Sekolah Pesisir di Berau Tembus Nasional, SMAN 11 Berau Raih Apresiasi Giat UKBI 2026
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

BERAU, Beraunews.id – Keterbatasan listrik dan jaringan internet tak menyurutkan langkah SMA Negeri 11 Berau untuk berprestasi. Sekolah yang berada di kawasan pesisir tersebut justru berhasil menembus tingkat nasional melalui Apresiasi Giat UKBI Adaptif Tahun 2026 kategori video profil pada Rabu, 21 Oktober 2026.
SMAN 11 Berau, Kalimantan Timur, masuk dalam daftar 30 sekolah terbaik kategori video jenjang SMA/sederajat yang ditetapkan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Prestasi ini menjadi capaian istimewa karena merupakan kali pertama SMAN 11 Berau mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala SMAN 11 Berau, Karyani Tri Tialani, mengatakan sejak awal pihak sekolah berkomitmen mengikuti seluruh tahapan Apresiasi Giat UKBI Adaptif 2026. Tahapan tersebut tidak hanya mencakup pelaksanaan tes UKBI bagi siswa, tetapi juga pembuatan video profil sebagai bagian dari kegiatan.
“Pada tahun 2026 ini kami berkomitmen mengikuti Apresiasi Giat UKBI Adaptif. Ini yang pertama kali diikuti oleh SMA Negeri 11 Berau,” ujar Karyani.
Namun, proses tersebut tidak berjalan mulus. Karyani menyebut persoalan listrik dan jaringan internet menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi sekolah selama pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, kondisi jaringan di wilayah sekolah masih memiliki sejumlah titik blank spot. Bahkan, saat proses pengambilan video berlangsung, jaringan listrik di laboratorium sekolah mengalami gangguan sehingga sejumlah agenda tes harus mengalami penundaan.
“Blank spot artinya tidak ada jaringan. Pada saat pengambilan video, laboratorium kami juga sedang rusak untuk jaringan listriknya, sehingga banyak kegiatan tes yang harus diundur dan membuat profil pun pasti terganggu,” jelasnya.
Kendati menghadapi keterbatasan, Karyani menyebut seluruh tim tetap bekerja sama menyelesaikan video profil hingga akhirnya dapat diunggah ke YouTube. Ia menilai proses tersebut menjadi pengalaman berharga bagi sekolah.
“Banyak sekali tantangan di Kampung Eka Sapta, tetapi ini menjadi pengalaman yang berharga bagi kami,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 11 Berau, Zaenal Abidin. Ia mengaku pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang sangat mengesankan, terlebih bagi sekolah yang berada di kawasan pesisir.
“Ini mengesankan, sangat mengesankan untuk sekolah kecil di pesisir. Tidak menyangka kalau sampai bisa ke tingkat nasional, alhamdulillah,” ujarnya.
Zaenal menjelaskan, tantangan tidak hanya muncul dari persoalan teknis. Kesiapan peserta, penyusunan isi video, hingga waktu pengerjaan juga menjadi bagian dari proses yang harus mereka hadapi.
“Karena sebelumnya kita belum pernah mengikuti kegiatan seperti itu, ini pengalaman yang luar biasa untuk kami semua,” jelasnya.
Berbagai cara dilakukan untuk memastikan kegiatan tetap berjalan. Untuk mengatasi persoalan listrik, pihak sekolah berkoordinasi dengan tim internal serta bersurat kepada PLN. Sekolah juga menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan saat pelaksanaan kegiatan.
Sementara untuk mengantisipasi kendala jaringan internet, sekolah menyiapkan sejumlah gawai tambahan dengan meminjam perangkat milik rekan-rekan. Voucher internet juga disiapkan sebagai langkah antisipasi ketika jaringan mengalami gangguan.
Dalam proses pembuatan video profil tersebut, keberhasilan SMAN 11 Berau juga tidak lepas dari kerja sama seluruh tim sekolah. Tim Video Profil UKBI diketuai Zaenal Abidin, dengan Wildan Taufik Hisyam, Hana Mutmainnah, Bela Sapira, Umrah, dan Kelvin Dwi Andrean sebagai tim video.
Proses penyuntingan video dilakukan oleh Dimas, sementara pengisi suara atau voice over dipercayakan kepada Nataya Kirana Delisthyani. Dukungan juga diberikan oleh Waka SMAN 11 Berau, Asriani, Kepala Laboratorium Irwan, serta tim guru SMAN 11 Berau.
Tidak hanya itu, tim kebersihan dan keamanan, Agus Purwati, turut mendukung kelancaran proses kegiatan. Keterlibatan siswa dan siswi SMAN 11 Berau juga menjadi bagian penting dalam penyelesaian video profil tersebut.
Zaenal menegaskan, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berani mengikuti berbagai kegiatan di masa mendatang.
“Ini suatu syukuran yang luar biasa dan motivasi yang mudah-mudahan bisa mendorong untuk semua kegiatan ke depan bisa kita jalani bersama,” pungkasnya.(*afn)
- Penulis: admin
