Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pemkab Berau Dorong Angkutan Sekolah Gratis Wilayah Pesisir, Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar

Pemkab Berau Dorong Angkutan Sekolah Gratis Wilayah Pesisir, Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 920
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengusulkan pengembangan sistem transportasi angkutan sekolah khusus bagi wilayah pesisir sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan menekan beban biaya masyarakat, terutama bagi pelajar yang tinggal di daerah terpencil dan kepulauan.

Usulan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan arahan kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. Menurutnya, kondisi geografis Berau yang didominasi wilayah pesisir dan pulau menuntut kebijakan transportasi pendidikan yang lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.

“Saya lihat, anak-anak kecil, SD atau SMP ke sekolah, masih naik motor sendiri dan tidak pakai helm, itu dapat menimbulkan kecelakaan, dan ke khawatiran orang tua murid,” ujarnya.

Bantuan pendidikan tidak hanya soal seragam, buku, atau biaya sekolah gratis, tetapi juga bagaimana anak-anak bisa sampai ke sekolah dengan aman dan terjangkau, khususnya di wilayah pesisir.

Ia menegaskan, angkutan pelajar merupakan bagian dari optimalisasi 18 program unggulan Pemerintah Kabupaten Berau, yang sejalan dengan visi Berau Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera. Program tersebut juga terintegrasi dengan pengembangan sistem transportasi terpadu Trans Berau yang dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Selain transportasi pelajar, Sri Juniarsih juga menegaskan komitmen Pemkab Berau dalam memberikan pendidikan gratis, mulai dari biaya masuk sekolah, buku, hingga seragam, serta bantuan bagi pelajar dan mahasiswa. Seluruh program tersebut diharapkan mampu menciptakan pemerataan layanan pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun pesisir.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan koordinasi seluruh OPD agar setiap program, termasuk angkutan sekolah pesisir ini, dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Menanggapi Hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah menegaskan bahwa rencana penyediaan angkutan sekolah, khususnya untuk wilayah pesisir, secara teknis berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan. Sementara Dinas Pendidikan berperan menyiapkan regulasi dan petunjuk teknis pendukung kebijakan tersebut.

“Sebenarnya kalau itu mestinya di perhubungan ya. Untuk penyediaannya kan perhubungan. Kalau kami nanti di regulasi atau petunjuk teknisnya,” ujarnya saat ditemui awak media. Jum’at (9/1).

Ia menjelaskan, hingga saat ini pengadaan sarana angkutan sekolah masih diarahkan ke Dinas Perhubungan. Namun, Dinas Pendidikan akan menyesuaikan kebijakan agar program tersebut selaras dengan kebutuhan peserta didik dan kebijakan pendidikan daerah.

Terkait skema layanan, Mardiatul menyebutkan bahwa jika mengacu pada program prioritas Bupati Berau, maka angkutan sekolah direncanakan bersifat gratis bagi pelajar.

“Kalau menurut program prioritas berarti kan gratis,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui koordinasi lintas OPD, khususnya dengan Dinas Perhubungan, belum dilakukan secara resmi. Ia memastikan komunikasi akan segera dibangun untuk menindaklanjuti arahan kepala daerah.

“Belum ada koordinasi, nanti kita ketemu. Saya akan langsung komunikasi ke sana, karena ini harusnya masuk perencanaan 2026,” jelasnya.

Mardiatul menegaskan, keberadaan angkutan sekolah menjadi sangat penting terutama di wilayah pesisir dan kepulauan. Ia mencontohkan kondisi pelajar di Kecamatan Maratua, di mana hanya terdapat satu SMP sehingga sebagian siswa harus menempuh perjalanan cukup jauh.

“Misalnya dari Teluk Alulu menuju SMP di Bohe silian. Itu mereka naik motor, sementara usianya kan belum seharusnya berkendaraan,” ungkapnya.

Menurutnya, jika pemerintah menerapkan larangan bagi pelajar di bawah umur untuk membawa kendaraan bermotor, maka konsekuensinya pemerintah wajib menyediakan sarana transportasi yang aman dan layak.

“Kalau kita melarang, otomatis kita harus menyiapkannya,” pungkas Mardiatul. (Dvn)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPADKT Sambut Sri Juniarsih, Komitmen Bersama Jaga Persatuan di Pilkada

    LPADKT Sambut Sri Juniarsih, Komitmen Bersama Jaga Persatuan di Pilkada

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 903
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon Bupati Berau nomor urut dua, Sri Juniarsih Mas, mengunjungi Sekretariat Lembaga Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT) Kabupaten Berau pada Senin (19/11) sebagai bagian dari upaya menjalin silaturahmi serta bekerja sama dalam menjaga kondusifitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Dalam kunjungannya, Sri Juniarsih didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Berau, […]

  • ​Babak Baru Sengketa Lahan Loa Kulu: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Dokumen Palsu dalam Klaim Tanah

    ​Babak Baru Sengketa Lahan Loa Kulu: Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Cacat Hukum dan Dokumen Palsu dalam Klaim Tanah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Kuasa Hukum atas lahan Yeanie Hartono dan Jenny Hartono, Davin Pramasditha dan rekan angkat bicara soal Sengketa lahan yang telah berlangsung 14 tahun. Tim kuasa hukum ahli waris lahan milik Yeanie Hartono meminta Presiden RI, DPR RI Komisi 1 hingga Kementerian ATR/BPN terkait polemik status tanah di wilayah Loa Kulu, Kutai Kartanegara […]

  • SPBN Tak Cukup, Warga Maratua Hanya Nikmati BBM Dua Hari

    SPBN Tak Cukup, Warga Maratua Hanya Nikmati BBM Dua Hari

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 0Komentar

    MARATUA – Kekurangan bahan bakar minyak (BBM) kini menjadi ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata di Bumi Batiwakkal ini kini menghadapi persoalan serius terkait distribusi energi yang tak kunjung stabil. Terletak sekitar tiga jam perjalanan menggunakan speedboat dari Kota Tanjung […]

  • Budaya Lokal Harus Dipertahankan Ditengah Tren Kekinian

    Budaya Lokal Harus Dipertahankan Ditengah Tren Kekinian

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  — Budaya lokal sebagai salah satu potensi Kabupaten Berau haruslah terus dikembangkan. Meskipun saat ini era modern banyak budaya kekinian, tapi budaya lokal harus tetap dijaga kelestariannya. Hal ini ditegaskan salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Gideon Andris saat ditemui menghadiri HUT kesultanan beberapa waktu lalu. Dirinya berharap pelestarian budaya lokal dapat […]

  • Sengketa Lahan Ancam Sekolah, Disdik Berau Siaga

    Sengketa Lahan Ancam Sekolah, Disdik Berau Siaga

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 710
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Beberapa sekolah yang hingga kini masih mengalami permasalahan sengketa lahan, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Berau. Dinas Pendidikan (Disdik) Berau pun menjadi salah satu OPD yang ikut menyoroti masalah ini. Namun, sebagai OPD teknis maka proses belajar mengajar menjadi perhatian utama. “Kita tidak mau proses belajar mengajar ini terganggu meskipun ada permasalahan. […]

  • TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    BERAU – Taman Bacaan Masyarakat atau TBM Enggang Jagad menggelar Lokakarya Pengembangan Budaya Baca dan Tulis di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, pada 1–3 September 2026. Sebanyak 150 peserta dari kalangan remaja, pegiat literasi sekolah hingga kader pemberdayaan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Pembukaan Lokakarya Pesisir Eka Sapta dihadiri Camat Talisayan Mutmainah, perwakilan […]

expand_less