Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Pemkab Berau Geser Pusat Festival Musik hingga ke Hulu

Pemkab Berau Geser Pusat Festival Musik hingga ke Hulu

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 1.190
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menata ulang strategi promosi pariwisata dengan pendekatan yang lebih merata. Jika selama ini berbagai festival musik terkonsentrasi di kawasan pesisir, kini Pemkab berupaya memperluas titik penyelenggaraan hingga ke wilayah hulu yang menyimpan potensi wisata alam tak kalah memukau.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan bahwa geliat event musik terbukti memberikan efek ekonomi signifikan sekaligus meningkatkan eksposur wisata daerah. Menjelang pelaksanaan Maratua Musik Festival, ia menegaskan pentingnya menghadirkan kegiatan serupa di lanskap lain Berau.

“Selama ini event lebih banyak di pesisir, di pantai-pantai. Sudah saatnya kita geser sedikit, tampilkan juga potensi di hulu,” ujar Gamalis.

Menurutnya, wisatawan—baik lokal maupun mancanegara—tidak hanya terpikat oleh kecantikan pantai dan pulau. Berau memiliki kekuatan lain yang mulai dicari: panorama pegunungan, bentang kars, serta pesona pedalaman yang menyimpan nilai ekologis dan budaya.

“Banyak yang ingin tahu seperti apa daerah pegunungan dan kars kita. Ini yang perlu juga kita ekspos,” ucapnya. Ia menilai, festival berbasis musik, budaya, ataupun kegiatan kreatif lainnya dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan kekayaan lanskap tersebut.

Pemkab Berau, lanjut Gamalis, membuka ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan pihak swasta untuk mengajukan konsep event yang bisa digelar di kawasan hulu. Pendekatan ini diharapkan menciptakan pemerataan dampak ekonomi masyarakat sekaligus memperkaya narasi pariwisata Berau sebagai daerah yang tidak hanya bertumpu pada pesisir.

“Berau ini punya banyak wajah. Ada pesisir, ada hulu, semuanya menarik. Tinggal bagaimana kita kemas dan promosikan bersama,” tutup Gamalis.

Upaya perluasan titik event ini menjadi langkah baru Pemkab Berau dalam menghadirkan pariwisata yang inklusif, sekaligus memberi ruang bagi desa-desa di pedalaman untuk ikut menikmati multiplier effect industri acara dan wisata. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Tarian Adat hingga Produk Kreatif, Abutta Banua Jadi Panggung Rakyat Sambaliung

    Dari Tarian Adat hingga Produk Kreatif, Abutta Banua Jadi Panggung Rakyat Sambaliung

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Suasana budaya kembali menyelimuti Sambaliung. Tepat di halaman Keraton Sambaliung, Kamis (31/7/2025), masyarakat menyaksikan pembukaan Abutta Banua 2025, sebuah festival tahunan yang kini telah menjadi bagian penting dari narasi kultural Bumi Batiwakkal. Digelar selama sepekan, festival ini menandai dua momentum, Hari Jadi ke-23 Kelurahan Sambaliung dan ulang tahun ke-5 Pedagang Kaki Lima Basuli. […]

  • Perbaikan Tersandera Status Aset

    Perbaikan Tersandera Status Aset

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BERAU – Kawasan tracking mangrove di Teluk Semanting ditutup sementara akibat kerusakan yang dinilai cukup parah dan berpotensi membahayakan pengunjung. Hingga kini, upaya perbaikan belum dapat dilakukan karena terkendala status aset serta keterbatasan anggaran daerah. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Hj. Samsiah, mengatakan penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan. Kondisi jalur tracking yang rusak […]

  • Harga LPG Tembus Rp40 Ribu? Diskoperindag Ancam Tindak Pelaku Penimbunan

    Harga LPG Tembus Rp40 Ribu? Diskoperindag Ancam Tindak Pelaku Penimbunan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau memperingatkan masyarakat dan pengecer agar tidak memanfaatkan keterlambatan distribusi LPG 3 kilogram untuk meraup keuntungan. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan stok LPG di daerah tersebut pada dasarnya mencukupi, sepanjang tidak terjadi aksi borong atau penimbunan. “Stok sebenarnya aman, selama […]

  • Ingin Terbang ke Luar Negeri? Warga Berau Masih Harus Transit di Balikpapan

    Ingin Terbang ke Luar Negeri? Warga Berau Masih Harus Transit di Balikpapan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BERAU – Potensi wisata yang terus berkembang di Kabupaten Berau mendorong harapan hadirnya penerbangan internasional melalui Bandara Kalimarau. Namun, hingga saat ini hal tersebut belum dapat direalisasikan karena status bandara yang masih domestik. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, menjelaskan bahwa untuk sementara rute internasional belum tersedia. Penumpang yang hendak bepergian ke luar negeri masih harus […]

  • Disbudpar Fokus Siapkan Destinasi Siap Pasar sebelum Ekspansi Promosi

    Disbudpar Fokus Siapkan Destinasi Siap Pasar sebelum Ekspansi Promosi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan keseriusannya menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), berbagai langkah pembenahan kini disiapkan agar destinasi wisata di Bumi Batiwakkal semakin kompetitif dan berdaya tarik tinggi. Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan upaya pengembangan pariwisata saat ini difokuskan pada penguatan kualitas […]

  • Program BSPS di Berau Jalan Terbatas, Pemkab Targetkan Minimal 300 Rumah per Tahun

    Program BSPS di Berau Jalan Terbatas, Pemkab Targetkan Minimal 300 Rumah per Tahun

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Berau tahun ini berjalan dalam keterbatasan. Dari ribuan rumah tidak layak huni yang tercatat, hanya 45 unit yang bisa ditingkatkan kualitasnya melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Jumlah itu merosot tajam dibanding 2024, ketika Berau memperoleh alokasi 345 unit. Penurunan drastis […]

expand_less