Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 74 SPPG di Kaltim Terdampak, Berau Hentikan Sementara Program MBG demi Standar Sanitasi

74 SPPG di Kaltim Terdampak, Berau Hentikan Sementara Program MBG demi Standar Sanitasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 486
  • print Cetak

BERAU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Berau dihentikan sementara sejak Senin, 6 April 2026. Penghentian ini dilakukan menyusul perbaikan sarana dan prasarana di sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Dinas Pangan Berau yang juga tergabung dalam Satuan Tugas MBG, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.

“Beberapa SPPG di Berau menghentikan operasional sementara karena perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah dan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi,” ujar Rakhmadi, Selasa, 7 April 2026.

Surat BGN bernomor 1204/D.TWS/3/2026 mengatur penghentian sementara operasional 74 dapur SPPG di Kalimantan Timur, termasuk di Kabupaten Berau.

Di Berau, terdapat sembilan dapur SPPG yang sementara tidak beroperasi, antara lain di wilayah Tanjung Redeb Karang Ambun, Gunung Tabur, Teluk Bayur Rinding, Gayam, Tanjung Redeb 2 dan 3, Sambaliung 2, Tanjung Redeb 4, serta SPPG Mabes Polri 7.

Meski demikian, empat dapur SPPG lainnya masih tetap beroperasi, yakni di Gunung Tabur, Sungai Bedungun, Gunung Panjang, dan Sambaliung.

Koordinator Wilayah SPPG Berau, Rani Oktaviana, membenarkan penghentian sementara tersebut berkaitan dengan pembenahan fasilitas pendukung, khususnya Instalasi Pengolahan Air Limbah.

“Penghentian operasional ini untuk perbaikan sarana prasarana, terutama IPAL,” kata Rani.

Ia menambahkan, belum ada kepastian kapan program MBG akan kembali berjalan normal. Hal ini bergantung pada proses penyelesaian perbaikan di masing-masing dapur.

Penghentian sementara ini dilakukan untuk memastikan seluruh dapur SPPG memenuhi standar kebersihan dan kelayakan sebelum kembali mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai rapat pengambilan keputusan RUU Minerba Badan Legislasi DPR, Senin (17/2/2025). Foto: Fariza/kumparan

    Peluang Baru! Ormas Keagamaan Bisa Kelola Tambang Tanpa Batasan Eks-PKP2B

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemberian izin tambang untuk organisasi masyarakat (ormas) keagamaan tidak lagi terbatas hanya untuk pengelolaan lahan bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Hal ini berlaku seiring dengan pengesahan RUU perubahan keempat Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) menjadi […]

  • ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mulai menggerakan Konsep Blue Economy Project untung mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya di wilayah pesisir dan Kepulauan. Dalam menjalankan program ini bukan hanya melibatkan pariwisata, tetapi pengelolaan sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat juga sangat penting. ‎Pengembangan ekonomi biru merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah lima tahun ke depan. […]

  • Maksimalkan Pihak Swasta : Turunkan Stunting di Berau

    Maksimalkan Pihak Swasta : Turunkan Stunting di Berau

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    (1/10/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Kasus stunting di Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan yang signifikan dan menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Berau. Meskipun terjadi penurunan sebesar 4,1 persen pada tahun 2022, angka tersebut masih dianggap tinggi. Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah, menyatakan bahwa penanganan kasus stunting merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya tugas […]

  • Di Hadapan Warga Gunung Tabur, Sri Juniarsih Paparkan Kesuksesan 18 Program Unggulan

    Di Hadapan Warga Gunung Tabur, Sri Juniarsih Paparkan Kesuksesan 18 Program Unggulan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas (SraGam), kembali melanjutkan kampanye di Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (1/10/2024). Kampanye tersebut menyasar tiga titik, yakni Kampung Batubatu, Kampung Pulau Besing, dan Makassang, Kelurahan Gunung Tabur. Dalam kunjungannya ke Kampung Batubatu dan Pulau Besing, Sri Juniarsih didampingi sejumlah tokoh dari partai pendukung, termasuk […]

  • Menjelang Kunjungan Presiden, Semua Pihak Bersinergi untuk Keamanan di Berau

    Menjelang Kunjungan Presiden, Semua Pihak Bersinergi untuk Keamanan di Berau

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dandim 0902/BRU Letkol Rommi Sakti Alamsyah memimpin Rapat Koordinasi Wilayah dan Rapat Pengamanan VVIP terkait kunjungan kerja Presiden Joko Widodo beserta rombongan ke Kabupaten Berau. Rapat tersebut digelar di Ruang Sangalaki, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb, Selasa (24/9). Rapat ini dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk unsur militer, Polri, […]

  • Kendala Surat Kapal Pengantar, Sebabkan Pasokan Ikan Berkurang

    Kendala Surat Kapal Pengantar, Sebabkan Pasokan Ikan Berkurang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.992
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti persoalan yang masih dihadapi para nelayan di Berau, terutama terkait kelengkapan surat kapal pengantar hasil tangkapan ikan. Menurutnya permasalahan ini kerap menimbulkan kendala serius di lapangan dan berdampak pada berkurang pasokan ikan di daerah.   Gamalis menjelaskan, sebagian besar nelayan di Berau sebenarnya telah melengkapi dokumen kapal […]

expand_less