingkungan.

“Pengembangan wisata Merabu sudah kami masukkan ke dalam RPJMD. Rencana pembangunan track menuju Goa Beloyot juga telah selesai,” ujar Ririn.

Pembangunan jalur menuju Goa Beloyot menjadi perhatian utama karena kondisi medan yang dipenuhi jalur berair. Dari total lima kilometer perjalanan dari Kampung Merabu, terdapat beberapa titik yang memerlukan track atau jembatan kayu agar akses lebih aman dan layak bagi wisatawan.

Jika pembangunan jalur ini rampung tahun depan, angka kunjungan wisatawan diperkirakan melonjak signifikan. Goa Beloyot telah lama dikenal di dunia arkeologi internasional sejak ditemukannya jejak peradaban manusia purba pada 1990-an. Akses yang lebih baik diyakini menjadi katalis bagi perkembangan wisata edukasi dan riset di Berau.

Dengan status taman bumi yang semakin dekat, Karst Sangkulirang–Mangkalihat berpotensi menjadi ikon geopark Indonesia berikutnya—mengangkat Berau tidak hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai pusat konservasi dan pengetahuan geologi dunia.(adv/akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wacana Pemindahan Rutan Tanjung Redeb ke Pulau Menguat, Terkendala Overkapasitas dan Lokasi

    Wacana Pemindahan Rutan Tanjung Redeb ke Pulau Menguat, Terkendala Overkapasitas dan Lokasi

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb —Wacana pemindahan rutan Kelas II Tanjung Redeb masih terus dibicarakan. Lokasi pemindahan rutan ini pun menyeruak, salah satunya yakni daerah kepulauan. Rencana inipun terbersit saat kunjungan Wabup Berau Gamalis ke rutan satu-satunya di Berau ini, beberapa waktu lalu. “Permasalahan kapasitas rutan ini sudah dibicarakan dengan pihak rutan. Kalau kita melihat, memang kondisi hari […]

  • Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah

    Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menggeser cara pandang terhadap sampah plastik di kawasan wisata. Di Pulau Derawan, limbah yang dulu dianggap sekadar masalah kebersihan kini tengah didorong menjadi sumber ekonomi baru melalui sistem pengelolaan berbasis daur ulang. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa Pulau Derawan telah resmi ditetapkan sebagai salah satu pilot project pengelolaan sampah […]

  • Gamalis: Aparat Kampung Berau Harus Waspadai Penyimpangan Dana Desa

    Gamalis: Aparat Kampung Berau Harus Waspadai Penyimpangan Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kampung. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui bimbingan teknis (bimtek) kepada aparat kampung, guna meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola dana desa yang jumlahnya kian signifikan. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber […]

  • Relokasi Tanpa Disiplin Masyarakat, Sampah Jadi Sorotan Tanjung redeb

    Relokasi Tanpa Disiplin Masyarakat, Sampah Jadi Sorotan Tanjung redeb

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 687
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunung Panjang, memang sudah dipindahkan. Namun jejaknya belum sepenuhnya hilang. Di lokasi lama, sampah masih tampak menggunung. Sebagian bahkan tercecer di tengah jalan, terlindas kendaraan yang melintas, menyisakan bau menyengat dan pemandangan yang tak sedap. Pada Ahad pagi, 15 Februari 2026, beberapa warga […]

  • GPS untuk Speedboat di Berau: Legislatif Dukung Penuh Peningkatan Keselamatan Pelayaran

    GPS untuk Speedboat di Berau: Legislatif Dukung Penuh Peningkatan Keselamatan Pelayaran

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 829
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau untuk meningkatkan keselamatan pelayaran laut melalui pemasangan perangkat Global Positioning System (GPS) pada setiap unit speedboat, khususnya yang beroperasi di Dermaga Sanggam, mendapat dukungan penuh dari kalangan legislatif. Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat mitigasi risiko sekaligus menjamin […]

  • Kepala Kampung Merupakan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif

    Kepala Kampung Merupakan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.068
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel peran kepala kampung sangat penting karena perannya merupakan garda terdepan. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Bimtek Teknis (BImtek) Peningkatan Kapasitas Kepala Kampung se-Kabupaten Berau, yang digelar di Ruang Sangalaki Setkab Berau, Rabu (22/10). Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan kepala […]

expand_less