Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Polemik BPHTB Berau Kembali Mencuat, Warga Desak Pemkab Buka Data Nilai Tanah

Polemik BPHTB Berau Kembali Mencuat, Warga Desak Pemkab Buka Data Nilai Tanah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 243
  • print Cetak

BERAU — Polemik pemungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kabupaten Berau kembali mencuat. Forum BPHTB Bersama Untuk Negeri (BUN) menilai sistem penetapan pajak tanah yang diterapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau justru memberatkan masyarakat dan tidak dilakukan secara terbuka.

Sorotan itu muncul karena warga mengaku tetap dibebani nilai BPHTB tinggi, meski persoalan tersebut sebelumnya sudah pernah dimediasikan dengan pihak Bapenda pada 2024 lalu. Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada perubahan signifikan dalam mekanisme penetapan pajak.

Anggota Forum (BPHTB) Bersama Untuk Negeri BUN, Bastian, mengatakan persoalan utama terletak pada dasar penetapan Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP), khususnya dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Menurutnya, Bapenda disebut menggunakan nilai pasar internal sebagai dasar penghitungan BPHTB. Padahal, masyarakat menilai nilai tersebut jauh lebih tinggi dibanding Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang seharusnya menjadi acuan.

“Nilainya bisa tiga sampai empat kali lipat dari NJOP. Padahal dalam aturan sudah jelas bahwa untuk perolehan hak pertama melalui PTSL mestinya menggunakan NJOP saat terjadinya perolehan hak,” ujar Bastian.

Ia menegaskan, ketentuan tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 serta Peraturan Daerah Kabupaten Berau Nomor 7 Tahun 2023.

Forum BUN juga menyoroti dugaan pengabaian nilai transaksi riil dalam proses jual beli tanah. Menurut Bastian, masyarakat sebenarnya telah melampirkan bukti transaksi berupa kwitansi pembayaran, namun nilai tersebut kerap tidak dijadikan dasar utama dalam pengenaan pajak.

“Petugas tetap menggunakan nilai pasar versi internal tanpa penjelasan rinci kepada wajib pajak. Padahal transaksi riil seharusnya menjadi dasar utama penentuan NPOP,” katanya.

Selain itu, forum tersebut mempertanyakan transparansi pemerintah daerah terkait penetapan nilai pasar tanah. Hingga saat ini, masyarakat mengaku belum pernah menerima dokumen resmi terkait Zona Nilai Tanah (ZNT) maupun aturan kepala daerah yang menjadi dasar penetapan nilai tersebut.

“Nilainya sering hanya disampaikan secara lisan. Tidak ada dokumen resmi yang dibuka ke masyarakat,” tambahnya.

Forum BUN menilai kondisi itu berpotensi melanggar asas kepastian hukum, keterbukaan, dan keadilan dalam pelayanan publik maupun pemungutan pajak daerah.

Karena itu, mereka mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan BPHTB di Berau, termasuk membuka data ZNT secara transparan agar masyarakat mengetahui dasar penetapan nilai pajak tanah.

Meski polemik terus berkembang, Bastian menyebut hingga kini belum ada pertemuan resmi antara perwakilan masyarakat dengan DPRD Berau untuk membahas penyelesaian persoalan tersebut.

“Belum ada pertemuan dengan DPRD untuk membahas jalan keluar dari persoalan BPHTB ini,” pungkasnya. (akbr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rudi P Mangunsong: Perusahaan Diminta Patuhi Aturan Pembayaran THR

    Rudi P Mangunsong: Perusahaan Diminta Patuhi Aturan Pembayaran THR

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 780
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Menjelang perayaan hari raya, Anggota DPRD Berau, Rudi P Mangunsong meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau, untuk mematuhi aturan yang berlaku dalam proses pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawan. Menurut Rudi, pembayaran THR merupakan hak pekerja yang telah diatur dalam regulasi pemerintah dan wajib dipenuhi oleh setiap perusahaan. Ia […]

  • Anggaran Pegawai Tembus Rp1,3 Triliun

    Anggaran Pegawai Tembus Rp1,3 Triliun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih memastikan tidak ada rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyatakan hingga kini belum ada informasi maupun kebijakan yang mengarah pada langkah tersebut. “Sampai saat ini kami belum mendengar informasi terkait PHK massal PPPK. Semua kebijakan tetap […]

  • Kursi Pelatihan Dikurangi, Minat Warga Berau Belajar Kelola Perpustakaan Justru Naik

    Kursi Pelatihan Dikurangi, Minat Warga Berau Belajar Kelola Perpustakaan Justru Naik

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BERAU – Pemangkasan anggaran tahun ini ikut menyeret sejumlah program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau. Beberapa kegiatan harus disesuaikan, sebagian lain dikurangi. Namun satu agenda tetap dipertahankan: pelatihan pengelolaan dasar perpustakaan, meski digelar dengan fasilitas serba terbatas. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Berau, Rabiatul Islamiah, menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan terutama pada pos […]

  • BMKG Berau Catat Dua Kali Gempa di Awal Tahun 2025 

    BMKG Berau Catat Dua Kali Gempa di Awal Tahun 2025 

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada awal tahun 2025. Gempa terkini, yang terjadi pada Selasa pagi, 14 Januari 2025, tercatat dengan kekuatan 2,6 magnitudo. Pusat gempa berada di pesisir selatan Berau, sekitar 143 kilometer tenggara dari pusat kota, tepatnya di laut dekat Batu Putih. Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan […]

  • Maksimalkan Pihak Swasta : Turunkan Stunting di Berau

    Maksimalkan Pihak Swasta : Turunkan Stunting di Berau

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    (1/10/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Kasus stunting di Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan yang signifikan dan menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Berau. Meskipun terjadi penurunan sebesar 4,1 persen pada tahun 2022, angka tersebut masih dianggap tinggi. Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah, menyatakan bahwa penanganan kasus stunting merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya tugas […]

  • DPRD Berau Soroti Anak Berjualan di Jalan, Tekankan Pentingnya Pengawasan Orang Tua

    DPRD Berau Soroti Anak Berjualan di Jalan, Tekankan Pentingnya Pengawasan Orang Tua

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau menjadi perhatian Wakil Ketua II DPRD Berau, H. Sumadi, SE. Ia menilai aktivitas tersebut tidak menjadi persoalan selama anak tetap berada dalam pengawasan orang tua atau wali, Senin (09/03/2026). Menurut Sumadi, sebagian anak yang berjualan diketahui masih berstatus pelajar. Jika kegiatan tersebut bertujuan […]

expand_less