Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ikan Nila Mati Mendadak di Sungai Segah, Dinas Perikanan Ambil Sampel di Sejumlah Titik

Ikan Nila Mati Mendadak di Sungai Segah, Dinas Perikanan Ambil Sampel di Sejumlah Titik

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 62
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menurunkan tim untuk menelusuri penyebab kematian ikan secara mendadak di Sungai Segah. Sampel air diambil dari sejumlah titik, termasuk kawasan budidaya keramba di sekitar Sungai Bujangga.

Kepala Dinas Perikanan Berau Abdul Majid mengatakan laporan mengenai kematian ikan diterima pihaknya lebih awal. Tim kemudian membawa peralatan untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kualitas air sungai.

“Kita juga dapat laporan lebih cepat daripada DLHK. Dan tim sudah membawa alat untuk pengukuran kualitas air, tapi secara kimiawi belum ada,” tutur Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid saat dikonfirmasi Selasa (8/9).

Berdasarkan temuan sementara di lapangan, ikan yang mati didominasi jenis nila. Dinas Perikanan kemudian memperluas pengambilan sampel untuk membandingkan kondisi air pada sejumlah lokasi.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di dekat gorong-gorong di kawasan Sungai Bujangga. Di sekitar kawasan tersebut terdapat pembudidaya ikan menggunakan keramba.

“Diantara kiri kanan itu kan ada pembudi daya ikan keramba, dan ada gorong-gorongnya. Otomatis kan itu kan kalau keluar masuk, entah itu limbah rumah tangga atau limbah lainnya, kita tidak tahu. Artinya asumsi saja, ya kan? Karena kita ambil sampling di kiri kanan itu tidak ada kematian, hanya di dekatnya yang pas keluar masuknya gorong-gorong itu,” bebernya.

Temuan itu membuat tim menelusuri kemungkinan adanya aliran limbah yang masuk melalui saluran tersebut. Meski demikian, Dinas Perikanan belum menyimpulkan penyebab kematian ikan karena pemeriksaan kimiawi terhadap kualitas air masih diperlukan.

Pemeriksaan awal juga menunjukkan salinitas air masih nol sehingga indikasi intrusi air laut belum ditemukan di lokasi tersebut. Kondisi air yang kotor kemudian memunculkan dugaan sementara adanya kontaminasi, termasuk kemungkinan limbah amoniak.

“Nanti kalau secara teknisnya bisa langsung ke bagian bidang budi daya. Itu berapa salinitasnya karena tim masih di lapangan,” pungkasnya. (Aafn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 325 Visa Petugas Haji 2026 Tertahan, Menteri Ungkap Kendala Teknis

    325 Visa Petugas Haji 2026 Tertahan, Menteri Ungkap Kendala Teknis

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 325 petugas haji dilaporkan belum menerima visa keberangkatan untuk musim haji 2026. Kondisi ini membuat sebagian dari mereka terancam batal berangkat menjelang jadwal akhir April. Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menyebut keterlambatan tersebut disebabkan oleh kendala teknis dalam proses pengajuan visa. Ia mengatakan, pemerintah saat ini tengah melakukan penelusuran dan […]

  • Presiden RI Naikkan Gaji Guru Se-Indonesia di Tahun 2025

    Presiden RI Naikkan Gaji Guru Se-Indonesia di Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.265
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Hari Guru tahun ini menjadi hari yang paling menggembirakan. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji guru saat Puncak Peringatan Hari Guru di Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). Hal ini pun mendapat sambutan gembira para tenaga pendidik, tak terkecuali di Kabupaten Berau. Bahkan, beberapa menyebut jika komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru, benar-benar […]

  • Rudi P. Mangunsong Dorong Hulu–Hilir Terkelola Baik: Harga Stabil Jika Suplai Daerah Berdiri di Kaki Sendiri

    Rudi P. Mangunsong Dorong Hulu–Hilir Terkelola Baik: Harga Stabil Jika Suplai Daerah Berdiri di Kaki Sendiri

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 968
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menilai langkah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia mengingatkan bahwa operasi pasar saja tidak cukup untuk menahan gejolak harga jika tidak dibarengi dengan penguatan sektor produksi […]

  • Cegah Lahan Pertanian Berubah Jadi Permukiman, Berau Sahkan Perda LP2B

    Cegah Lahan Pertanian Berubah Jadi Permukiman, Berau Sahkan Perda LP2B

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BERAU – Perlindungan masyarakat adat hingga upaya menahan laju alih fungsi lahan pertanian menjadi fokus dalam empat peraturan daerah baru yang disahkan Pemerintah Kabupaten Berau bersama DPRD Berau. Empat regulasi tersebut mendapat persetujuan dalam rapat paripurna DPRD Berau, Rabu, 26 Agustus 2026. Salah satu aturan yang dinilai strategis adalah Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau […]

  • Buka Wawasan Usaha, KPMKB Makassar Latih Pelajar Berau Kenal Dunia UMKM

    Buka Wawasan Usaha, KPMKB Makassar Latih Pelajar Berau Kenal Dunia UMKM

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dorongan untuk membangun mental wirausaha sejak dini kembali digaungkan, kali ini oleh Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Berau (KPMKB) Cabang Makassar. Melalui kegiatan pembinaan dan edukasi kewirausahaan, para pelajar SMA dan mahasiswa asal Berau yang sedang menempuh pendidikan di Makassar diajak membuka mata terhadap dunia usaha. Kegiatan ini menggandeng Kepala Bidang Koperasi dan […]

  • Kabar Baik! Jalan Rusak Berau–Samarinda Segera Diperbaiki, Tuntas 3 Tahun Lagi

    Kabar Baik! Jalan Rusak Berau–Samarinda Segera Diperbaiki, Tuntas 3 Tahun Lagi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 953
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Berau dan sekitarnya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan secara signifikan dalam tiga tahun ke depan, termasuk ruas jalan penghubung Berau–Samarinda yang kerap dikeluhkan karena rawan longsor. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan ini menjadi salah […]

expand_less