Sidak Dua SPBU, Bupati Berau Pastikan Stok BBM Aman
- account_circle admin
- calendar_month 15 menit yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih memastikan ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM di sejumlah SPBU dalam kondisi aman setelah melakukan inspeksi mendadak, menyusul kelangkaan yang sempat terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Sidak dilakukan seusai rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah terkait. Dua SPBU yang diperiksa berada di Kecamatan Sambaliung dan Kecamatan Gunung Tabur.
Pemerintah daerah melakukan pengecekan langsung untuk memastikan distribusi dan ketersediaan stok BBM setelah sebelumnya pasokan sempat tersendat. Kelangkaan tersebut disebut berkaitan dengan terhambatnya pasokan minyak ke jobber serta kuota BBM yang belum sesuai dengan usulan Pemerintah Kabupaten Berau.
Sri Juniarsih mengatakan stok BBM saat ini tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“BBM dipastikan aman dan stoknya ada untuk hari ini maupun besok, dan yang ikut mengantre membeli BBM hari ini maupun besok tidak masalah, asal tidak mengantre berkali-kali dalam sehari,” ujarnya.
Di tengah keterbatasan kuota, pengisian Pertalite masih dibatasi. Kendaraan roda empat diperbolehkan mengisi maksimal 25 liter, sedangkan kendaraan roda dua maksimal lima liter.
Pembatasan juga diterapkan untuk Pertamax. Pengisian kendaraan roda dua dibatasi senilai Rp50 ribu, sementara kendaraan roda empat maksimal Rp400 ribu.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus mengurangi antrean panjang di SPBU.
Bupati juga meminta masyarakat ikut mengawasi pembelian BBM, terutama terhadap kendaraan yang melakukan pengisian berulang kali dalam satu hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pembelian BBM di tengah kelangkaan ini. Kalau ada yang melihat pembeli bolak-balik ke SPBU berkali- kali silakan lapor,” pesannya.
Menurut Sri Juniarsih, pengawasan SPBU tidak hanya dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi.
Ketersediaan BBM dan harga yang sesuai ketentuan dinilai penting untuk menjaga aktivitas masyarakat serta daya beli.
“Pemerintah daerah hadir untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen. Kami meminta seluruh pengelola SPBU agar terus menjaga kualitas pelayanan dan ketersediaan stok, sehingga tidak terjadi kelangkaan di tengah masyarakat,” tutup Bupati.
Sri Juniarsih juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Kabupaten Berau.
Dalam sidak tersebut, Bupati didampingi Kepala Diskoperindag Berau Eva Yunita, Kepala Diskominfo Didi Rahmadi, Kepala Dinas Perhubungan Rusnan Hefni, serta tenaga teknis Diskoperindag. (*/afn/adv)
- Penulis: admin

