Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Kursi Pelatihan Dikurangi, Minat Warga Berau Belajar Kelola Perpustakaan Justru Naik

Kursi Pelatihan Dikurangi, Minat Warga Berau Belajar Kelola Perpustakaan Justru Naik

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 297
  • print Cetak

BERAU – Pemangkasan anggaran tahun ini ikut menyeret sejumlah program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau. Beberapa kegiatan harus disesuaikan, sebagian lain dikurangi. Namun satu agenda tetap dipertahankan: pelatihan pengelolaan dasar perpustakaan, meski digelar dengan fasilitas serba terbatas.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Berau, Rabiatul Islamiah, menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan terutama pada pos hadiah dan kelengkapan kegiatan.

“Yang jelas pasti ada pengurangan karena kita menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Tetapi kegiatan tahunan seperti pelatihan tetap kita laksanakan,” ujarnya pada saat dilansir dari It-news.id Rabu (20/05/2026).

Jika pada tahun-tahun sebelumnya pelatihan bisa menampung sekitar 100 peserta, tahun ini jumlah itu terpaksa dipangkas. Ironisnya, ketika kursi dikurangi, minat masyarakat justru melonjak.

“Pelatihan pengelolaan dasar perpustakaan yang baru kami laksanakan ternyata peminatnya sangat banyak. Bahkan dari jumlah yang kami tentukan, masih banyak yang ingin ikut,” katanya.

Rabiatul mengakui, keterbatasan anggaran membuat Dispusip harus kreatif mengatur fasilitas, terutama bagi peserta tambahan yang tidak masuk dalam perencanaan awal. Konsekuensinya, tidak semua peserta mendapat hak yang sama seperti yang sudah teranggarkan.

“Kami sampaikan konsekuensinya mungkin tidak sama dengan peserta yang memang sudah teranggarkan, misalnya terkait konsumsi. Tetapi mereka tetap ingin ikut dan itu menjadi kebanggaan bagi kami,” tuturnya.

Menurut Rabiatul, lonjakan minat mengikuti pelatihan perpustakaan tak lepas dari kebutuhan peningkatan kompetensi aparatur maupun pengelola perpustakaan. Sertifikat pelatihan kini menjadi salah satu dokumen yang dibutuhkan dalam sistem MyASN dan berpengaruh terhadap tunjangan kinerja.

Meski begitu, ia menekankan bahwa orientasi utama kegiatan bukan sekadar berburu sertifikat. Dispusip Berau, kata dia, ingin menjadikan pelatihan sebagai pintu masuk untuk menguatkan peran perpustakaan dan menumbuhkan budaya baca.

“Dengan hati tulus dan ikhlas, bukan hanya karena mengejar piagam, tetapi karena ingin memberdayakan dan membumikan perpustakaan agar minat baca masyarakat meningkat,” ungkapnya.

Rabiatul tidak menutup mata bahwa perhatian terhadap perpustakaan, terutama di tingkat kampung dan sekolah, masih jauh dari ideal. Namun melalui pelatihan dan pendampingan yang rutin dilakukan, ia mulai melihat ada perubahan: masyarakat lebih tertarik mengelola perpustakaan secara serius.

Ia menambahkan, membaca buku memberikan dampak berbeda dibanding sekadar menyimak informasi singkat di layar gawai. Menurut dia, penyerapan pengetahuan dari buku cenderung lebih kuat dan bertahan lama.

“Kalau membaca buku itu biasanya lebih melekat di pemikiran kita. Berbeda kalau hanya membaca sekilas melalui handphone,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Damai di Hotel Gioia: Warga Tionghoa Berau Serukan Pilkada Tanpa Kampanye Hitam

    Deklarasi Damai di Hotel Gioia: Warga Tionghoa Berau Serukan Pilkada Tanpa Kampanye Hitam

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Warga Tionghoa Kabupaten Berau menunjukkan dukungan tegas untuk Pilkada 2024 yang aman dan damai serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui acara deklarasi yang berlangsung meriah di Hotel Gioia, Tanjung Redeb, pada Minggu malam. Acara ini dimeriahkan dengan nyanyian dan pembagian doorprize yang menambah semangat suasana malam tersebut. Ketua Yayasan Harapan Kasih […]

  • ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mulai menggerakan Konsep Blue Economy Project untung mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya di wilayah pesisir dan Kepulauan. Dalam menjalankan program ini bukan hanya melibatkan pariwisata, tetapi pengelolaan sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat juga sangat penting. ‎Pengembangan ekonomi biru merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah lima tahun ke depan. […]

  • Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

    Ribuan Warga Padati Festival Durian Antutan, 800 Buah Ludes Dibagi Gratis

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 516
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Aroma durian menyambut setiap pengunjung yang memasuki Desa Antutan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara sore Jumat (23/1/26). Desa yang berjarak sekitar 45 menit perjalanan darat dari Ibu Kota Provinsi Kaltara itu mendadak ramai saat Festival Durian digelar, menjadi magnet bagi warga dari berbagai penjuru Bulungan. Sepanjang tepian desa, durian dari beragam jenis dan […]

  • Mimpi Wisata Sungai Berau Tertunda

    Mimpi Wisata Sungai Berau Tertunda

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2.942
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana pengadaan kapal pinisi untuk mendukung wisata sungai di Kabupaten Berau belum akan direalisasikan dalam waktu dekat. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengalihkan fokus pada penguatan fasilitas dasar di destinasi wisata. Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengatakan wacana pengadaan kapal pinisi telah diusulkan sejak dua tahun lalu sebagai bagian dari pengembangan wisata […]

  • Berau Belum Punya Cold Storage

    Berau Belum Punya Cold Storage

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau hingga pertengahan 2026 masih belum memiliki fasilitas gudang pendingin (cold storage) maupun pabrik es yang dapat digunakan secara mandiri untuk mendukung aktivitas nelayan. Kondisi tersebut diakui menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan sektor perikanan daerah. Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda, mengatakan program yang dijalankan instansinya saat ini masih berfokus pada […]

  • 15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Keberadaan pasar sore di kawasan permukiman Jalan Suprapto, Kabupaten Bulungan, kembali menuai keluhan warga. Selama hampir 16 tahun, aktivitas pasar di tengah lingkungan tempat tinggal itu belum memiliki kepastian relokasi dari pemerintah daerah. Salah satu warga, Vivy, menyatakan penolakan terhadap keberadaan pasar yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan. Ia menyebut sebagian warga sebenarnya […]

expand_less