Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ancaman PHP2Shell, Pemprov Kaltim Instruksikan Perangkat Daerah Perbarui Sistem Keamanan

Ancaman PHP2Shell, Pemprov Kaltim Instruksikan Perangkat Daerah Perbarui Sistem Keamanan

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • print Cetak

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk segera memeriksa dan memperbarui keamanan sistem elektronik menyusul munculnya ancaman kerentanan kritis pada bahasa pemrograman PHP. Celah keamanan yang dikenal sebagai PHP2Shell itu disebut berpotensi memungkinkan peretas mengambil alih server tanpa harus melalui proses autentikasi.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Nomor 500.12.10/614/Diskominfo-III/2026 yang diterbitkan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Surat itu ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi.

Penerbitan surat edaran ini menyusul pengungkapan dua kerentanan keamanan, yakni CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619, yang secara kolektif disebut PHP2Shell.

Kedua celah tersebut dilaporkan memiliki tingkat keparahan kritis dengan skor CVSS 4.0 mencapai 9,2. Berdasarkan informasi dalam edaran, kerentanan itu diumumkan oleh tim pengembang PHP pada 21 Oktober 2026 setelah adanya laporan dari Wiz Research, OpenAI, dan Calif.

Ancaman tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena PHP digunakan secara luas dalam pengembangan aplikasi berbasis web, termasuk WordPress, Laravel, CodeIgniter, dan Joomla. Sejumlah sistem pelayanan publik yang menggunakan teknologi serupa berpotensi menghadapi risiko apabila tidak segera mendapatkan pembaruan keamanan.

Secara teknis, kerentanan tersebut berkaitan dengan kesalahan penanganan kondisi kehabisan memori atau out-of-memory (OOM) pada Apache mod_php serta kelemahan use-after-free pada worker PHP.

Kondisi itu berpotensi dimanfaatkan penyerang untuk menjalankan kode berbahaya dari jarak jauh atau Remote Code Execution (RCE). Dalam skenario tertentu, serangan dapat menyebabkan pengambilalihan server hingga membahayakan data sensitif yang tersimpan dalam sistem.

Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi, melalui surat edarannya meminta seluruh perangkat daerah segera menginventarisasi aplikasi dan sistem elektronik yang digunakan. Pemeriksaan juga harus mencakup layanan yang dikelola penyedia hosting maupun pihak ketiga.

“Sehubungan dengan telah dipublikasikannya dua kerentanan kritis pada bahasa pemrograman PHP yang dikenal dengan nama PHP2Shell serta dalam rangka menjaga keamanan sistem elektronik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah yang memiliki website dan/atau sistem elektronik untuk melakukan inventarisasi menyeluruh, segera memperbarui versi PHP ke standar aman minimal versi 8.2.35, 8.3.36, 8.4.27, 8.5.12 atau migrasi bagi sistem yang sudah End of Life, serta menerapkan mitigasi teknis sementara dan melaporkan hasilnya paling lambat 7 hari kerja,” terang Ririn dalam surat edaran resmi tersebut.

Selain melakukan pembaruan versi PHP, setiap pengelola sistem diminta menjalankan ulang seluruh layanan PHP setelah proses pembaruan selesai. Langkah mitigasi sementara juga harus diterapkan untuk mengurangi risiko serangan terhadap sistem yang belum dapat diperbarui.

Diskominfo Kaltim turut menekankan pentingnya pengawasan terhadap layanan yang dikelola pihak ketiga. Penyedia hosting dan pengembang aplikasi diminta memastikan prosedur pengamanan dilaksanakan sesuai ketentuan.

Apabila ditemukan indikasi serangan atau aktivitas mencurigakan, pengelola sistem diminta segera melakukan pemeriksaan log server, mengamankan bukti digital, serta mengisolasi jaringan yang diduga terdampak.

Temuan tersebut selanjutnya harus dilaporkan kepada Diskominfo Kaltim agar penanganan dapat dikoordinasikan lebih lanjut.

