Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Usaha Kopi Keliling Bisa Ditertibkan Jika Ganggu Lalu Lintas

Usaha Kopi Keliling Bisa Ditertibkan Jika Ganggu Lalu Lintas

  • account_circle Redaksi Beraunews
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 988
  • print Cetak

TANJUNG REDEB –

 

Maraknya usaha kopi keliling juga terjadi di Kabupaten Berau. Saat ini, bahkan di ruas-ruas jalan sudah ada masing-masing gerobak Koling (kopi keliling) dengan bermacam nama dan model. Namun belakangan, usaha ini tak hanya sekadar berkeliling, tapi juga mangkal di tepian jalan atau trotoar. Lantas, apakah keberadaan mereka mengganggu atau bahkan melanggar aturan?

 

Ditemui beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau Andi Marawangeng menyebut jika usaha gerobak koling ini bisa saja dikenakan penarikan retribusi parkir tepi jalan umum. Karena sesuai dengan Undang-Undang Lalui Lintas tahun 2009, untuk kegiatan atau aktivitas di jalan yang melebihi separuh badan jalan akan dilakukan penindakan.

 

“Nanti kita koordinasikan dulu. Kita lihat dulu apakah mereka ini melanggar aturan atau tidak, baru bisa ditetapkan masuk dalam penarikan retribusi parkir atau bagaimana,” ujarnya.

 

Dikatakannya, Dishub akan melakukan sosialisasi terkait dengan aturan usaha kecil menengah ekonomi kebawah seperti gerobak koling ini. Karena bagaimanapun juga, usaha kecil ini juga perlu didukung karena secara tidak langsung menumbuhkan perekonomian menengah kebawah.

 

“Karena kita juga tidak bisa menyediakan lapangan kerja, dan mereka mau berusaha sendiri, tetap harus disupport. Tapi jika dalam artian mereka sudah mengganggu lalu lintas, maka akan dilakukan penertiban,” tegasnya.

 

Meskipun nantinya ditemui ada yang melanggar aturan, Dishub tak bisa serta merta memberikan larangan berjualan. Tapi si pemilik akan dipanggil dan dilakukan pembinaan, dan memberitahukan aturan-aturan berjualan saat menggunakan jalan umum.(MrX)

  • Penulis: Redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • 26 Geosite Sangkulirang–Mangkalihat Jadi Aset Wisata Dunia; Merabu Jadi Pusat Perhatian

    26 Geosite Sangkulirang–Mangkalihat Jadi Aset Wisata Dunia; Merabu Jadi Pusat Perhatian

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kalimantan Timur kini berada selangkah lebih dekat menuju kehadiran taman bumi (geopark) pertama di wilayahnya. Hal ini menindaklanjuti Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2024 yang menetapkan 26 area karst sebagai situs warisan geologi (geosite) di kawasan Sangkulirang–Mangkalihat. Kawasan karst raksasa ini memiliki luas sekitar 1.867.676 hektare, menjadikannya ekosistem […]

  • Tim Damkar Berau Lakukan Operasi Malam Hari untuk Hapus Ancaman Tawon

    Tim Damkar Berau Lakukan Operasi Malam Hari untuk Hapus Ancaman Tawon

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    BERAU — Puskesmas Pembantu Kampung Punan Segah di Berau baru-baru ini mengalami gangguan akibat kehadiran sarang tawon vespa ban kuning. Keberadaan tawon berbahaya ini memicu kekhawatiran di kalangan tenaga medis serta masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas kesehatan tersebut. Untuk mengatasi situasi ini, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau diutus ke lokasi […]

  • Lima Bangunan Usaha di Atas Aset Pemkot Samarinda Diratakan Satpol PP

    Lima Bangunan Usaha di Atas Aset Pemkot Samarinda Diratakan Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Lima bangunan liar yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Samarinda di Jalan Kapten Soedjono RT 12, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, akhirnya dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, Selasa, 12 Mei 2026. Penertiban dilakukan setelah berbagai upaya persuasif dan surat peringatan yang dilayangkan pemerintah tak kunjung diindahkan para […]

  • Dinas Perikanan Berau Tegas: Penampung Dilarang Beli Ikan Hasil Setruman

    Dinas Perikanan Berau Tegas: Penampung Dilarang Beli Ikan Hasil Setruman

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Perikanan Kabupaten Berau memilih mengedepankan pendekatan edukasi dan pembinaan dalam upaya menekan praktik penangkapan ikan ilegal, khususnya dengan metode penyetruman di perairan sungai. Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab memberi pemahaman kepada nelayan tentang dampak penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Menurut dia, langkah penindakan tidak serta-merta […]

  • Berau Raih Pengakuan Nasional atas Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

    Berau Raih Pengakuan Nasional atas Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menerima penghargaan Disway Top Regional Leader Award 2026 dalam kategori Pengembangan Pariwisata Berbasis Konservasi pada klaster Pengembangan Potensi Ekonomi dan Sumber Daya Alam Daerah. Penghargaan tersebut diserahkan Founder Disway National Network (DNN), Dahlan Iskan, disaksikan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, dan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam […]

  • Tanpa Data Valid, Pembangunan Desa Bisa Melenceng

    Tanpa Data Valid, Pembangunan Desa Bisa Melenceng

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menekankan pentingnya akurasi data dalam pengolahan Indeks Desa (ID) 2026. Hal itu disampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Ruang Sangalaki, Selasa,(21/4), dengan melibatkan sekitar 100 kepala seksi pemerintahan kampung. Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan data yang diinput harus mencerminkan kondisi riil di lapangan. Menurut dia, ketepatan data […]

expand_less