BI dan OJK Edukasi Pelaku UMKM Berau soal Riwayat Kredit dan Pencatatan Keuangan
- account_circle beraunews
- calendar_month 22 menit yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan lembaga jasa keuangan melalui Business Matching. Kegiatan ini digelar bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Ruang RPJPD Bapelitbang, Jumat, 2 Oktober 2026.
Business Matching menjadi bagian dari upaya membuka akses permodalan bagi UMKM. Pelaku usaha dipertemukan dengan sejumlah lembaga keuangan, seperti Bankaltimtara, Bank Mandiri, BRI, BNI, Pegadaian, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said mengatakan kegiatan itu diharapkan dapat memperluas jaringan pasar bagi pelaku usaha lokal.
“Melalui agenda ini diharapkan UMKM mampu memperluas jaringan pasar, sehingga produk-produk lokal dapat bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Said mengatakan kemudahan akses pembiayaan tetap harus diikuti pemenuhan persyaratan yang berlaku. Menurut dia, perkembangan UMKM dapat membantu perekonomian keluarga.
“Akses peminjaman modal bagi UMKM perlu dipermudah dengan tetap memenuhi persyaratan yang berlaku. Ketika UMKM berkembang, tentu dapat membantu perekonomian keluarga. Pelaku usaha juga harus mampu memanfaatkan peluang pemasaran di era digital saat ini,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Pratama Wibawa dan Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kaltim-Kaltara Yulianta.(adv/afnl
- Penulis: beraunews

