Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » SAPA IPPRISIA Hadir di Sekolah Rakyat Samarinda, Dorong Mental, Karakter, dan Kemandirian Siswa

SAPA IPPRISIA Hadir di Sekolah Rakyat Samarinda, Dorong Mental, Karakter, dan Kemandirian Siswa

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 646
  • print Cetak

SAMARINDA – Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 57 Samarinda pada Rabu (4/2/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Kota Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung di aula sekolah yang berlokasi di Jalan Untung Suropati No.43, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, yang saat ini memanfaatkan area Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda.

Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah nyata untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. Seluruh pembiayaan sekolah ini ditanggung oleh pemerintah, termasuk pendidikan, tempat tinggal di asrama, fasilitas makan, serta sarana belajar seperti seragam, perlengkapan sekolah, hingga laptop. Para murid berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2 yang masuk dalam kategori miskin dan miskin ekstrem.

Ketua IPPRISIA Kalimantan Timur Marliana Wahyuningrum menyampaikan bahwa IPPRISIA menghadirkan Program SAPA (Sahabat Aksi Peduli Anak) untuk memperkuat proses pendidikan yang berjalan di Sekolah Rakyat. Program ini tidak menggantikan peran guru, melainkan menjadi penguat melalui pendampingan belajar, bimbingan tugas sekolah, serta penguatan karakter dan motivasi anak dengan pendekatan yang humanis dan ramah anak.

Dalam kunjungan tersebut, IPPRISIA Kalimantan Timur juga menghadirkan Master Trainer IPPRISIA Endro S. Efendi yang menawarkan pendampingan mental dan penguatan kesadaran diri bagi para guru, wali asuh, penjaga sekolah, serta murid. Pendampingan ini menitikberatkan pada kesiapan mental pendidik, penguatan resiliensi, serta kesadaran penuh dalam mendidik anak-anak. Metode yang digunakan menggabungkan pembelajaran, pelatihan, dan permainan edukatif agar proses pendidikan berlangsung lebih menyenangkan dan bermakna.

Selain pendampingan mental dan karakter, IPPRISIA Kalimantan Timur juga menyiapkan program pendampingan kewirausahaan sebagai bekal masa depan bagi siswa maupun guru. Pendampingan ini bertujuan menumbuhkan jiwa usaha, kemandirian, serta keterampilan dasar berwirausaha yang aplikatif. Taufiq, selaku pendamping UMKM IPPRISIA Kalimantan Timur, menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Perlindungan Anak DP2PA Kota Samarinda, Sahidin, serta Kepala UPTD PPA Kota Samarinda, Ibu Violeta. Hadir pula perwakilan Unit PPA Polresta Samarinda, Okky, yang menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dalam mendukung keberadaan dan keberlanjutan Sekolah Rakyat, khususnya dalam aspek perlindungan anak dan penciptaan lingkungan pendidikan yang aman.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 Samarinda, Pahrijal, S.Pd, menyambut baik kunjungan dan program yang ditawarkan IPPRISIA Kalimantan Timur. Ia menyatakan pihak sekolah akan menindaklanjuti inisiatif tersebut melalui kerja sama program yang saling mendukung, terutama dalam penguatan kapasitas pendidik, pendampingan murid, serta pembentukan karakter dan kemandirian anak.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 Samarinda mulai beroperasi pada September 2025 dan diresmikan sebagai bagian dari 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada Januari 2026. Dengan konsep sekolah berasrama gratis yang didukung tujuh gedung, fasilitas laboratorium, serta perangkat pembelajaran berbasis teknologi, sekolah ini diharapkan mampu memberikan pendidikan berkualitas setara sekolah unggulan sekaligus memutus mata rantai kemiskinan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. (esf)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.919
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mengingatkan Badan Penyelenggaraan Jaminan (BPJS) Kesehatan agar tidak menjadikan pelayanan kesehatan sebagai ajang mencari keuntungan. Teguran ini disampaikan Sri Juniarsih Mas, menyusul besarnya dana daerah yang digelontorkan untuk membiayai iuran jaminan kesehatan masyarakat. Pemkab Berau tercatat mengalokasikan lebih dari Rp37,4 miliar untuk menanggung iuran peserta BPJS dari kalangan masyarakat. […]

  • Tahun Depan UMK Berau Naik 6,5 Persen

    Tahun Depan UMK Berau Naik 6,5 Persen

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.156
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Rapat pembahasan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Berau Tahun 2025 digelar pada Kamis, 12 Desember 2024, di ruang rapat lantai tiga Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau. Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 10.55 WITA itu dihadiri oleh 40 peserta dari berbagai unsur, termasuk perwakilan serikat […]

  • Ramai Soal Lahan Zona Hijau, BPN Pastikan Sertifikasi Sesuai Regulasi

    Ramai Soal Lahan Zona Hijau, BPN Pastikan Sertifikasi Sesuai Regulasi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    BERAU – Kantor Pertanahan (BPN) Berau memberikan penjelasan terkait sorotan publik mengenai penerbitan sertifikat tanah di kawasan zona hijau atau lindung, khususnya di wilayah Kampung Bugis. Klarifikasi ini disampaikan menyusul pernyataan anggota Komisi I DPRD Berau, Tamrin, yang mempertanyakan keberadaan sertifikat di area tersebut. Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Berau, Samsul, menjelaskan bahwa […]

  • Meningkatkan Keakuratan Bansos Berau: Pendataan Ulang Mewujudkan Keadilan Sosial

    Meningkatkan Keakuratan Bansos Berau: Pendataan Ulang Mewujudkan Keadilan Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 643
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Ketua DPRD Berau, Madri Pani, menyoroti penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di wilayahnya yang dinilai belum tepat sasaran. Ia mendesak Pemkab Berau untuk melakukan pendataan ulang terhadap masyarakat tidak mampu agar bansos dapat tersalurkan secara merata. “Data yang ada harus dicek ulang agar pembagian bansos dapat merata dan tersalur ke masyarakat yang […]

  • Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Berau Thamrin menyoroti dampak kebijakan terbatasnya Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan serta penghapusan tenaga honorer terhadap ketersediaan tenaga pendidik di sejumlah sekolah di daerah tersebut. Menurut dia, kebijakan tersebut membuat sebagian lulusan pendidikan keguruan kesulitan untuk mengabdi sebagai guru karena terbentur regulasi yang berlaku. Thamrin menjelaskan untuk […]

  • Bupati Berau: Guru Honorer Tetap Diakomodasi Melalui Skema Paruh Waktu

    Bupati Berau: Guru Honorer Tetap Diakomodasi Melalui Skema Paruh Waktu

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan masih akan mengakomodasi keberadaan guru non-ASN atau guru honorer meski pemerintah pusat telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 tentang penugasan guru non-ASN di satuan pendidikan. Surat edaran tersebut mengatur bahwa pemerintah daerah tidak diperbolehkan lagi melakukan pengangkatan guru honorer baru di luar […]

expand_less