Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Polemik BPHTB Berau Kembali Mencuat, Warga Desak Pemkab Buka Data Nilai Tanah

Polemik BPHTB Berau Kembali Mencuat, Warga Desak Pemkab Buka Data Nilai Tanah

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

BERAU — Polemik pemungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kabupaten Berau kembali mencuat. Forum BPHTB Bersama Untuk Negeri (BUN) menilai sistem penetapan pajak tanah yang diterapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau justru memberatkan masyarakat dan tidak dilakukan secara terbuka.

Sorotan itu muncul karena warga mengaku tetap dibebani nilai BPHTB tinggi, meski persoalan tersebut sebelumnya sudah pernah dimediasikan dengan pihak Bapenda pada 2024 lalu. Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada perubahan signifikan dalam mekanisme penetapan pajak.

Anggota Forum (BPHTB) Bersama Untuk Negeri BUN, Bastian, mengatakan persoalan utama terletak pada dasar penetapan Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP), khususnya dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Menurutnya, Bapenda disebut menggunakan nilai pasar internal sebagai dasar penghitungan BPHTB. Padahal, masyarakat menilai nilai tersebut jauh lebih tinggi dibanding Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang seharusnya menjadi acuan.

“Nilainya bisa tiga sampai empat kali lipat dari NJOP. Padahal dalam aturan sudah jelas bahwa untuk perolehan hak pertama melalui PTSL mestinya menggunakan NJOP saat terjadinya perolehan hak,” ujar Bastian.

Ia menegaskan, ketentuan tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 serta Peraturan Daerah Kabupaten Berau Nomor 7 Tahun 2023.

Forum BUN juga menyoroti dugaan pengabaian nilai transaksi riil dalam proses jual beli tanah. Menurut Bastian, masyarakat sebenarnya telah melampirkan bukti transaksi berupa kwitansi pembayaran, namun nilai tersebut kerap tidak dijadikan dasar utama dalam pengenaan pajak.

“Petugas tetap menggunakan nilai pasar versi internal tanpa penjelasan rinci kepada wajib pajak. Padahal transaksi riil seharusnya menjadi dasar utama penentuan NPOP,” katanya.

Selain itu, forum tersebut mempertanyakan transparansi pemerintah daerah terkait penetapan nilai pasar tanah. Hingga saat ini, masyarakat mengaku belum pernah menerima dokumen resmi terkait Zona Nilai Tanah (ZNT) maupun aturan kepala daerah yang menjadi dasar penetapan nilai tersebut.

“Nilainya sering hanya disampaikan secara lisan. Tidak ada dokumen resmi yang dibuka ke masyarakat,” tambahnya.

Forum BUN menilai kondisi itu berpotensi melanggar asas kepastian hukum, keterbukaan, dan keadilan dalam pelayanan publik maupun pemungutan pajak daerah.

Karena itu, mereka mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan BPHTB di Berau, termasuk membuka data ZNT secara transparan agar masyarakat mengetahui dasar penetapan nilai pajak tanah.

Meski polemik terus berkembang, Bastian menyebut hingga kini belum ada pertemuan resmi antara perwakilan masyarakat dengan DPRD Berau untuk membahas penyelesaian persoalan tersebut.

“Belum ada pertemuan dengan DPRD untuk membahas jalan keluar dari persoalan BPHTB ini,” pungkasnya. (akbr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT BBA: Lahan Sengketa di Gunung Sari, Bukan Pandan Sari

    PT BBA: Lahan Sengketa di Gunung Sari, Bukan Pandan Sari

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 939
    • 0Komentar

    Segah — Konflik lahan antara PT Berau Bara Abadi (BBA) dan warga Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah, memasuki babak baru. Perusahaan tambang batu bara ini menegaskan bahwa lahan yang menjadi sumber perselisihan adalah bagian dari wilayah Gunung Sari, bukan Pandan Sari, sebagaimana diklaim oleh warga. Wanda Hatirindah, Kuasa Hukum PT BBA, menyatakan bahwa lahan tersebut […]

  • Sinergi Pemerintah–Masyarakat Wujudkan Wisata Lestari, Berau Siapkan Fondasi Ekonomi Jangka Panjang

    Sinergi Pemerintah–Masyarakat Wujudkan Wisata Lestari, Berau Siapkan Fondasi Ekonomi Jangka Panjang

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Jakarta — Dari gugusan laut biru di Biduk-Biduk hingga karst menjulang di Merabu, dari danau ubur-ubur Kakaban yang tak menyengat hingga Labuan Cermin yang menyatukan asin dan tawar dalam satu pelukan air — Kabupaten Berau memiliki bentang alam yang tidak sekadar indah, tetapi juga mahal nilai ekologisnya. Kini, keindahan itu tidak lagi hanya untuk dipandang. […]

  • 18 Kasus Narkotika Terbongkar, Polres Berau Musnahkan 3,2 Kg Sabu

    18 Kasus Narkotika Terbongkar, Polres Berau Musnahkan 3,2 Kg Sabu

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Polres Berau melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) terus menunjukkan komitmen dalam memberantas peredaran narkotika. Sepanjang periode Oktober hingga Desember 2025, aparat berhasil mengungkap 18 kasus narkotika dengan barang bukti sabu mencapai total berat bersih 3.221,52 gram. Sebagai bagian dari proses penegakan hukum, Polres Berau memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu […]

  • Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

    Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyatakan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi campak masih berpotensi tertular penyakit tersebut. Namun gejala yang dialami umumnya lebih ringan dibandingkan orang yang belum pernah menerima vaksin. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Berau, Tuty Handayanie, mengatakan tujuan utama vaksinasi adalah membentuk kekebalan tubuh terhadap […]

  • Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menyoroti mahalnya biaya transportasi sebagai kendala utama dalam menarik wisatawan datang ke Bumi Batiwakkal. Ia menilai sikap Disbudpar yang fokus pada pembenahan destinasi sebelum melakukan promosi besar-besaran adalah langkah yang sangat tepat dan realistis. Menurut Sujarwo, pengembangan pariwisata yang tidak hanya mengedepankan kuantitas kunjungan […]

  • Sri Juniarsih Umumkan Kenaikan Santunan Kematian dari Rp2 Juta menjadi Rp4 Juta

    Sri Juniarsih Umumkan Kenaikan Santunan Kematian dari Rp2 Juta menjadi Rp4 Juta

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – BPJS Ketenagakerjaan memperluas cakupan jaminan sosial untuk masyarakat kurang mampu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja rentan. Selama 12 bulan ke depan, BPJS Ketenagakerjaan akan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari tanggung jawab sosialnya kepada komunitas pekerja. Sri Juniarsih, Bupati Berau, menegaskan bahwa program jaminan sosial ini bertujuan untuk mencegah […]

expand_less