Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Polisi Ungkap Motif Ekonomi di Balik Karhutla Berau

Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Polisi Ungkap Motif Ekonomi di Balik Karhutla Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • print Cetak

BERAU – Kepolisian Resor Berau mengungkap motif ekonomi di balik sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sepanjang 2026. Pembakaran diduga menjadi cara untuk memangkas biaya pembukaan lahan. Polisi juga menemukan indikasi perambahan kawasan yang berkaitan dengan praktik jual beli lahan.

Sepanjang tahun ini, Polres Berau menangani sembilan kasus karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 67,88 hektare. Dari jumlah tersebut, delapan perkara melibatkan perorangan dan satu perkara berkaitan dengan korporasi, yakni PT PSR.

Wakil Kepala Polres Berau, Komisaris Polisi Noor Dhianto, mengatakan penyidik telah menetapkan sembilan tersangka dalam delapan perkara perorangan tersebut.

“Motifnya adalah ekonomi dan efisiensi waktu serta biaya. Jika menggunakan alat berat, biayanya jauh lebih besar. Sehingga mereka memanfaatkan momen musim kemarau dan cuaca panas untuk melakukan pembakaran,” ujar Noor Dhianto dalam konferensi pers penegakan hukum karhutla, Kamis, 29 Oktober 2026.

Menurut Noor, biaya pembukaan lahan menggunakan alat berat menjadi salah satu alasan pelaku memilih metode pembakaran. Kondisi cuaca panas dan musim kemarau diduga dimanfaatkan untuk mempercepat pembersihan lahan dengan biaya lebih rendah.

Namun, penyelidikan polisi tidak hanya mengarah pada motif penghematan biaya. Penyidik juga menelusuri dugaan praktik perambahan lahan yang berujung pada transaksi jual beli.

Dalam dugaan praktik tersebut, kawasan terlebih dahulu dirambah dengan menebang pepohonan. Lahan kemudian dibakar sebelum diperjualbelikan kepada pihak lain.

Berdasarkan pemetaan kepolisian, sembilan titik kebakaran tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Berau. Tiga titik berada di kawasan PT PSR, satu titik di Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, masing-masing satu titik di Derawan, Tubaan, dan Biatan, serta dua titik di Kecamatan Biduk-Biduk.

Dari seluruh lokasi tersebut, kawasan Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, tercatat mengalami kebakaran dengan luasan terbesar.

Dalam perkembangan penyidikan, tujuh perkara perorangan telah memasuki tahap I atau penyerahan berkas perkara kepada kejaksaan. Adapun perkara yang melibatkan korporasi PT PSR telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Polisi juga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rangkaian kasus tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah dugaan keterlibatan aparatur pemerintah kampung, baik dalam aktivitas pembakaran maupun transaksi jual beli lahan.

“Kami akan dalami dan gali lagi apakah ada keterlibatan aparatur pemerintah kampung, baik yang memberikan kesempatan maupun berkolaborasi. Jika ada bukti kuat, kami tidak ragu untuk memprosesnya secara hukum,” tegas Noor.

Untuk kepentingan penyidikan, polisi telah menyita sejumlah barang bukti berupa korek api, alat pencacah atau penebang, gergaji mesin, serta bahan bakar yang diduga digunakan dalam aktivitas pembakaran.

Polres Berau juga menetapkan status quo terhadap lokasi lahan yang terbakar. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di kawasan tersebut selama proses hukum berlangsung guna menjaga kondisi tempat kejadian perkara dan kepentingan penyidikan. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Tekankan Efisiensi Anggaran Tak Boleh Pangkas Kualitas Pelayanan

    DPRD Berau Tekankan Efisiensi Anggaran Tak Boleh Pangkas Kualitas Pelayanan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto mengingatkan pemerintah daerah agar kebijakan efisiensi anggaran tidak menghambat pencapaian target pembangunan. Pesan tersebut disampaikan Dedy dalam Rapat Paripurna memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216, Senin, 14 September 2026. Dedy mengatakan pemerintah daerah saat ini tidak hanya menghadapi tantangan kondisi […]

  • Lima Distributor Diperiksa, BBPOM Nyatakan Pangan Berau Aman Jelang Idulfitri

    Lima Distributor Diperiksa, BBPOM Nyatakan Pangan Berau Aman Jelang Idulfitri

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 638
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Untuk memastikan perlindungan masyarakat Kabupaten Berau selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda mengintensifkan pengawasan pangan di Kabupaten Berau. Langkah ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang ditingkatkan saat momen hari besar keagamaan. Dalam situs resmi BBPOM Samarinda dijelaskan bahwa […]

  • Menhut Soroti Ancaman Karhutla, Landscape Karahitan di Berau Diperkuat

    Menhut Soroti Ancaman Karhutla, Landscape Karahitan di Berau Diperkuat

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah memperkuat perlindungan habitat orangutan di Kabupaten Berau melalui penyerahan Surat Keputusan Landscape Karahitan di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Rabu, 26 Agustus 2026. Kawasan tersebut menjadi salah satu wilayah penting bagi upaya konservasi satwa liar dan pengelolaan hutan berkelanjutan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan SK Landscape Karahitan dalam kunjungannya ke kawasan tersebut. […]

  • Sri Juniarsih-Gamalis Tampilkan “Paket Pro Max” Program Kesejahteraan Berau

    Sri Juniarsih-Gamalis Tampilkan “Paket Pro Max” Program Kesejahteraan Berau

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    Jakarta – Debat calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Berau 2024 berlangsung di Jakarta pada Sabtu, 26 Oktober 2024, pukul 19.00 WIB atau 20.00 WITA. Dalam kesempatan ini, dua pasangan calon (pascalon) yakni Madri Pani-Agus Wahyudi dan Sri Juniarsih Mas-Gamalis mempresentasikan visi, misi, serta program kerja mereka. Acara ini menjadi ajang penting bagi kedua […]

  • Soal WFA ASN, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    Soal WFA ASN, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 741
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membuat surat panduan terkait kebijakan aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, panduan dari Kemendagri ini nantinya akan menjadi acuan bagi ASN di pemerintah daerah (pemda). “Ya nanti akan bisa dibuatkan surat panduan, […]

  • DPRD Berau Minta Pemerintah dan Perusahaan Turun Tangan Hadapi Kabut Asap

    DPRD Berau Minta Pemerintah dan Perusahaan Turun Tangan Hadapi Kabut Asap

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto meminta pemerintah daerah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di tengah kekeringan dan kabut asap yang melanda daerah itu. Dedy menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Berau memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216 di Gedung DPRD Berau, Senin(14/9). Dalam […]

expand_less