Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Berau Jadikan Pengelolaan Sampah sebagai Senjata Baru Tekan Angka Stunting

Berau Jadikan Pengelolaan Sampah sebagai Senjata Baru Tekan Angka Stunting

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 78
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai bagian dari strategi mempercepat penurunan angka stunting. Upaya tersebut disampaikan dalam Orientasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat yang dibuka Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said di Grand Ballroom Hotel Mercure Berau, Selasa (7/7).

Kegiatan itu turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Berau Sri Aslinda Gamalis. Orientasi dilaksanakan secara luring dan daring dengan melibatkan 60 peserta dari berbagai unsur terkait.

Kegiatan menghadirkan narasumber Anwar Mallongi, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar. Orientasi bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Lamlai Sarie mengatakan persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga dipengaruhi kondisi lingkungan. Karena itu, pengelolaan sampah yang baik dan sanitasi yang layak menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.

“Pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui penerapan sanitasi yang sehat dan pengelolaan sampah yang baik. Lingkungan yang bersih akan mendukung kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak,” ujarnya.

Muhammad Said mengatakan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, terutama sampah rumah tangga, menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Menurut dia, perubahan perilaku masyarakat merupakan kunci keberhasilan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Masyarakat sangat perlu diedukasi mengenai pengelolaan sampah, terutama sampah rumah tangga. Edukasi yang berkelanjutan harus terus dilakukan agar masyarakat memiliki kesadaran dan kebiasaan mengelola sampah dengan benar,” katanya.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bersih, kata dia, dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit yang memengaruhi tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan orientasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau berharap para peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, penerapan pengelolaan sampah berbasis masyarakat diharapkan berjalan lebih optimal dan menjadi bagian dari strategi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Berau. (afn/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Kelistrikan Berau Meningkat, PLN Diminta Sesuaikan dengan Pertumbuhan Investasi

    Kondisi Kelistrikan Berau Meningkat, PLN Diminta Sesuaikan dengan Pertumbuhan Investasi

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kisruh perihal pelayanan PLN UP3 Berau yang tidak maksimal, terus mendapat tanggapan dari berbagai pihak, tak terkecuali Agus Wahyudi, mantan Penjabat Sekda Berau. Sebagai pelanggan PLN, ia mengatakan perusahaan yang bernaung di bawah BUMN tersebut mestinya melakukan komunikasi tatap muka bersama dengan sejumlah pihak-pihak terkait termasuk masyarakat sebagai pelanggan yang mengandalkan jasa […]

  • Tanpa Penangkaran, Setiap Buaya yang Ditangkap di Berau Wajib Dikembalikan ke Alam Liar

    Tanpa Penangkaran, Setiap Buaya yang Ditangkap di Berau Wajib Dikembalikan ke Alam Liar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau kian sering berhadapan dengan buaya yang muncul di tengah permukiman warga. Reptil besar itu dinilai membahayakan, namun setiap ekor yang berhasil diamankan tak boleh dimusnahkan. Statusnya sebagai satwa dilindungi membuat buaya-buaya tersebut wajib dikembalikan ke habitat alaminya, sejauh mungkin dari aktivitas manusia. Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi […]

  • Tak Ingin Kasus E-Book Ilegal Terulang, Dispusip Berau: Pengawasan Harus Lebih Ketat

    Tak Ingin Kasus E-Book Ilegal Terulang, Dispusip Berau: Pengawasan Harus Lebih Ketat

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 707
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebagai respons terhadap maraknya pelanggaran hak cipta yang terjadi pada buku elektronik (e-book) yang beredar di platform e-commerce, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau memperketat pengawasan dalam pengadaan buku digital. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantoso, menegaskan bahwa penting bagi setiap perpustakaan di kabupaten ini untuk memastikan keaslian dan legalitas buku digital yang […]

  • Penyidikan Kasus KDRT di Gunung Tabur Disorot, Polisi Pastikan Seluruh Tahapan Telah Sesuai Aturan

    Penyidikan Kasus KDRT di Gunung Tabur Disorot, Polisi Pastikan Seluruh Tahapan Telah Sesuai Aturan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BERAU – Penanganan perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditangani Satreskrim Polsek Gunung Tabur menuai sorotan dari pihak kuasa hukum tersangka berinisial AP. Kuasa hukum AP, Arjuna Mawardi, mempertanyakan penerapan pasal yang digunakan penyidik serta sejumlah tahapan proses penyidikan yang telah berjalan. Arjuna menilai terdapat kejanggalan sejak awal penanganan perkara. Menurutnya, saat kliennya […]

  • Anggaran Jadi Kendala, Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Gagal 2026

    Anggaran Jadi Kendala, Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Gagal 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

      Tanjung Redeb – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Berau belum dapat direalisasikan pada 2026 akibat belum tuntasnya persiapan lahan. Proyek yang bersumber dari dana pemerintah pusat itu mensyaratkan lahan siap bangun dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, mengatakan kendala utama terletak pada proses pembersihan lahan (land clearing) yang belum selesai karena […]

  • Sudah Tiga Hari Kampanye MP-AW, Soal Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan

    Sudah Tiga Hari Kampanye MP-AW, Soal Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 987
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) telah menjalani masa kampanye selama 3 hari, sejak 25 hingga 27 September. Mengantongi nomor urut 1, MPAW diberi kesempatan pertama untuk berkampanye di zona 1, yaitu Tanjung Redeb, Sambaliung, Biatan, Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk. Di masa-masa awal kampanye, mantan Ketua DPRD Berau tersebut melakukan tatap […]

expand_less