Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Dana Desa Tertahan di Puluhan Kampung Berau, Banyak Perangkat Disebut Belum Bisa Komputer

Dana Desa Tertahan di Puluhan Kampung Berau, Banyak Perangkat Disebut Belum Bisa Komputer

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 409
  • print Cetak

BERAU – Penyaluran Dana Desa tahap pertama di Kabupaten Berau masih terkendala di sejumlah kampung. Hingga awal Mei 2026, masih terdapat 44 kampung yang belum dapat mencairkan dana lantaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) belum ditetapkan.

Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Agus Salim, mengatakan dari total 100 kampung di Berau, baru 50 kampung yang telah melakukan penyaluran tahap pertama. Sementara enam kampung lainnya masih menjalani proses verifikasi di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).

“Sisanya ada 44 kampung yang masih berproses di tingkat kampung masing-masing. Kendala terbesarnya adalah penetapan APBK yang belum tuntas. Jika APBK belum ditetapkan, maka dana dari APBN (Dana Desa) maupun APBD (Alokasi Dana Kampung) belum bisa disalurkan,” ujar Agus Salim kepada awak media, Selasa, 5 Mei 2026.

Menurut dia, lambatnya penetapan APBK dipengaruhi keterbatasan sumber daya manusia di tingkat perangkat kampung. Persoalan tersebut banyak ditemukan di wilayah hulu, termasuk Kecamatan Kelai.

Dari hasil monitoring DPMK di lima kampung di Kecamatan Kelai, ditemukan masih banyak perangkat kampung hingga anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) yang belum mampu mengoperasikan komputer.

“Bayangkan, ada perangkat yang jumlahnya 5 sampai 7 orang, tapi tidak ada satu pun yang bisa komputer. Ini menjadi hambatan besar dalam penginputan data perencanaan dan penyusunan administrasi APBK,” jelasnya.

Selain kemampuan teknis, rendahnya minat generasi muda berpendidikan untuk bergabung sebagai perangkat kampung turut menjadi persoalan.

“Ada yang sarjana, tapi tidak tertarik bergabung menjadi perangkat. Akhirnya, kepala kampung terpaksa menggunakan ‘admin bayangan’ dari luar untuk membantu, meski secara administratif mereka bukan bagian dari perangkat kampung,” tambah Agus.

Di sisi lain, DPMK juga menyoroti penurunan signifikan Alokasi Dana Kampung (ADK) tahun ini. Jika pada tahun lalu anggaran mencapai Rp320 miliar, tahun ini jumlahnya turun menjadi sekitar Rp145 miliar.

Menurut Agus, penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan efisiensi nasional dan tertahannya sebagian Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pemerintah pusat yang berdampak pada transfer keuangan daerah.

Sebagai langkah jangka pendek, DPMK Berau mendorong peningkatan kemampuan aparatur kampung melalui pelatihan komputer dasar yang dibiayai menggunakan dana kampung.

“Kami sudah menawarkan solusi agar mereka ikut kursus, terutama untuk pengoperasian dasar seperti Microsoft Word dan Excel. Kami berencana memfasilitasi pertemuan dengan penyedia jasa kursus agar mereka bisa datang langsung ke kampung-kampung untuk melatih perangkat di sana,” pungkasnya.

Keterlambatan penetapan APBK tersebut tidak hanya berdampak pada pembangunan kampung, tetapi juga memengaruhi pembayaran gaji dan tunjangan perangkat kampung yang bergantung pada pengesahan anggaran. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikon Baru! Gapura Selamat Datang Berau Hadirkan Pesona Pariwisata

    Ikon Baru! Gapura Selamat Datang Berau Hadirkan Pesona Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 822
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pembangunan Gapura Selamat Datang di perempatan kilometer 5 Tanjung Redeb hampir rampung. Saat melakukan peninjauan langsung pada Selasa (17/9/2024), Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan optimis proyek ini akan selesai pada Desember 2024. Gapura tersebut bukan sekadar ucapan selamat datang, tetapi juga menjadi media promosi keindahan pariwisata Berau melalui videotron yang terpasang. “InsyaAllah, […]

  • Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan […]

  • Berau Masuk Panggung Apresiasi Kemendagri, Gamalis Sebut Jadi Pemicu Percepatan Pembangunan

    Berau Masuk Panggung Apresiasi Kemendagri, Gamalis Sebut Jadi Pemicu Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri kegiatan apresiasi pemerintah daerah berprestasi Regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Balikpapan, Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, serta Direktur Utama Tempo Inti Media, Arif Zulkifli. Bersama […]

  • Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur. Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang […]

  • Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 891
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit […]

  • Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Di awal tahun 2025, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah cabai, yang harganya melonjak mencapai Rp150.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, yang harganya turut merangkak naik. Arsyad, seorang pedagang sayuran di Pasar […]

expand_less