Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Lonjakan Harga Plastik Tekan Industri Hilir, Konsumen Berpotensi Terdampak

Lonjakan Harga Plastik Tekan Industri Hilir, Konsumen Berpotensi Terdampak

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 305
  • print Cetak

JAKARTA — Kenaikan harga bahan baku plastik mulai menekan industri hilir dan dikhawatirkan berdampak pada kenaikan harga berbagai barang konsumsi di pasaran.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Plastik Hilir Indonesia (Aphindo), Henry Chavelier, mengatakan lonjakan harga tersebut berkaitan dengan ketidakpastian global yang memengaruhi rantai pasok bahan baku plastik. Salah satu faktor yang disebut berpengaruh adalah eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menurut Henry, kenaikan harga bahan baku tidak hanya dirasakan pelaku industri, tetapi juga berpotensi dirasakan masyarakat sebagai konsumen.

“Kalau kita membeli minuman atau makanan dalam kemasan plastik, kemasan itu sendiri sudah memiliki biaya yang akan memengaruhi harga jual produk,” kata Henry, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu, 5 April 2026.

Ia menilai penggunaan plastik dalam berbagai produk secara tidak langsung menambah komponen biaya produksi. Karena itu, masyarakat diminta mulai mengurangi penggunaan plastik sebagai salah satu langkah penghematan.

“Gunakan kembali barang-barang yang masih bisa dipakai, seperti botol minuman, agar tidak menambah pengeluaran,” ujarnya.

Henry juga mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan tekanan ekonomi yang dipicu dinamika global.

“Kita harus mengencangkan ikat pinggang karena kita tidak tahu bagaimana kondisi ke depan,” katanya.

Di sisi lain, Aphindo meminta pemerintah memberikan kebijakan yang dapat meringankan beban industri agar rantai produksi tetap stabil.

Menurut Henry, pemerintah sebaiknya tidak menambah hambatan tarif bagi industri. Sebaliknya, diperlukan berbagai insentif untuk membantu sektor usaha menghadapi tekanan biaya.

Beberapa langkah yang diusulkan antara lain penundaan kewajiban pajak, pengurangan pajak penghasilan badan, hingga kebijakan tax holiday dalam kondisi tertentu.

Aphindo berharap dukungan kebijakan tersebut dapat menahan laju kenaikan harga sehingga dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.(tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transparansi Keuangan Diutamakan, DPRD Berau Gunakan Sistem At Cost

    Transparansi Keuangan Diutamakan, DPRD Berau Gunakan Sistem At Cost

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – DPRD Berau periode 2024-2029 telah tuntas membahas tata tertib (tatib). Dari pembahasan yang dilakukan selama beberapa hari itu, tidak ada perubahan signifikan hanya ada penambahan penyesuaian dengan aturan baru. “Tidak ada perubahan, hasil pembahasannya hampir sama dengan tatib periode DPRD sebelumnya. Kalau untuk penambahan tatibnya disesuaikan dengan aturan baru yang ada saat […]

  • Panggung Barintak Disiapkan Jadi Destinasi Rekreasi Malam Baru di Tanjung Redeb

    Panggung Barintak Disiapkan Jadi Destinasi Rekreasi Malam Baru di Tanjung Redeb

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 969
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Berau mulai menyiapkan konsep rekreasi malam kota melalui gelaran musik akustik rutin di Panggung Barintak, Tepian Segah. Program ini dirancang untuk menghidupkan kembali kawasan tepi sungai sebagai ruang berkumpul masyarakat setelah beraktivitas seharian. ‎Panggung Barintak yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani selama ini menjadi salah satu titik favorit warga, namun belum memiliki […]

  • Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Di balik derasnya arus pembangunan dan investasi, Kabupaten Berau kini menapaki satu agenda penting yang menyentuh akar identitas dan sejarah masyarakatnya—perlindungan lahan adat. Rencana menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Lahan Adat tengah dikaji serius di DPRD Berau, menjadi langkah besar dalam memastikan tanah adat tidak sekadar menjadi jejak ingatan, tetapi terlindungi […]

  • Berau Siap Punya Sirkuit Permanen, Target Mulai Dibangun 2027

    Berau Siap Punya Sirkuit Permanen, Target Mulai Dibangun 2027

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.200
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau tengah mengkaji rencana pembangunan sirkuit balap motor permanen pertama yang ada di Berau. Proyek dengan luas lahan sekitar 12 hektare itu ditargetkan dibangun pada tahun 2027 dengan dua lokasi alternatif. Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, mengungkapkan bahwa ada dua lahan yang masih dalam pembahasan teknis, yakni wilayah […]

  • 24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

    24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendorong kemandirian ekonomi kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) masih menghadapi sejumlah tantangan. Di tengah capaian dan inovasi yang berhasil diraih beberapa kampung, pembinaan terhadap seluruh BUMKam yang tersebar di wilayah Berau dinilai belum berjalan optimal. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau menunjukkan terdapat 99 […]

  • Ikan Mati di Sungai Segah, Dinas Perikanan Berau Duga Air Terkontaminasi Amoniak

    Ikan Mati di Sungai Segah, Dinas Perikanan Berau Duga Air Terkontaminasi Amoniak

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menduga pencemaran amoniak menjadi salah satu kemungkinan penyebab kematian ikan secara mendadak di Sungai Segah. Dugaan itu muncul setelah tim melakukan pemeriksaan awal dan mengambil sampel air di sejumlah titik. Kepala Dinas Perikanan Berau Abdul Majid mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai kematian ikan tersebut dan langsung menurunkan […]

expand_less