Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Antrean BBM Memanjang, Pemprov Kaltim Pertanyakan Pengurangan Kuota

Antrean BBM Memanjang, Pemprov Kaltim Pertanyakan Pengurangan Kuota

  • account_circle admin
  • calendar_month 17 menit yang lalu
  • visibility 6
  • print Cetak

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempertanyakan pengurangan kuota bahan bakar minyak di tengah antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU. Pertamina diminta memastikan pasokan kembali sesuai dengan kebutuhan daerah.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan persoalan kuota menjadi perhatian pemerintah karena berpengaruh langsung terhadap ketersediaan BBM di masyarakat.

“Kalau kuota memang kita sudah memberikan, kuota itu terhadap Pertamina. Nah, kita juga mempertanyakan kenapa kuota ini kok dikurangi. Jadi, kami ingin Pertamina supaya memenuhi kuota tersebut,” ujar Seno Aji, Rabu(9/9/2026).

Menurut dia, apabila kekurangan kuota tidak segera diselesaikan, antrean panjang berpotensi terus terjadi di Kalimantan Timur.

Pemprov kini melakukan komunikasi dengan BPH Migas, Pertamina, serta Pertamina Patra Niaga guna mencari jalan keluar dan memastikan kuota BBM dapat dipenuhi.

“Karena kalau tidak, maka antrean akan terus panjang di Kalimantan Timur. Nah, ini kita akan terus berdiskusi dengan BPH Migas dan Pertamina AP dan Patra Niaga supaya mereka bisa memenuhi kuota yang diharapkan atau diinginkan oleh Kalimantan Timur. Ini komunikasi terus berjalan,” katanya.

Seno berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Ya, mudah-mudahan dalam waktu seminggu ini tetap bisa dikembalikan,” ujarnya.

Menurut Seno, kekurangan BBM terjadi ketika kondisi ekonomi daerah juga sedang menghadapi tekanan. Ia menyinggung penurunan RKAB yang berdampak terhadap aktivitas sektor pertambangan dan lapangan pekerjaan.

“Karena kalau nggak dikembalikan, maka Kalimantan Timur akan berdampak. Sudah RKAB kita turun semua, masyarakat banyak pengangguran. Sekarang tambah lagi kekurangan BBM,” tegasnya.

Pemprov Kaltim karena itu meminta Pertamina tidak melakukan pengurangan terhadap kuota BBM yang diperuntukkan bagi daerah.

“Kami mendorong Pertamina agar tidak melakukan pengurangan kuota ini,” kata Seno.

Seno juga merespons pertanyaan mengenai dugaan mafia BBM. Namun, ia menegaskan pemerintah belum memiliki bukti untuk menyimpulkan adanya praktik tersebut.

“Saya tidak bisa menjelaskan dugaan mafia karena kami belum punya bukti apa pun,” ujarnya.

Menurut dia, prioritas pemerintah saat ini adalah memastikan masyarakat memperoleh BBM sesuai dengan alokasi yang tersedia.

“Jadi, kami ingin yang penting adalah kuota di pompa-pompa bensin diberikan dengan sesuai yang ada,” pungkasnya. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    No Event No Party! Berau Harus Lebih Kreatif Bikin Wisata Makin Hype!

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 977
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pasca gelaran event Maratua Run yang mendatangkan banyak wisatawan dari luar Berau, haruslah menjadi motivasi untuk menggelar kembali event serupa. “Saya berharap ke depan Berau lebih banyak membuat event-event. Ini kami membantu men-trigger dengan event Maratua Run ini. Ini kan potensinya hebat, luar biasa. Jangan sampai disia-siakan,” ujar Pj Gubernur Kaltim beberapa […]

  • Sidak Dua SPBU, Bupati Berau Pastikan Stok BBM Aman

    Sidak Dua SPBU, Bupati Berau Pastikan Stok BBM Aman

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih memastikan ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM di sejumlah SPBU dalam kondisi aman setelah melakukan inspeksi mendadak, menyusul kelangkaan yang sempat terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Sidak dilakukan seusai rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah terkait. Dua SPBU yang diperiksa berada di Kecamatan Sambaliung dan Kecamatan Gunung Tabur. […]

  • Berau Ingin Majukan Pariwisata, Wabup Ingatkan Persoalan Sampah Harus Diselesaikan

    Berau Ingin Majukan Pariwisata, Wabup Ingatkan Persoalan Sampah Harus Diselesaikan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    BERAU – Wakil Bupati Berau Gamalis menilai persoalan sampah di Kabupaten Berau tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah maupun petugas kebersihan. Menurut dia, kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih. Ia mengatakan kedisiplinan masyarakat dalam membuang sampah masih menjadi tantangan. Meski pemerintah telah menyediakan tempat sampah dan kontainer (amrol), masih ditemukan […]

  • Aliansi Pemuda Berau Kirim Surat Resmi, KUPP Dituntut Buka Fakta Dugaan Aktivitas di Pesisir

    Aliansi Pemuda Berau Kirim Surat Resmi, KUPP Dituntut Buka Fakta Dugaan Aktivitas di Pesisir

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BERAU – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Berau melayangkan surat resmi kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KUPP) Kabupaten Berau terkait dugaan aktivitas pemuatan cangkang sawit milik PT Pesona Sawit Abadi di wilayah pesisir Kecamatan Tabalar. Dalam surat tertanggal 17 Juni 2026 tersebut, aliansi meminta KUPP Berau segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta penindakan tegas terhadap […]

  • Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

    Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.503
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menggeser arah pembangunan sektor perikanannya ke model yang lebih ramah lingkungan. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu berkelanjutan mulai disiapkan di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan—wilayah yang dikenal memiliki ekosistem pesisir sensitif namun sangat potensial. Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan […]

  • Rumah Singgah untuk Warga Kampung Perlu Diperbanyak

    Rumah Singgah untuk Warga Kampung Perlu Diperbanyak

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masih banyaknya keluhan masyarakat saat melakukan pengurusan kependudukan atau berobat, yang harus ke kota kabupaten maka diperlukan tempat singgah sementara. “Rumah singgah bagi warga kampung kalau bisa diperbanyak dalam kota, karena ini juga bisa meringankan atau menekan biaya pengeluaran. Mereka datang ke kota itu bukan sedikit uang yang harus dikeluarkan, apalagi kalau harus […]

expand_less