Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Tambang Batu Bara Ilegal Merajalela di Kaltim, 111 Lokasi di Kukar

Tambang Batu Bara Ilegal Merajalela di Kaltim, 111 Lokasi di Kukar

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 647
  • print Cetak

Samarinda – Praktik penambangan batu bara ilegal masih menjadi persoalan akut di Benua Etam (julukan Kalimantan Timur)

Berdasarkan data terbaru, sedikitnya ada 174 lokasi tambang ilegal teridentifikasi tersebar di enam Kabupaten/Kota.

Aktivitas ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mempercepat kerusakan lingkungan dan merugikan negara secara ekonomi.

Dari seluruh temuan tersebut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi wilayah dengan jumlah tambang ilegal terbanyak, yakni mencapai 111 lokasi.

Angka ini menempatkan Kukar sebagai episentrum persoalan tambang ilegal di Kaltim.

Untuk diketahui data tersebut disampaikan Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Brigjen TNI Anggara Sitompul, dalam kegiatan coffee morning bersama ratusan wartawan di Aula Wira Yudha Korem 091/ASN, Samarinda, Rabu (28/1/2026).

Selain Kukar, tambang ilegal juga ditemukan di Kota Samarinda (29 lokasi), Kutai Timur (16 lokasi), Berau (10 lokasi), Penajam Paser Utara (6 lokasi), dan Kutai Barat (2 lokasi).

Masifnya jumlah lokasi tersebut, menurut Anggara, mencerminkan lemahnya pengawasan di masa lalu sekaligus menegaskan urgensi penanganan yang lebih keras dan terkoordinasi.

Penertiban tambang ilegal di Kaltim saat ini ditangani Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Satgas ini diberi mandat untuk menindak pertambangan tanpa izin di kawasan hutan, menyita area tambang ilegal, baik batu bara maupun nikel, serta memulihkan aset negara.

“Jaksa Agung sudah menginstruksikan Kejaksaan Tinggi Kaltim untuk menindak tegas para pelaku tambang ilegal,” ujar Anggara.

Ia menambahkan, batu bara yang disita dari berbagai lokasi tambang ilegal tidak hanya dihentikan operasinya, tetapi juga akan dilelang.

Hasil penjualan tersebut disetor langsung ke kas negara, sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian akibat praktik ilegal yang berlangsung bertahun-tahun.

Selain penindakan hukum, Satgas PKH juga mulai menjalankan langkah pemulihan lingkungan.

Di antaranya, reklamasi lahan seluas 19 hektare di Samboja, wilayah yang sebelumnya terdampak aktivitas tambang ilegal.

Anggara menilai, dampak operasi Satgas PKH mulai terlihat di lapangan. Salah satu indikatornya adalah menurunnya lalu lintas ponton pengangkut batu bara di Sungai Mahakam.

“Saya bisa melihat langsung dari ruang kerja yang menghadap Sungai Mahakam. Dulu ponton lewat hampir setiap menit. Sekarang sudah jauh berkurang, mungkin sekitar 30 persen. Ponton yang masih beroperasi adalah pengangkut batu bara legal,” ujarnya.

Meski demikian, besarnya jumlah lokasi tambang ilegal yang terungkap menunjukkan bahwa persoalan ini belum selesai.

Penindakan yang konsisten, transparansi proses hukum, serta pemulihan lingkungan menjadi pekerjaan rumah besar bagi negara agar Kaltim tidak terus menjadi korban eksploitasi sumber daya tanpa kendali.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Siapkan Penertiban PSAD, Portal Parkir hingga Pasar Subuh Jadi Sorotan

    Pemkab Berau Siapkan Penertiban PSAD, Portal Parkir hingga Pasar Subuh Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana menata ulang Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) setelah perayaan Idulfitri 2026. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan pasar tersebut perlu dikelola kembali secara optimal, mengingat sebelumnya pernah meraih predikat pasar tradisional […]

  • Harga LPG Tembus Rp40 Ribu? Diskoperindag Ancam Tindak Pelaku Penimbunan

    Harga LPG Tembus Rp40 Ribu? Diskoperindag Ancam Tindak Pelaku Penimbunan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau memperingatkan masyarakat dan pengecer agar tidak memanfaatkan keterlambatan distribusi LPG 3 kilogram untuk meraup keuntungan. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan stok LPG di daerah tersebut pada dasarnya mencukupi, sepanjang tidak terjadi aksi borong atau penimbunan. “Stok sebenarnya aman, selama […]

  • Gebyar Pajak Tahun 2024, Diharap Dapat mendukung Ekonomi Keuangan di Berau

    Gebyar Pajak Tahun 2024, Diharap Dapat mendukung Ekonomi Keuangan di Berau

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 634
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau bekerja sama oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam memberikan apresiasi bagi wajib pajak yang membayar pajak dengan taat. Apresiasi di berikan pada acara Gebyar Pajak Tahun 2024 di Balai Mufakat. Senin, (2/12/2024). Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Djupiansyah Ganie, menyampaikan kegiatan Gebyar Pajak Daerah 2024 ini bertujuan untuk memberikan […]

  • Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

    Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Satpol PP, kepolisian, dan pihak kelurahan pada Kamis (7/8/2025) pagi menemukan sejumlah pangkalan LPG di Kecamatan Tanjung Redeb menjual gas melon di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah. Setidaknya enam pangkalan disasar dalam sidak […]

  • Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 642
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Syamsiah Nawir, menyampaikan kekecewaannya terkait alokasi dana untuk pengembangan sektor pariwisata di Berau yang jauh dari harapan. Dalam keterangannya, Syamsiah mengungkapkan bahwa usulan dana sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan beberapa kawasan destinasi wisata yang diajukan berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan […]

  • Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah luasnya hamparan hutan alam yang masih mendominasi 75 persen daratan Berau, satu komoditas tumbuh menjadi penopang ekonomi hijau masyarakat: kakao. Tanaman yang awalnya dikembangkan secara tradisional di kampung-kampung ini kini menjelma menjadi produk unggulan yang tak hanya merambah pasar nasional, tetapi juga menarik perhatian pembeli internasional. Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan […]

expand_less