Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 269
  • print Cetak

Jakarta — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa kasus Hantavirus yang baru-baru ini menjadi perhatian dunia akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius tidak berkaitan dengan situasi di Indonesia. Meski virus ini telah terdeteksi di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir, pihak kementerian memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam wabah tersebut.

Aji Muhawarman, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, menyampaikan bahwa dari 23 negara yang terlibat, tidak ada WNI yang terinfeksi. “Untuk kasus yang di kapal tersebut, dari 23 negara, tidak ada WNI di sana,” ujarnya dalam wawancara yang dilansir Kompas.com pada Jumat, 8 Mei 2026.

Sebelumnya, wabah Hantavirus di MV Hondius dilaporkan telah mengakibatkan tiga penumpang meninggal dunia dan lima kasus terkonfirmasi. Aji menjelaskan bahwa jenis Hantavirus di Indonesia berbeda dari yang ada di kapal pesiar tersebut. Di Indonesia, kasus-kasus yang ada terkait dengan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) yang berhubungan dengan Seoul Virus, sedangkan wabah di MV Hondius disebabkan oleh strain Andes yang berasal dari Amerika Selatan.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa antara 2024 dan 2026, terdapat 23 kasus Hantavirus terkonfirmasi di Indonesia, yang tersebar di sembilan provinsi: DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. “Ada 23 kasus positif, dengan tiga kematian dan sisanya sembuh,” jelasnya.

Saat ini, terdapat dua kasus suspek yang masih dalam proses pemeriksaan di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. “ Saat ini ada dua kasus suspek di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta yang sedang diperiksa untuk konfirmasi kasusnya,” tambah Aji.

Kementerian Kesehatan mencatat bahwa ketiga pasien yang meninggal memiliki penyakit penyerta, seperti leptospirosis, kanker hati, dan gagal multiorgan. Aji mengingatkan bahwa penularan Hantavirus bersifat zoonotik, yang berarti berasal dari hewan ke manusia, khususnya melalui tikus dan celurut. “Infeksi saat ini zoonotik, dari hewan ke manusia. Dari tikus,” tegasnya.

Penularan dapat terjadi melalui saliva, urine, dan feses tikus atau celurut, serta debu yang terkontaminasi yang terhirup oleh manusia. Kementerian Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan tikus, menyimpan makanan di tempat tertutup, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri badan, dan lemas.

Sementara itu, wabah Hantavirus di MV Hondius sudah menarik perhatian dari World Health Organization (WHO), setelah dilaporkan menyebabkan tiga kematian dan lima kasus terkonfirmasi. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa meskipun insiden tersebut serius, risiko kesehatan masyarakat global masih tergolong rendah. (*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTQ ke-55 Sambaliung Berjalan Sukses, Kepala Kampung Soroti Kepedulian Perusahaan

    MTQ ke-55 Sambaliung Berjalan Sukses, Kepala Kampung Soroti Kepedulian Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 721
    • 0Komentar

    BERAU – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 tingkat Kecamatan Sambaliung berjalan sukses, Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun Mursin menyoroti kurangnya perhatian dari beberapa perusahaan yang beroprasi di wilayahnya. Ia menyampaikan, pelaksanaan MTQ ini memakan biaya Rp343 juta, total dana ini berasal dari berbagai donatur, perusahaan, serta sumbangan masyaeakat dan kampung-kampung yang berada di Sambaliung. “Total […]

  • Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau menegaskan pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan kampung berbasis data. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, meminta seluruh kepala kampung berstatus Kampung Berkembang untuk segera mengambil langkah strategis dengan menjadikan Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai rujukan utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMKP). Instruksi ini […]

  • Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

    Mundur dari NasDem, Mikael Sengiang Isyaratkan Akan Emban Amanah Strategis

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    BERAU – Dinamika politik di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian publik setelah Mikael Sengiang mengonfirmasi pengunduran dirinya dari Partai NasDem. Surat pengunduran diri itu disebut telah disampaikan secara resmi sejak 6 Maret 2026. Meski belum membuka secara terang arah politik berikutnya, Mikael memberi sinyal bahwa dirinya telah menerima amanah baru di partai lain. Namun, untuk […]

  • Ratusan Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif Air, DPRD Berau Batalkan Kebijakan Perumdam Batiwakkal

    Ratusan Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif Air, DPRD Berau Batalkan Kebijakan Perumdam Batiwakkal

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 624
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Berau menggelar aksi di depan Kantor DPRD Berau pada Selasa pagi (7/1). Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan tarif air minum yang diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal, yang dianggap memberatkan warga. Kenaikan tarif yang mulai berlaku sejak 29 September 2025 tersebut […]

  • Bupati Berau: Kepercayaan Publik Hanya Bisa Diraih dengan Bukti Nyata

    Bupati Berau: Kepercayaan Publik Hanya Bisa Diraih dengan Bukti Nyata

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Penegasan itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat membuka Sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 dan Rapat Koordinasi Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) di ruang rapat Bapelitbang, Kamis, 4 September 2025. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih […]

  • Ketahuan! 3 Agen Sembako di Tanjung Redeb Jual Beras di Atas HET, Kena Blacklist

    Ketahuan! 3 Agen Sembako di Tanjung Redeb Jual Beras di Atas HET, Kena Blacklist

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 982
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beras Bulog SPHP adalah beras yang disediakan oleh Perum Bulog, untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau. Di Kabupaten Berau sendiri, Bulog telah menjalin kerjasama dengan masyarakat dalam penjualannya yakni melalui agen-agen sembako yang ada. Sayangnya, aturan penjualan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, masih dilanggar beberapa agen. […]

expand_less