Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 474
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyatakan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi campak masih berpotensi tertular penyakit tersebut. Namun gejala yang dialami umumnya lebih ringan dibandingkan orang yang belum pernah menerima vaksin.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Berau, Tuty Handayanie, mengatakan tujuan utama vaksinasi adalah membentuk kekebalan tubuh terhadap virus.

“Orang yang sudah vaksin memang masih bisa tertular, tetapi tingkat keparahannya biasanya lebih ringan. Tujuan vaksin adalah memberikan imunitas, bukan berarti seseorang sama sekali tidak bisa terkena penyakit,” kata Tuty, Sabtu, 14 Maret 2026.

Menurut dia, vaksin membuat tubuh memiliki antibodi yang mampu mengenali virus. Ketika virus campak masuk ke dalam tubuh, sistem imun dapat merespons lebih cepat sehingga proses penyembuhan biasanya berlangsung lebih singkat.

Tuty juga menyebutkan orang yang telah divaksin memiliki potensi penularan yang lebih rendah kepada orang lain. Sebaliknya, individu yang belum pernah menerima imunisasi memiliki risiko lebih besar untuk menularkan virus.

“Kalau sudah vaksin, potensi menularkan ke orang lain lebih rendah. Tetapi kalau tidak vaksin, penularannya bisa sangat mudah,” ujarnya.

Selain itu, risiko komplikasi hingga kematian juga dinilai jauh lebih kecil pada orang yang telah menerima imunisasi. Berdasarkan data kesehatan, sebagian besar kasus kematian akibat campak terjadi pada individu yang belum pernah divaksin.

Tuty mengatakan sepanjang tahun lalu di Kabupaten Berau tidak ditemukan kasus kematian akibat campak. Bahkan, kasus positif campak juga tidak tercatat.

Ia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya imunisasi bagi anak. Menurut dia, vaksinasi tidak hanya melindungi individu, tetapi juga membantu membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat.

Berdasarkan informasi Kementerian Kesehatan, orang yang telah mendapatkan imunisasi campak umumnya mengalami gejala lebih ringan jika terinfeksi, seperti demam yang lebih singkat dan ruam yang tidak terlalu luas. Risiko komplikasi, rawat inap, hingga kematian juga sangat rendah.

Sebaliknya, pada individu yang belum pernah menerima imunisasi, risiko tertular jauh lebih tinggi dengan gejala yang cenderung lebih berat, demam tinggi berkepanjangan, serta kemungkinan komplikasi yang lebih besar.

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada sekitar 12 hingga 18 orang lainnya jika mereka tidak memiliki kekebalan. Karena itu, imunisasi dinilai menjadi langkah penting untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.(*antr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Berau Ingatkan Masyarakat, Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran

    Ketua DPRD Berau Ingatkan Masyarakat, Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 760
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran uang palsu yang kerap meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, momen menjelang Lebaran biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas transaksi jual beli di masyarakat. Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu. “Menjelang Lebaran […]

  • Listrik Byarpet Empat Kali Semalam, Warga Berau Geram dan Minta PLN Bertanggung Jawab

    Listrik Byarpet Empat Kali Semalam, Warga Berau Geram dan Minta PLN Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Lagi, PLN di Kabupaten Berau membuat masyarakat naik pitam. Terhitung sampai empat kali dalam semalam listrik byarpet. Yang membuat geram adalah listrik yang tidak langsung padam melainkan turun tegangan terlebih dahulu kemudian mati total, yang bisa membuat tegangan listrik anjlok dan merusak alat elektronik. “Kami bayar tidak pernah telat tapi pelayanan listrik […]

  • Disnakertrans Minta Perusahaan Hindari Praktik Rekrutmen Jalur Kedekatan

    Disnakertrans Minta Perusahaan Hindari Praktik Rekrutmen Jalur Kedekatan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau menegaskan bahwa proses rekrutmen tenaga kerja harus dilaksanakan secara terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pencari kerja sesuai kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki. Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, mengatakan praktik penerimaan tenaga kerja yang mengutamakan jalur kedekatan atau dikenal dengan istilah “orang […]

  • Tanpa Penangkaran, Setiap Buaya yang Ditangkap di Berau Wajib Dikembalikan ke Alam Liar

    Tanpa Penangkaran, Setiap Buaya yang Ditangkap di Berau Wajib Dikembalikan ke Alam Liar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau kian sering berhadapan dengan buaya yang muncul di tengah permukiman warga. Reptil besar itu dinilai membahayakan, namun setiap ekor yang berhasil diamankan tak boleh dimusnahkan. Statusnya sebagai satwa dilindungi membuat buaya-buaya tersebut wajib dikembalikan ke habitat alaminya, sejauh mungkin dari aktivitas manusia. Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi […]

  • Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

    Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 996
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ratusan pasien dan pendamping di RSUD Abdul Rivai, harus menelan pil kekecewaan lantaran tak bisa memberikan hak pilihnya dalam gelaran Pilkada Serentak 27 November 2024 lalu. Hal ini pun dibenarkan Direktur RSUD Abdul Rivai, dr.Jusram ketika ditemui Jumat (29/11/2024) siang. “Kami sudah berupaya mendata dan memberikan surat balasan ke KPU Berau. Termasuk untuk […]

  • Uang Palsu Beredar di Berau, Seorang Pria Berusia 29 Tahun Ditangkap Polisi

    Uang Palsu Beredar di Berau, Seorang Pria Berusia 29 Tahun Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 852
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari, seringkali kita tidak menyadari bahwa peredaran uang palsu bisa mengintai di sekitar kita. Hal inilah yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, di mana seorang pria berusia 29 tahun, yang merupakan perantauan, ditangkap oleh Satreskrim Polres Berau karena menggunakan uang palsu untuk bertransaksi kebutuhan sehari-hari. Pria […]

expand_less