Akses Internet di Kawasan Wisata Berau Jadi Perhatian
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 9
- print Cetak

TANJUNG REDEB – Keterbatasan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Berau, termasuk kawasan destinasi wisata, menjadi perhatian pemerintah daerah. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk meningkatkan kualitas layanan internet di wilayah pedalaman, pesisir, dan kepulauan.
Persoalan tersebut disampaikan Sri Juniarsih saat bertemu Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.
Dalam pertemuan itu, Sri Juniarsih memaparkan kondisi geografis Berau yang memiliki wilayah daratan luas serta kawasan pesisir dan kepulauan. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam menyediakan akses telekomunikasi yang merata.
Sejumlah kampung, khususnya yang berada jauh dari pusat kota, masih menghadapi keterbatasan kualitas jaringan. Padahal, akses internet yang stabil semakin dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, pelayanan pemerintahan, dan pengembangan pariwisata.
“Berau memiliki wilayah yang luas, ketersediaan jaringan telekomunikasi sudah menjadi bagian yang penting untuk bisa terpenuhi dengan baik diseluruh kampung di wilayah Berau,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Berau juga menjadikan penguatan konektivitas digital sebagai bagian dari program pembangunan daerah. Salah satunya melalui program penyediaan 1.000 titik WiFi gratis yang termasuk dalam 18 program prioritas Sri Juniarsih bersama Wakil Bupati Gamalis sejak periode pertama kepemimpinan mereka.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses internet bagi masyarakat. Namun, pemerataan kualitas jaringan telekomunikasi tetap membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat dan pihak terkait.
Dalam pertemuan itu, Nezar Patria memberikan respons positif terhadap kebutuhan peningkatan infrastruktur dan kualitas layanan telekomunikasi di Berau.
Dukungan kementerian diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses digital, terutama di kampung-kampung dan kawasan wisata yang membutuhkan konektivitas lebih baik.
Sri Juniarsih menegaskan, pemerintah daerah menargetkan persoalan tersebut dapat diselesaikan sebelum berakhirnya periode pembangunan 2025–2029.
“Kami menargetkan persoalan pemenuhan jaringan telekomunikasi ke seluruh kampung di Kabupaten Berau bisa kita tuntaskan paling lambat hingga tahun 2029,” tandasnya.(afn/adv)
- Penulis: admin

