Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

BERAU– Kualitas udara di Kabupaten Berau masuk kategori tidak sehat berdasarkan hasil pengukuran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau selama 24 jam, pada 28-29 Agustus 2026.

Pengukuran dilakukan di halaman Kantor DLHK Berau, Tanjung Redeb, sejak pukul 14.00 WITA pada Jumat hingga waktu yang sama pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan UPTD Laboratorium Lingkungan Kabupaten Berau di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Dari empat parameter yang diperiksa, Total Suspended Particulate atau TSP mencatat angka paling tinggi, yakni 193. Sementara PM10 berada pada angka 153 dan PM2.5 mencapai 131.

Adapun parameter karbon monoksida atau CO tercatat 1,30.

Berdasarkan klasifikasi Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU yang dicantumkan DLHK, rentang nilai 101-200 masuk dalam kategori tidak sehat. Kondisi pada kategori tersebut dapat menimbulkan dampak merugikan bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan.

Hasil pengukuran itu membuat DLHK menyatakan kualitas udara di lokasi pemantauan berada pada kategori tidak sehat.

Selain konsentrasi pencemar udara, petugas mencatat kelembapan udara sebesar 59 persen RH. Suhu udara saat pengukuran mencapai 35,3 derajat Celsius.

Pengujian tersebut menjadi kelanjutan dari pemantauan yang dimulai DLHK Berau pada Jumat siang. Sebelumnya, Kepala DLHK Berau Zulkifli Azhari mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah perangkat penyaring untuk pengujian kualitas udara tiba dan dapat digunakan UPT Laboratorium.

Menurut Zulkifli, pengukuran tidak dapat menghasilkan kesimpulan secara seketika karena sampel harus dipantau selama 24 jam.

“Untuk hasil akan didapat setelah 24 jam pemantauan. Tadi kita mulai pengujian sekitar pukul 14.00 WITA,” kata Zulkifli.

Parameter PM2.5 dan PM10 menjadi salah satu perhatian karena berupa partikel berukuran sangat kecil yang dapat berada di udara dan terhirup ketika masyarakat beraktivitas.

DLHK mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Aktivitas di luar rumah juga disarankan dikurangi apabila asap semakin pekat.

Masyarakat turut diminta memperbanyak konsumsi air putih dan menjaga kondisi kesehatan selama kualitas udara belum membaik. Pengukuran kualitas udara ini dilakukan ketika Kabupaten Berau masih menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan. Data tersebut juga menjadi gambaran kondisi udara pada titik pengukuran di kawasan Kantor DLHK Berau selama periode pemantauan 28-29 Agustus, sehingga tidak serta-merta menggambarkan kondisi yang sama di seluruh wilayah Kabupaten Berau. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

    Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb– Banjir menjadi momok tahunan bagi masyarakat Kabupaten Berau, terutama saat musim penghujan tiba. Beberapa kawasan perkotaan terdampak banjir memerlukan perhatian serius, serta langkah-langkah strategis yang harus diambil oleh pemerintah daerah dan dinas terkait guna mengatasi masalah ini secara komprehensif. Sejumlah titik genangan air, seperti di kawasan Bedungun, Kedaung, Jalan Kalimarau, Pasar Adji Dilayas, […]

  • Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

    Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

      TANJUNG REDEB – Tenun Berau terus menunjukkan daya tariknya di pasar nasional hingga mancanegara. Untuk melindungi kekayaan budaya sekaligus memperkuat posisi UMKM kreatif di tingkat global, kini lima motif kain tenun khas Berau resmi terdaftar dalam Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Pencapaian ini menjadi bukti kuatnya komitmen Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, […]

  • Sudah Tiga Hari Kampanye MP-AW, Soal Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan

    Sudah Tiga Hari Kampanye MP-AW, Soal Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) telah menjalani masa kampanye selama 3 hari, sejak 25 hingga 27 September. Mengantongi nomor urut 1, MPAW diberi kesempatan pertama untuk berkampanye di zona 1, yaitu Tanjung Redeb, Sambaliung, Biatan, Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk. Di masa-masa awal kampanye, mantan Ketua DPRD Berau tersebut melakukan tatap […]

  • Budidaya Ikan Lele di Rutan Tanjung Redeb: Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan bagi Warga Binaan

    Budidaya Ikan Lele di Rutan Tanjung Redeb: Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan bagi Warga Binaan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 750
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Redeb menerima 1.500 ekor bibit ikan lele dari Dinas Perikanan Kabupaten Berau. Bantuan ini menjadi bagian dari program pembinaan bagi Warga Binaan Rutan Tanjung Redeb, yang juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Eko Novyanto, […]

  • PT BBA: Lahan Sengketa di Gunung Sari, Bukan Pandan Sari

    PT BBA: Lahan Sengketa di Gunung Sari, Bukan Pandan Sari

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    Segah — Konflik lahan antara PT Berau Bara Abadi (BBA) dan warga Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah, memasuki babak baru. Perusahaan tambang batu bara ini menegaskan bahwa lahan yang menjadi sumber perselisihan adalah bagian dari wilayah Gunung Sari, bukan Pandan Sari, sebagaimana diklaim oleh warga. Wanda Hatirindah, Kuasa Hukum PT BBA, menyatakan bahwa lahan tersebut […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Jokowi Warning Perusahaan Tambang: Reklamasi Adalah Kewajiban Mutlak

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) ke Bumi Batiwakkal pada Kamis (26/9/2024) menjadi momentum berharga bagi masyarakat Berau untuk menyampaikan keluh kesah secwra langsung terhadap berbagai persoalan yang terjadi saat ini. Mulai dari persoalan listrik hingga peluang peningkatan ekonomi lewat kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim. Bahkan, persoalan […]

expand_less