Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Bupati Berau Tegaskan Operasional RS Raja Alam Terkendala Regulasi BPJS, Pemkab Pilih Patuh Aturan

Bupati Berau Tegaskan Operasional RS Raja Alam Terkendala Regulasi BPJS, Pemkab Pilih Patuh Aturan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 165
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan keterlambatan operasional Rumah Sakit Raja Alam bukan disebabkan kurangnya komitmen pemerintah daerah, melainkan karena masih adanya sejumlah regulasi yang harus dipenuhi, terutama terkait kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Hal itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, usai memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Menurut dia, sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam memberikan keadilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sri Juniarsih mengatakan pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh tahapan administrasi dan regulasi terpenuhi sebelum rumah sakit baru tersebut mulai beroperasi.

“Karena itu adalah salah satu poin-poin dari Pancasila. Keadilan kepada masyarakat dalam hal kesehatan prioritas bagi saya. Tetapi kami sangat patuh terhadap regulasi. Kami tidak ingin mengaktifkan rumah sakit baru, ternyata dari sisi aturan kami salah. Kami tidak mau membebani masyarakat dan tidak ingin melanggar regulasi,” ungkapnya.

Menurut dia, keberadaan RS Raja Alam merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Berau. Namun, pengoperasiannya harus mengikuti ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun pembiayaan di kemudian hari.

Ia mencontohkan, apabila rumah sakit dibuka tanpa mekanisme pembiayaan yang jelas, pemerintah berpotensi menghadapi persoalan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Ketika kami tetap membuka misalnya, kami harus memungut bayaran kepada masyarakat, itu namanya pungli. Itu masyarakat yang lebih ribut lagi kalau namanya pungli. Ketika kami harus gratiskan, di mana kami mengambil dana itu? Di tengah efisiensi anggaran saat ini,” ungkapnya.

Sri Juniarsih meminta masyarakat memahami bahwa proses pengoperasian rumah sakit memerlukan penyelesaian sejumlah persyaratan administratif dan teknis. Karena itu, pemerintah daerah tidak dapat mengambil langkah yang bertentangan dengan regulasi.

“Bukan kami delay karena kemauan kami, tetapi kami juga diatur oleh regulasi. Target kami mungkin sekitar 7-6 bulan. Tapi kami upayakan secepat mungkin,” jelasnya.

Ia menambahkan sebagian besar peralatan medis untuk rumah sakit tersebut telah tersedia. Namun masih terdapat beberapa ketentuan yang harus diselesaikan, salah satunya terkait pengaturan kerja sama BPJS Kesehatan.

“Barang-barang sudah masuk, tetapi ada regulasi yang harus kami patuhi. Ternyata satu rumah sakit itu satu BPJS. Kalau ada dua rumah sakit berarti harus ada pengaturan BPJS untuk rumah sakit yang lain juga,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Berau saat ini terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar seluruh persyaratan dapat segera dipenuhi sehingga RS Raja Alam dapat mulai melayani masyarakat dalam waktu yang ditargetkan. (adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Dugaan Pinjam Pakai Perusahaan untuk Dapat Proyek Sheet Pile di Berau

    Ada Dugaan Pinjam Pakai Perusahaan untuk Dapat Proyek Sheet Pile di Berau

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 773
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Proyek sheet pile di belakang kantor bupati Berau ramai diperbincangkan. Selain karena pekerjaan yang terlambat, muncul dugaan aksi pinjam pakai perusahaan (PT) untuk mendapat proyek tersebut. Seseorang berinsial TTAL yang belum diketahui identitas aslinya pun tak lepas dari bahan pembicaraan. TTAL disebut sebagai kontraktor diduga melakukan pinjam pakai nama perusahaan PT […]

  • Geger Penemuan Mayat di Warung Gunung Tabur, Korban Diduga Meninggal karena Sakit

    Geger Penemuan Mayat di Warung Gunung Tabur, Korban Diduga Meninggal karena Sakit

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    BERAU — Seorang pria asal Samarinda ditemukan meninggal dunia di dalam toilet sebuah warung di Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, Rabu siang, 30 April 2026. Korban diketahui bernama Milkot N, 37 tahun. Ia ditemukan tak bernyawa di warung yang berada di Jalan Poros Berau–Bulungan sekitar pukul 12.10 WITA. Peristiwa bermula saat korban bersama rekannya singgah […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

  • ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 896
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Pendampingan bagi petani kakao perlu diperhatingan agar mampu menghasilkan biji berkualitas ekspor. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong petani melakukan fermentasi secara mandiri. ‎Sekarang masih banyak petani yang memilih menjual biji basah karena dianggap cepat dapat uang. Padahal harga biji fermentasi bisa jauh lebih tinggi. ‎Untuk itu, Kepala Dinas Perkebunan Lita Handini […]

  • HMI dan Kohati Berau Dilantik di Malam Kemerdekaan, Simbol Semangat Pemuda

    HMI dan Kohati Berau Dilantik di Malam Kemerdekaan, Simbol Semangat Pemuda

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Malam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Minggu (17/8/25), menjadi momen bersejarah bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI Wati (Kohati) Cabang Berau. Bertempat di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), pengurus baru periode 2025–2026 resmi dilantik dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi. Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah daerah, alumni […]

  • ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.752
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penguatan sistem elektronik dan fasilitas penyimpanan fisik kini menjadi dua pilar utama untuk memastikan keamanan informasi dan mencegah kehilangan arsip penting. ‎Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menyampaikan bahwa transformasi digital bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk menjaga agar dokumen pemerintahan tidak mudah hilang, rusak, atau disalahgunakan. ‎“Kita ingin […]

expand_less