Seluruh perangkat daerah juga diberi batas waktu paling lambat tujuh hari kerja untuk menyampaikan laporan hasil inventarisasi, pembaruan sistem, dan langkah mitigasi yang telah dilakukan.

“Keamanan siber dan kelancaran layanan publik berbasis elektronik adalah prioritas utama kita bersama,” tegas Ririn.

Melalui instruksi tersebut, Pemprov Kaltim berupaya mencegah gangguan pada layanan pemerintahan berbasis elektronik sekaligus memperkuat perlindungan terhadap data dan informasi publik.

Pengamanan sistem dinilai penting mengingat semakin banyak layanan administrasi pemerintahan yang bergantung pada aplikasi digital. Kerentanan yang tidak segera ditangani berpotensi mengganggu pelayanan masyarakat dan meningkatkan risiko kebocoran data. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Pecinta Dayung Berau Gaungkan Perdamaian Pasca Pilkada

    Komunitas Pecinta Dayung Berau Gaungkan Perdamaian Pasca Pilkada

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.408
    • 0Komentar

    Sambaliung – Menyambut semangat kedamaian dan kebersamaan pasca Pilkada 2024, Komunitas Pecinta Dayung Pembassai Batu Bual Pegat Bukur Kabupaten Berau menggelar acara Deklarasi Damai yang dilanjutkan dengan Lomba Dayung Open Berau dalam rangka Menyambut Natal dan Tahun baru 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Pegat Bukur Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada hari Minggu, […]

  • Warga Labanan Antusias Sambut Program Pendidikan Gratis dari MP-AW

    Warga Labanan Antusias Sambut Program Pendidikan Gratis dari MP-AW

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 731
    • 0Komentar

    Teluk Bayur – Persoalan pendidikan salah satu program unggulan dari pasangan calon (Paslon) Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW). Dimana, dalam setiap kegiatan kampanye yang dimulai sejak 25 September lalu, salah satu fokus utama paslon tersebut menyasar terkait dengan pendidikan. Dalam kampanye yang dipusatkan di Kampung Labanan Jaya, terlihat ribuan masyarakat sangat antusias untuk mengikuti […]

  • Disnakertrans Berau Gandeng Perusahaan Rancang Pelatihan Spesifik

    Disnakertrans Berau Gandeng Perusahaan Rancang Pelatihan Spesifik

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan komitmennya mengurangi angka pengangguran dengan cara mendorong perusahaan lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal. Kuncinya ada pada pelatihan yang dirancang khusus mengikuti kebutuhan nyata dunia industri. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau kini tak lagi sekadar membuka pelatihan umum bagi pencari kerja. Lembaga ini aktif memetakan kebutuhan […]

  • Bocah 10 Tahun Hilang di Perairan Derawan, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian

    Bocah 10 Tahun Hilang di Perairan Derawan, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Seorang anak berusia 10 tahun dilaporkan hilang saat berenang di perairan Pantai Ulingan, kawasan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, pada Minggu, 5 April 2026. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Kapolsek Pulau Derawan, AKBP Iwan Purwanto, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Saat itu, korban berenang […]

  • Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

    Ratusan Pasien di RSUD dr Abdul Rivai Golput

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.405
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ratusan pasien dan pendamping di RSUD Abdul Rivai, harus menelan pil kekecewaan lantaran tak bisa memberikan hak pilihnya dalam gelaran Pilkada Serentak 27 November 2024 lalu. Hal ini pun dibenarkan Direktur RSUD Abdul Rivai, dr.Jusram ketika ditemui Jumat (29/11/2024) siang. “Kami sudah berupaya mendata dan memberikan surat balasan ke KPU Berau. Termasuk untuk […]

  • Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 490
    • 0Komentar

    BERAU — Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Sambaliung terus memutar otak untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas perikanan di TPI Tanjung Batu. Upaya tersebut dilakukan meski fasilitas penunjang masih jauh dari kata ideal. Pelaksana Tugas Kepala UPT TPI Sambaliung, Frederik Sibulo, mengatakan kontribusi PAD dari TPI Tanjung Batu telah diatur secara resmi melalui […]

expand_less