Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Tenaga Kesehatan Tak Merata, DPRD Berau Minta Evaluasi Penempatan Pegawai

Tenaga Kesehatan Tak Merata, DPRD Berau Minta Evaluasi Penempatan Pegawai

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 496
  • print Cetak

BERAU – Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyoroti belum optimalnya pelayanan dasar di Kabupaten Berau, khususnya di sektor kesehatan. Ia menilai, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Yang pertama saya ingin sampaikan terkait pelayanan, khususnya tenaga kesehatan. Ini pelayanan dasar yang harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah daerah,” ujar Subroto, Jumat (16/04/2026).

Sorotan ini muncul seiring adanya laporan kekurangan tenaga kesehatan di sejumlah fasilitas, seperti puskesmas dan rumah sakit. Kondisi tersebut dipicu kebijakan tidak diperpanjangnya kontrak P3K bagi pegawai yang masa kerjanya belum mencapai dua tahun.

“Dengan kebijakan itu, banyak puskesmas dan rumah sakit mengalami kekurangan tenaga kerja,” jelasnya.

Terkait kemungkinan penambahan tenaga honorer, Subroto menyebut langkah tersebut tidak mudah dilakukan dalam waktu dekat. Ia mengungkapkan, hasil konsultasi DPRD menunjukkan bahwa proses perekrutan tenaga honorer memerlukan tahapan panjang dan prosedur yang cukup kompleks.

“Kami sudah konsultasi, penambahan honorer itu bukan tidak mungkin, tapi prosesnya panjang,” tambahnya.

Sebagai solusi, ia mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penempatan tenaga kesehatan. Menurutnya, secara jumlah, pegawai di Berau sebenarnya sudah mencukupi.

“Saya sarankan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda melakukan pemerataan. Dari data kementerian, secara jumlah sebenarnya sudah cukup,” ujarnya.

Namun demikian, persoalan utama terletak pada distribusi yang belum merata. Ia menilai masih terjadi penumpukan tenaga di satu wilayah, sementara daerah lain justru kekurangan.

“Penempatannya yang belum pas. Ada yang menumpuk di satu tempat, sementara tempat lain kekurangan,” tegasnya.

Subroto menekankan pentingnya evaluasi untuk mengidentifikasi wilayah yang kelebihan tenaga agar dapat dialihkan ke daerah yang membutuhkan, sehingga pelayanan kesehatan bisa berjalan optimal di seluruh wilayah.

Ia juga menyoroti kondisi di wilayah pesisir yang dinilai cukup memprihatinkan. Bahkan, pelayanan kesehatan sempat terhenti selama tiga hari saat Lebaran akibat tidak adanya dokter yang bertugas. Hal itu terjadi karena tenaga dokter penugasan khusus belum menerima gaji selama beberapa bulan.

“Di pesisir, sempat tiga hari saat Lebaran tidak ada pelayanan karena dokter penugasan khusus belum digaji sekitar dua sampai tiga bulan,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan hak tenaga kesehatan terpenuhi, terutama bagi mereka yang bertugas di daerah terpencil. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak sampai harus menempuh jarak jauh ke pusat kota hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar.

“Ini sangat penting untuk segera ditindaklanjuti. Jangan sampai masyarakat pesisir harus ke kota hanya karena tidak ada dokter,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Verifikasi Bantuan Kebakaran Teluk Bayur Berlanjut, Dinsos Pastikan Sesuai Prosedur

    Verifikasi Bantuan Kebakaran Teluk Bayur Berlanjut, Dinsos Pastikan Sesuai Prosedur

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Hingga kini, Dinas Sosial (Dinsos) Berau masih memverifikasi jumlah bantuan materiil yang akan diberikan kepada korban kebakaran di Sungai Kuyang Kecamatan Teluk Bayur beberapa waktu lalu. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kadinsos Berau Iswahyudi menjelaskan jika jumlah bantuan diberikan nantinya mengikuti aturan yang sudah ada, yakni bantuan khusus untuk bencana. “Ada yang namanya […]

  • Berau Masuk Daerah dengan Tekanan Inflasi Tertinggi di Kaltim, Ini Pemicunya

    Berau Masuk Daerah dengan Tekanan Inflasi Tertinggi di Kaltim, Ini Pemicunya

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Bank Indonesia mencatat inflasi Provinsi Kalimantan Timur pada Agustus 2026 masih berada dalam kondisi terkendali. Tekanan inflasi pada periode tersebut juga lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahunan, inflasi Kalimantan Timur tercatat sebesar 3,83 persen secara year-on-year (yoy). Sementara inflasi sepanjang tahun berjalan mencapai 2,64 persen secara year-to-date (ytd). Kepala Perwakilan Bank Indonesia […]

  • Ketua DPRD Berau mengingatkan agar tidak terjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) yang besar.

    Madri Pani Tekankan Pentingnya Perencanaan dalam Pelaksanaan Proyek APBD Berau

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Beraunews.id,Tanjung Redeb — Ketua DPRD Berau, Madri Pani memberi Peringatan Keras kepada seluruh OPD maupun Penyelenggara Proyek yang menggunakan APBD Berau, untuk segera menyelesaikan seluruh pekerjaan sebelum Masa Anggaran berakhir. “Cuma mau mengingatkan, ini sudah mau berakhir Tahun Anggaran Murni dan sudah mau masuk ke Anggaran Perubahan. Yang belum selesai, segera dituntaskan,” ungkapnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Kamis (4/7/2024). Madri menyebut setiap proyek khususnya Pembangunan Infrastruktur harus dilakukan dengan Perhitungan Dan Perencanaan yang baik, […]

  • Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

    Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.524
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya panjang menginventarisasi keragaman geologi di Kabupaten Berau akhirnya berbuah hasil. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan wilayah ini sebagai salah satu situs warisan geologi Indonesia—langkah penting menuju status taman bumi atau geopark yang selama ini diusulkan bersama Karst Sangkulirang–Mangkalihat. Proses pengusulan yang dimulai sejak 2019 ini melibatkan Pemprov […]

  • Perbaikan Rumah Dikebut, Kuota Masih Belum Cukup

    Perbaikan Rumah Dikebut, Kuota Masih Belum Cukup

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau menargetkan perbaikan 300 rumah tidak layak huni (RTLH) setiap tahun sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kepala Bidang Perumahan Disperkim Berau, Juli Mahendra, mengatakan target tersebut merupakan rencana kerja ideal untuk mengejar ketertinggalan hunian layak di daerah. “Dalam rencana kerja, setiap tahun idealnya […]

  • Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

    Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    BERAU– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum KPP) Kabupaten Berau kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk menangani kawasan permukiman kumuh. Inisiatif ini dimulai dengan penerbitan Surat Keputusan Kumuh terbaru dan penyusunan kajian teknis yang lebih mendalam. Dahri, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Disperum Berau, menjelaskan bahwa upaya penanganan tahun ini berlandaskan pada SK Kumuh Nomor 700 […]

expand_less