Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Sinergi Pemerintah–Masyarakat Wujudkan Wisata Lestari, Berau Siapkan Fondasi Ekonomi Jangka Panjang

Sinergi Pemerintah–Masyarakat Wujudkan Wisata Lestari, Berau Siapkan Fondasi Ekonomi Jangka Panjang

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 376
  • print Cetak

Jakarta — Dari gugusan laut biru di Biduk-Biduk hingga karst menjulang di Merabu, dari danau ubur-ubur Kakaban yang tak menyengat hingga Labuan Cermin yang menyatukan asin dan tawar dalam satu pelukan air — Kabupaten Berau memiliki bentang alam yang tidak sekadar indah, tetapi juga mahal nilai ekologisnya. Kini, keindahan itu tidak lagi hanya untuk dipandang. Pemerintah Kabupaten Berau sedang mengubahnya menjadi kekuatan ekonomi yang hidup, berkelanjutan, dan ramah masa depan.

Era tambang lambat laun akan mereda. Tetapi ekonomi tidak boleh ikut padam. Karena itu, Berau mulai memindahkan titik berat pembangunan ke sektor baru: ekowisata sebagai mesin penggerak ekonomi pascatambang.
Tidak gegabah, tidak terburu-buru — melainkan melalui strategi yang terukur, kolaboratif, dan menyentuh masyarakat di akar rumput.

“Lewat multiplier effect pariwisata, banyak warga yang dulu hanya nelayan kini punya homestay, toko sembako, hingga warung kopi,”

— Samsiah Nawir, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Berau.

Dan faktanya nyata. Ketika destinasi hidup, ekonomi kampung bergerak.

Bukan hanya Derawan

Berau memiliki 159 wisata alam, 39 wisata budaya, dan 27 wisata buatan. Tak heran jika sektor ini diproyeksikan menjadi poros ekonomi baru daerah. Bahkan 19 desa wisata sudah mengantongi SK resmi, sementara 10 destinasi unggulan tengah disiapkan dengan fasilitas untuk menyambut wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ini bukan sekadar destinasi.
Ini rantai ekonomi: pemandu wisata → penyewaan perahu → kuliner lokal → UMKM oleh-oleh → homestay → transportasi → produk kreatif digital → & seterusnya.

Pariwisata menciptakan uang berkali-kali dari kunjungan yang sama. Itulah multiplier effect yang sedang dibangun Berau.

Pemkab Berau tidak ingin mengulang kesalahan banyak daerah wisata — berkembang cepat lalu rusak cepat.
Karena itu:

 Pelaku wisata diedukasi tentang pengelolaan ramah lingkungan
 Pengunjung diingatkan menjaga habitat laut & mangrove
 Pengelola wajib menerapkan tata kelola sampah
 Monitoring dilakukan rutin di kawasan pesisir

Wisata di sini tidak hanya untuk dilihat — tetapi untuk dirawat sebagai warisan generasi.

Masyarakat Ikut Menjaga

36 Pokdarwis kini aktif mengelola promosi, edukasi wisatawan, hingga menjaga ekosistem.
Seperti di Biduk-Biduk, promosi digital diperkuat melalui branding dan media sosial.
Di Teluk Sulaiman, perahu kelotok dimatikan saat pengamatan satwa agar suara mesin tak mengganggu fauna.
Sistem antrean diterapkan demi mencegah overtourism — karena pariwisata bukan soal ramai, tetapi berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga menggandeng:

 YKAN untuk pengembangan ekowisata
 Dinas PUPR, PERKIM, DLHK, Diskoperindag untuk infrastruktur & ekonomi pendukung
 Pelaku usaha untuk memperkuat layanan dan kenyamanan wisatawan

Inilah pariwisata yang bukan hanya datang dan pulang, tetapi hidup dan tumbuh.

Berau sedang menulis bab ekonomi baru.
Jika dahulu tambang menjadi nyawa, kini wisata menjadi napas panjang.

Laut, hutan, budaya — semuanya tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi modal masa depan.
Selama konservasi dijaga, masyarakat dilibatkan, dan pemerintah terus bergerak strategis, maka Berau bukan hanya menarik untuk dikunjungi — tetapi layak untuk hidup dari pariwisata.

Masa depan itu sudah terlihat.
Dan warnanya biru-hijau: warna laut dan rimbunnya hutan yang menjadi denyut ekonomi Bumi Batiwakkal. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfo Berau Ajak Media Perkuat Sinergi Informasi Publik yang Kredibel

    Diskominfo Berau Ajak Media Perkuat Sinergi Informasi Publik yang Kredibel

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Redaksi Berau – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Berau gelar seminar relasi media lokal dalam rangka mewujudkan sinergi antar media dan pemerintah daerah dalam memberikan informasi yang aktual terhadap publik. Sebagaimana diketahui bahwa media sangat berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama informasi. Tentunya pemerintah daerah sangat berharap produk informasi yang disampaikan oleh […]

  • Berau Siapkan UMKM Center sebagai Pusat Produk Lokal, Realisasi Tunggu Bantuan Keuangan Kaltim

    Berau Siapkan UMKM Center sebagai Pusat Produk Lokal, Realisasi Tunggu Bantuan Keuangan Kaltim

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali mendorong pembangunan UMKM Center sebagai pusat pemasaran terpadu bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Proyek tersebut ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027 melalui dukungan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, mengatakan secara teknis rencana pembangunan tersebut […]

  • Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, memiliki potensi kelapa dalam yang cukup melimpah. Namun selama ini, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk kelapa butiran tanpa diolah lebih lanjut sehingga nilai tambah yang diterima masyarakat relatif terbatas. Melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera Kabupaten Berau, masyarakat Kampung Giring-Giring mulai mengembangkan hilirisasi komoditas kelapa dalam. […]

  • Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.572
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara paling panas di Indonesia hari ini berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Data ini berdasarkan perbandingan dari 20 stasiun meteorologi di seluruh Indonesia selama 24 jam, sejak pukul 07.00 WIB, Sabtu kemarin. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, suhu maksimum […]

  • Bankaltimtara dan Pemkab Berau: Sinergi untuk Pembangunan dan UMKM yang Berdaya Saing

    Bankaltimtara dan Pemkab Berau: Sinergi untuk Pembangunan dan UMKM yang Berdaya Saing

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 897
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Perbankan mengambil bagian penting dalam pembangunan daerah. Sehingganya, sebagai salah satu mitra pemerintah kabupaten Berau, Bankaltimtara diharapkan bisa terus memberikan kontribusinya. “Apresiasi dan penghargaan untuk Bankaltimtara, yang selama ini bersama-sama pemerintah daerah mewujudkan pembangunan di Bumi Batiwakkal. Dan ini diharapkan akan terus berlanjut,” ucap Pjs Bupati Berau Sufian Agus, saat menghadiri syukuran […]

  • ‎Dorong UMKM Kampung Naik Kelas, Pemkab Berau Kembangkan Batik sebagai Identitas dan Sumber Ekonomi

    ‎Dorong UMKM Kampung Naik Kelas, Pemkab Berau Kembangkan Batik sebagai Identitas dan Sumber Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 480
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pengembangan batik dan tenun khas di setiap kampung, bukan hanya sebagai simbol identitas, tetapi juga sebagai produk ekonomi yang dapat menjadi andalan masyarakat. ‎ ‎Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menilai batik kampung memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi warga, terutama di tingkat UMKM. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, […]

expand_less