Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » 300 Laporan Polisi Karhutla Ditangani Sepanjang 2026, Pemkab Berau Perkuat Pencegahan

300 Laporan Polisi Karhutla Ditangani Sepanjang 2026, Pemkab Berau Perkuat Pencegahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 35
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Sebanyak 300 laporan polisi terkait perkara kebakaran hutan dan lahan atau karhutla tercatat telah ditangani jajaran kepolisian hingga 6 September 2026.

Data tersebut dipaparkan pemerintah pusat dalam rapat koordinasi penanganan karhutla bersama pemerintah daerah dan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) serta perizinan berusaha pemanfaatan lahan, Senin (7/9/2026).

Wakil Bupati Berau Gamalis mengikuti rakor tersebut secara daring dari Ruang Teleconference Diskominfo Berau.

Selain perkembangan penegakan hukum, pertemuan itu membahas kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, upaya pencegahan kebakaran, serta penanganan perkara karhutla.

Dari 300 laporan polisi tersebut, sejumlah perkara masih dalam proses penanganan. Sebagian lainnya telah diselesaikan sesuai ketentuan hukum.

Rakor juga menyoroti perkara pembukaan lahan yang berkaitan dengan ketentuan kearifan lokal, termasuk penerapan aturan terhadap pembukaan lahan untuk perladangan berbasis kearifan lokal.

Gamalis mengatakan kondisi karhutla harus menjadi perhatian bersama. Apalagi, ancaman kemarau dan fenomena El Nino masih berpotensi berlangsung.

“Kita tunjukkan bahwa kita bersama-sama bertanggung jawab. Pertama, kita belum melewati puncak El Nino, masih cukup panjang. Kedua, kebakaran terjadi di lahan yang ada pemiliknya. Ketiga, aturan sudah lengkap, tinggal dipatuhi dan ditegakkan secara konsisten,” tegas Gamalis.

Ia menilai pemilik maupun pengelola lahan memiliki peran besar dalam mencegah terjadinya kebakaran. Perusahaan pemegang HGU dan perizinan berusaha pemanfaatan lahan diminta memastikan kesiapan personel hingga sarana pemadaman di wilayah masing-masing.

Pencegahan, kata dia, tidak boleh baru dilakukan ketika api telah muncul. Pengawasan dan pengelolaan lahan harus diperkuat sejak awal agar potensi kebakaran dapat ditekan.

Pemkab Berau juga akan menindaklanjuti hasil rakor tersebut dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat, aparat penegak hukum, perusahaan, dan pemangku kepentingan terkait.

“Intinya, kita harus menunjukkan bahwa semua pihak bertanggung jawab. Aturan sudah ada, tinggal bagaimana kita patuhi dan tegakkan secara konsisten,” pungkasnya. (afn/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Gang Bahtera Sambut Baik Pemaparan Program Unggulan MPAW

    Warga Gang Bahtera Sambut Baik Pemaparan Program Unggulan MPAW

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 687
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pasangan calon nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi menyampaikan program-programnya kepada ratusan masyarakat yang hadir di Gang Bahtera, Jalan Murjani II, Tanjung Redeb. Kehadiran Madri Pani-Agus Wahyudi bahkan disambut dengan tarian. Di hadapan ratusan pasang mata yang hadir diacara tersebut, Madri Pani berorasi dan bersyukur, karena dapat bertemu langsung dengan masyarakat […]

  • PSI Berau Perkuat Kaderisasi, Siapkan Figur Internal untuk Kepemimpinan Daerah Mendatang

    PSI Berau Perkuat Kaderisasi, Siapkan Figur Internal untuk Kepemimpinan Daerah Mendatang

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BERAU, – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk menyiapkan kader internal sebagai calon pemimpin daerah pada masa mendatang. Pembina PSI Berau, Indra Teguh, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya partai membangun arsitektur kepemimpinan daerah yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan elektoral. Hal ini juga telah menjadi konsolidasi dan rapat internal partai […]

  • Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.335
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Pulau Maratua, surga tersembunyi di Kalimantan Timur, terancam abrasi yang kian mengganas. Bibir pantai di Kampung Teluk Harapan kini telah terkikis sejauh 1 kilometer, menelan daratan seluas 30 meter. Abrasi ini bukan hanya merenggut keindahan pulau, tetapi juga mengancam sumber air bersih bagi masyarakat. Kampung Teluk Harapan selama ini menjadi tumpuan bagi […]

  • 5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset*

    5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset*

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, (Guru Besar Universitas Negeri Makassar, Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang akan disahkan mendapat sorotan luas. Sebab RUU yang digadang-gadang sebagai senjata ampuh negara untuk melawan korupsi dan kejahatan luar biasa itu bisa disalahgunakan. Hal ini karena adanya beberapa pasal […]

  • Berstatus Jembatan Khusus, Pulau Besing Terus Diawasi dan Belum Rampung Serah Terima Pekerjaan

    Berstatus Jembatan Khusus, Pulau Besing Terus Diawasi dan Belum Rampung Serah Terima Pekerjaan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    BERAU – Perbaikan Jembatan Pulau Besing belum bisa dinyatakan rampung. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau masih menahan proses serah terima pekerjaan karena evaluasi teknis di lapangan dinilai belum tuntas. Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengungkapkan sejumlah titik di sekitar jembatan masih dalam tahap pembenahan. Fokus utama ada pada bagian […]

  • Pansus TJSL Temukan Berbagai Persoalan Pengelolaan CSR di Kalimantan Timur

    Pansus TJSL Temukan Berbagai Persoalan Pengelolaan CSR di Kalimantan Timur

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DPRD Kalimantan Timur menyampaikan tujuh rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai upaya memperbaiki tata kelola program Corporate Social Responsibility (CSR) atau TJSL perusahaan di daerah tersebut. Rekomendasi itu disampaikan setelah pansus menyelesaikan masa kerja selama hampir lima bulan. Selama periode tersebut, pansus […]

expand_less