Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Tenaga Kesehatan Tak Merata, DPRD Berau Minta Evaluasi Penempatan Pegawai

Tenaga Kesehatan Tak Merata, DPRD Berau Minta Evaluasi Penempatan Pegawai

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 335
  • print Cetak

BERAU – Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyoroti belum optimalnya pelayanan dasar di Kabupaten Berau, khususnya di sektor kesehatan. Ia menilai, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Yang pertama saya ingin sampaikan terkait pelayanan, khususnya tenaga kesehatan. Ini pelayanan dasar yang harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah daerah,” ujar Subroto, Jumat (16/04/2026).

Sorotan ini muncul seiring adanya laporan kekurangan tenaga kesehatan di sejumlah fasilitas, seperti puskesmas dan rumah sakit. Kondisi tersebut dipicu kebijakan tidak diperpanjangnya kontrak P3K bagi pegawai yang masa kerjanya belum mencapai dua tahun.

“Dengan kebijakan itu, banyak puskesmas dan rumah sakit mengalami kekurangan tenaga kerja,” jelasnya.

Terkait kemungkinan penambahan tenaga honorer, Subroto menyebut langkah tersebut tidak mudah dilakukan dalam waktu dekat. Ia mengungkapkan, hasil konsultasi DPRD menunjukkan bahwa proses perekrutan tenaga honorer memerlukan tahapan panjang dan prosedur yang cukup kompleks.

“Kami sudah konsultasi, penambahan honorer itu bukan tidak mungkin, tapi prosesnya panjang,” tambahnya.

Sebagai solusi, ia mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penempatan tenaga kesehatan. Menurutnya, secara jumlah, pegawai di Berau sebenarnya sudah mencukupi.

“Saya sarankan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda melakukan pemerataan. Dari data kementerian, secara jumlah sebenarnya sudah cukup,” ujarnya.

Namun demikian, persoalan utama terletak pada distribusi yang belum merata. Ia menilai masih terjadi penumpukan tenaga di satu wilayah, sementara daerah lain justru kekurangan.

“Penempatannya yang belum pas. Ada yang menumpuk di satu tempat, sementara tempat lain kekurangan,” tegasnya.

Subroto menekankan pentingnya evaluasi untuk mengidentifikasi wilayah yang kelebihan tenaga agar dapat dialihkan ke daerah yang membutuhkan, sehingga pelayanan kesehatan bisa berjalan optimal di seluruh wilayah.

Ia juga menyoroti kondisi di wilayah pesisir yang dinilai cukup memprihatinkan. Bahkan, pelayanan kesehatan sempat terhenti selama tiga hari saat Lebaran akibat tidak adanya dokter yang bertugas. Hal itu terjadi karena tenaga dokter penugasan khusus belum menerima gaji selama beberapa bulan.

“Di pesisir, sempat tiga hari saat Lebaran tidak ada pelayanan karena dokter penugasan khusus belum digaji sekitar dua sampai tiga bulan,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan hak tenaga kesehatan terpenuhi, terutama bagi mereka yang bertugas di daerah terpencil. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak sampai harus menempuh jarak jauh ke pusat kota hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar.

“Ini sangat penting untuk segera ditindaklanjuti. Jangan sampai masyarakat pesisir harus ke kota hanya karena tidak ada dokter,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sertijab Kapolres Berau: Steyven Ucapkan Terima Kasih, Khairul Siap Lanjutkan Program

    Sertijab Kapolres Berau: Steyven Ucapkan Terima Kasih, Khairul Siap Lanjutkan Program

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Balikpapan – Serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Berau resmi dilaksanakan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Kalimantan Timur, Senin, 7 Oktober 2024. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, Inspektur Jenderal Polisi Nanang Avianto. Dalam sertijab tersebut, AKBP Steyven Jonly Manopo menyerahkan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolres Berau kepada AKBP Khairul Basyar, yang kini […]

  • Lewat Deadline Masih Byarpet, PLN Sebut Mesin Baru OTW Berau

    Lewat Deadline Masih Byarpet, PLN Sebut Mesin Baru OTW Berau

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 713
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Masyarakat Berau mempertanyakan kondisi kelistrikan yang hingga saat ini masih byarpet. Padahal sesuai informasi terakhir dari Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik beberapa waktu lalu saat mengunjungi Berau, menyebut jika kondisi ini akan berakhir di 20 November 2024. Ditemui kemarin, Pjs Bupati Berau Sufian Agus menjelaskan jika dirinya belum mengupdate informasi tersebut. Namun, dengan […]

  • Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 675
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Ketersediaan pupuk subsidi masih menjadi persoalan bagi para petani di Berau, khususnya di wilayah pesisir yakni Biatan, Talisayan, Batu Putih hingga Biduk Biduk. “Masyarakat khususnya petani sering mengeluhkan distribusi pupuk yang tidak sesuai dengan pesanan, sehingga pasokan bagi petani di daerah pesisir juga masih kurang,” ujar salah satu anggota DPRD Berau, […]

  • Judi Online: Dampak Buruk bagi ASN dan Masyarakat, Diskominfo Berau Tingkatkan Pengawasan Digital

    Judi Online: Dampak Buruk bagi ASN dan Masyarakat, Diskominfo Berau Tingkatkan Pengawasan Digital

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 541
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau turut mengambil peran penting dalam upaya pemberantasan judi online di Bumi Batiwakkal. Dikatakan Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, judi online memiliki dampak yang sangat merusak, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi tatanan sosial masyarakat secara keseluruhan. Dampak buruk dari praktik perjudian daring ini semakin terasa, […]

  • Sinergi Kuat, Desa Prima Siap Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berau

    Sinergi Kuat, Desa Prima Siap Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau resmi membentuk Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perempuan dalam menekan angka kemiskinan. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian perempuan melalui berbagai kegiatan ekonomi kreatif yang berbasis potensi lokal. Pemerintah Kabupaten Berau optimis bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan akan menciptakan kemandirian, yang berdampak […]

  • Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

    Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 447
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dikenal dengan pesona wisata baharinya yang menakjubkan, Kabupaten Berau ternyata menyimpan kekayaan lain yang tak kalah berharga: tradisi dan budaya leluhur yang hidup di tengah masyarakat kampung. Dari ritual Melas Kampung di Sambaliung hingga upacara Bag Jamu di Pulau Derawan, setiap prosesi adat ini bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga simbol […]

expand_less