Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Hoaks dan Penolakan Vaksin Picu Kekhawatiran Dinkes Berau soal Campak

Hoaks dan Penolakan Vaksin Picu Kekhawatiran Dinkes Berau soal Campak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 590
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran campak menyusul laporan Kementerian Kesehatan mengenai peningkatan kasus secara nasional. Pada 2025, jumlah temuan kasus suspek campak di Indonesia dilaporkan meningkat hingga 147 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Berau, Suhartini, mengatakan pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran terkait kewaspadaan terhadap penyakit tersebut. Secara nasional, sejumlah daerah dilaporkan mengalami kejadian luar biasa (KLB) campak.

Meski demikian, Suhartini menyebut Kabupaten Berau hingga kini tidak termasuk wilayah yang mengalami KLB. “Secara nasional memang terjadi KLB campak. Kami juga sudah menerima surat dari Kementerian Kesehatan. Tetapi untuk Kabupaten Berau tidak termasuk daerah yang mengalami KLB,” kata Suhartini, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut dia, beberapa daerah lain justru mendapat perhatian lebih untuk meningkatkan cakupan imunisasi, salah satunya Kota Bontang.

Kendati belum masuk kategori KLB, Dinas Kesehatan Berau tetap meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan kasus serta penguatan program imunisasi. Suhartini menekankan pentingnya imunisasi campak untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

Ia menjelaskan, setidaknya 80 hingga 90 persen anak harus mendapatkan imunisasi agar penularan virus dapat ditekan.

“Imunisasi campak sangat penting. Anak-anak minimal harus mencapai cakupan sekitar 80 persen agar terbentuk kekebalan komunitas,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Berau, sepanjang 2025 terdapat dua kasus positif campak yang ditemukan di wilayah Batu Putih pada akhir tahun. Selain itu tercatat 105 kasus suspek campak dalam periode yang sama.

Sementara pada 2026, sejak Januari hingga Maret, sudah tercatat 42 kasus suspek campak. Sebagian besar berasal dari wilayah Kecamatan Sambaliung.

“Jika dibandingkan, tahun lalu ada 105 suspek dalam satu tahun. Sekarang baru tiga bulan sudah 42 suspek,” kata Suhartini.

Meski jumlahnya meningkat, seluruh kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah benar positif campak atau tidak.

“Kami berharap dari kasus suspek yang diperiksa tidak ada yang positif,” ujarnya.

Suhartini juga mengimbau masyarakat untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi secara lengkap serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan seperti posyandu.

Menurut dia, campak sebenarnya merupakan penyakit yang telah lama dikenal. Namun penurunan cakupan imunisasi membuat penyakit tersebut kembali berpotensi muncul.

“Untuk membentuk kekebalan kelompok, cakupan imunisasi minimal harus mencapai sekitar 90 persen,” katanya.

Penanggung Jawab Program Imunisasi Dinas Kesehatan Berau, Adi, mengatakan penurunan cakupan imunisasi mulai terasa sejak masa pandemi COVID-19. Dalam tiga tahun terakhir, angka imunisasi di Berau dilaporkan terus menurun bahkan berada di bawah 70 persen.

“Sejak pandemi COVID-19 cakupan imunisasi mulai turun. Dalam tiga tahun terakhir berada di bawah 70 persen,” ujar Adi.

Menurut dia, rendahnya cakupan imunisasi dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari persepsi masyarakat hingga meningkatnya kelompok yang menolak vaksin. Selain itu, informasi yang tidak akurat di media sosial juga turut memengaruhi keputusan sebagian orang tua.

“Sebagian masyarakat lebih percaya informasi dari media sosial yang belum tentu benar, termasuk hoaks tentang imunisasi,” kata Adi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan Berau terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui puskesmas dan tenaga kesehatan di lapangan. Upaya sosialisasi juga dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor.

“Kami terus melakukan edukasi setiap bulan melalui tenaga kesehatan dan bekerja sama dengan berbagai pihak agar masyarakat memahami pentingnya imunisasi,” ujar Adi.(*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menggarap potensi ekonomi biru sebagai motor penggerak kesejahteraan kampung-kampung pesisir. Meski kualitas perairan Berau masuk kategori unggulan, pengembangan rumput laut belum mencapai level optimal akibat kendala teknis dan minimnya perlindungan bagi pembudidaya. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menyampaikan bahwa pemerintah kini tidak hanya memperkuat aspek […]

  • Pemkab Berau Komitmen Perluas Akses Internet, Ajukan 41 BTS Tahun Ini

    Pemkab Berau Komitmen Perluas Akses Internet, Ajukan 41 BTS Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 800
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan besar bagi sejumlah kampung di Kabupaten Berau. Jangkauan jaringan yang terbatas dan kualitas sinyal yang lemah berdampak pada berbagai sektor, mulai dari layanan publik hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk mengatasi persoalan ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau kembali mengusulkan pembangunan 41 menara Base Transceiver Station (BTS) […]

  • Bupati Sri Juniarsih Pilih Langkah Bijak Hadapi Ketidakpastian Fiskal Nasional

    Bupati Sri Juniarsih Pilih Langkah Bijak Hadapi Ketidakpastian Fiskal Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.476
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau memilih bersikap hati-hati menyikapi kabar pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan tidak ingin mengambil langkah tergesa sebelum memperoleh kejelasan resmi terkait kebijakan tersebut. “Kami tidak mau bereaksi berlebihan di tengah informasi yang masih simpang siur. Minggu lalu tim dari Pemkab sudah berangkat […]

  • Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Penanganan perkara dugaan korupsi proyek pembuatan aplikasi sistem informasi pariwisata di Dinas Pariwisata Kalimantan Utara tahun anggaran 2021 memasuki tahap baru. Kasus dengan nilai anggaran Rp 2,95 miliar itu kini berlanjut ke proses penuntutan. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Pelimpahan ini merupakan tahap […]

  • Pecinta Musik Wajib Datang! For Revenge Bakal Konser di Mak Dendang Vol.1 Berau

    Pecinta Musik Wajib Datang! For Revenge Bakal Konser di Mak Dendang Vol.1 Berau

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kabar gembira bagi pecinta musik dan budaya di Berau. Komunitas kreatif Mata Sanggam Berau akan menghadirkan event seni dan hiburan bertajuk “Mak Dendang Vol.1” pada 16–18 April 2026, sebuah festival yang memadukan konser musik nasional, pertunjukan budaya, hingga bazar UMKM dalam satu panggung besar. Event ini digagas sebagai ruang hiburan sekaligus wadah […]

  • MP-AW Sampaikan Hasil Pemeriksaan Kesehatan: Sehat Lahir Batin

    MP-AW Sampaikan Hasil Pemeriksaan Kesehatan: Sehat Lahir Batin

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 638
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN- Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi (MP-AW) telah usai mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan sejak 31 Agustus lalu.  MP-AW dalam konferensi pers pada Minggu (1/9/2024) mengatakan kondisi kesehatan keduanya sangat prima dan bugar, meski sebelumnya melalui perjalanan darat ke Balikpapan pada Jumat (30/8/2024) lalu.  “Walaupun […]

expand_less