Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 467
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Panggung seni dan kreativitas Berau kembali bersiap menyala.
November 2025, Karrap Fest akan hadir dengan format terbaru, energi lebih besar, dan ruang yang lebih terbuka. Festival yang sebelumnya hidup di sepanjang Tepian Sungai Segah, kini berpindah ke Amphiteater dan Taman Sanggam—ruang yang lebih lapang, hijau, dan strategis untuk menampung antusiasme masyarakat yang selalu memenuhi area festival pada gelaran sebelumnya.

Tema tahun ini, Harmoni Budaya, Warisan dan Inovasi Masa Kini, memberi pesan tegas bahwa kreativitas anak muda dan warisan budaya tidak perlu dipertentangkan. Keduanya bisa tumbuh dalam satu panggung, saling menguatkan—seperti masa lalu yang memberi akar, dan masa kini yang membentuk sayap.

Karrap Fest edisi kedua bukan sekadar festival musik atau pameran produk kreatif. Ia adalah ruang bertemu: antara seniman dan penonton, antara budaya lama dan improvisasi baru, antara pelaku UMKM dan pasar yang sedang tumbuh.

Lima hari penyelenggaraan, 5–9 November 2025, akan dipenuhi pertunjukan tari kreasi tradisional, musik akustik, pantomim, penampilan band-band lokal, hingga seni pertunjukan modern yang memberi cita rasa segar bagi festival ini. Di sisi lain, puluhan UMKM dan ekonomi kreatif akan mengisi tenant dengan warna berbeda: kain etnik, kriya rotan, inovasi kuliner, busana etnik kontemporer, serta produk desain yang lahir dari tangan anak muda Berau.

“Kami ingin Karrap Fest menjadi ruang hidup bagi karya anak daerah. Tidak hanya panggung hiburan, tapi wadah tumbuhnya ekonomi kreatif,” ujar Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir.

Rumah baru festival ini pun dipilih bukan tanpa alasan. Taman Sanggam hadir dengan landscape yang memberi keleluasaan untuk mengalirkan seni dan dialog budaya, mendekatkan festival kepada ruang publik, dan membuka akses bagi lebih banyak pelaku kreatif.

Sejak lahir pada 2024, Karrap Fest menjadi denyut baru bagi kota ini. Nama “Karrap”—yang berarti sering dalam bahasa Berau—adalah harapan agar festival tidak berhenti di satu tahun, tetapi menjadi agenda yang hidup dan pulang kembali setiap musim. Sebuah festival yang tidak hanya menonton masa lalu, tapi menanam masa depan kreativitas.

Tahun ini, festival kembali mempertegas fokus pada enam subsektor kreatif unggulan: seni pertunjukan, kriya, kuliner, fashion lokal, musik, dan desain produk. Harapannya, produk-produk kreatif lokal tidak hanya dipamerkan, tapi naik kelas secara profesional, terhubung dengan pasar wisata, dan memperluas jejaring ekonomi.

Persiapan dilakukan dengan melibatkan komunitas seni, pelaku usaha, hingga sponsor lokal. Kolaborasi ini adalah nadi dari festival—sebuah kerja bersama untuk menciptakan wajah baru pariwisata Berau berbasis kreativitas.

“Karrap Fest harus menjadi ikon. Festival ini lahir dari masyarakat, tumbuh bersama masyarakat, dan kembali memberi manfaat kepada masyarakat,” tutup Ilyas.

Festival akan tiba sebentar lagi. Lampu-lampu akan dinyalakan, panggung akan dibangun, dan Berau bersiap menyambut gelombang kreativitas baru.
Tidak hanya untuk dilihat—tetapi untuk dirasakan, dirayakan, dan dibanggakan. (akml/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Massa STIPER Geruduk DPRD! Tolak Merger dan Bongkar Dugaan Anggaran

    Massa STIPER Geruduk DPRD! Tolak Merger dan Bongkar Dugaan Anggaran

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 688
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) mendatangi Pemkab Berau dan DPRD Berau pada Senin (19/5/2025). Kedatangan mereka guna meminta kepala daerah dan para wakil rakyat, untuk menindaklanjuti rencana penggabungan kampus mereka dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB). Setelah aksi massa yang dimulai di halaman Pemkab Berau tak kunjung mendapat respon, rombongan bergerak […]

  • Gula Aren Dumaring Menembus Pasar Nasional

    Gula Aren Dumaring Menembus Pasar Nasional

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Gula aren kini menjadi komoditas unggulan Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, yang terus menunjukkan daya saing di pasar nasional. Untuk meningkatkan nilai jual sekaligus memudahkan wisatawan dan konsumen, produk ini diolah dalam berbagai bentuk yang variatif dan modern. Gula Aren Dumaring berasal dari sadapan nira pohon aren (Arenga pinnata) yang tumbuh liar dan […]

  • DPRD Berau Dorong Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana

    DPRD Berau Dorong Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 287
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Potensi peningkatan curah hujan dalam beberapa waktu mendatang kembali memunculkan kekhawatiran terhadap ancaman banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Berau. Kondisi ini membuat upaya kesiapsiagaan pemerintah daerah menjadi sorotan, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga dalam memperkuat langkah mitigasi sejak dini. Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menilai bahwa penanganan banjir […]

  • Ruang Publik Tercemar, Penanganan Pengemis di Berau Belum Tuntas

    Ruang Publik Tercemar, Penanganan Pengemis di Berau Belum Tuntas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 593
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Fenomena pengemis yang kerap mangkal di trotoar kembali menjadi sorotan (19/2). Kehadiran mereka di area publik tersebut dinilai mencerminkan masih adanya masalah kesejahteraan sosial di Kabupaten Berau yang perlu segera ditangani secara tuntas oleh pihak terkait. Masyarakat berharap pemerintah daerah cepat tanggap dalam melakukan penanganan. Intervensi yang tepat diharapkan mampu memberikan bantuan […]

  • Dinilai Membebani, Iccang Dorong Komunikasi Intensif Antara Guru dan Wali Murid Soal Kurikulum Merdeka

    Dinilai Membebani, Iccang Dorong Komunikasi Intensif Antara Guru dan Wali Murid Soal Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 738
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kurikulum Merdeka yang diterapkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Berau menuai kritik dari orangtua murid. Banyak orangtua merasa terbebani dengan jumlah tugas yang harus diselesaikan oleh anak-anak mereka, yang membuat mereka juga ikut sibuk dalam mendampingi proses belajar di rumah. Anggota DPRD Berau, Ichsan Rapi mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini. Menurutnya, meskipun kurikulum ini […]

  • Megahnya Balai Adat Palencau Apui, Simbol Kebanggaan dan Semangat Baru Masyarakat Tepian Buah

    Megahnya Balai Adat Palencau Apui, Simbol Kebanggaan dan Semangat Baru Masyarakat Tepian Buah

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dibangun sejak 2020 lalu, balai adat Palencau Apui di Kampung Tepian Buah akhirnya diresmikan juga oleh Bupati Berau Sri Juniarsih, pada Selasa (9/7/2024) siang. Anggaran yang digunakan untuk mendukung pembangunan balai adat Kampung Tepian Buah merupakan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Berau. Dana yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan proposal yang […]

expand_less