Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
  • visibility 882
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang.

Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit dan kakao, yang hingga kini belum tergarap secara maksimal.

“Kita punya kebun sawit yang luas dan potensi kakao yang besar. Tapi semua itu hanya jadi bahan mentah, belum kita manfaatkan secara optimal. Kita harus berpikir maju dengan membangun industri pasca tambang,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia menilai, keberadaan lahan perkebunan yang melimpah harus dibarengi dengan kehadiran industri pengolahan di daerah. Pendirian pabrik kelapa sawit maupun kakao, menurutnya, merupakan langkah strategis dalam menciptakan nilai tambah dan memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Sebagai perbandingan, Sumadi menyinggung Kota Bontang yang meski tak memiliki luas kebun sawit seperti Berau, telah lebih dulu memiliki industri pengolahan yang mampu mendongkrak nilai produk lokal mereka.

“Bukan soal besar kecilnya produksi mentah, tapi bagaimana kita bisa mengolahnya. Selama ini kita ekspor bahan mentah ke luar daerah, dan kembali membeli produk jadinya dengan harga lebih tinggi. Ini harus diubah,” katanya.

Lebih jauh, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti pentingnya peran Bakti Praja, lembaga yang berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan calon investor. Ia berharap lembaga tersebut bisa lebih aktif dalam menarik minat investasi, khususnya untuk sektor agribisnis dan manufaktur.

“Bakti Praja harus bisa menginisiasi kehadiran investor. Jika ada industri yang masuk, maka nilai produk lokal kita naik, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi rakyat bergerak. Ini keuntungan ganda,” jelasnya.

Sumadi menekankan bahwa arah pembangunan daerah ke depan harus berorientasi pada sektor-sektor yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pengembangan industri hilir, kata dia, bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tapi juga soal kemandirian dan keberlanjutan daerah di masa depan.

“Berau punya semua yang dibutuhkan: lahan, komoditas, dan tenaga kerja. Sekarang tinggal bagaimana kita serius mengelola itu dengan visi jauh ke depan,” tutupnya.

Seruan ini sejalan dengan semakin kuatnya desakan nasional untuk mendorong hilirisasi komoditas dan diversifikasi ekonomi di daerah-daerah yang selama ini bergantung pada sumber daya alam tak terbarukan. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarif Layanan Kesehatan Naik 300 Persen, Ketua DPRD Berau Bakal Panggil Direktur RSUD Abdul Rivai

    Tarif Layanan Kesehatan Naik 300 Persen, Ketua DPRD Berau Bakal Panggil Direktur RSUD Abdul Rivai

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 729
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto akan menelusuri secara mendalam terkait kenaikan tarif pelayanan kesehatan di RSUD Abdul Rivai yang mencapai hingga 300 persen. Hal itu diungkapkannya selang beberapa jam dilantik sebagai Ketua DPRD Berau. Dedet, sapaan akrabnya, mengatakan kenaikan tarif tersebut tidak dapat diterima begitu saja, mengingat seharusnya kenaikan tarif rumah sakit […]

  • Wisatawan Kini Punya Spot Selfie Baru di Jembatan Sambaliung Berau

    Wisatawan Kini Punya Spot Selfie Baru di Jembatan Sambaliung Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 641
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb -Berawal dari pembicaraan antara Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dengan Bupati Berau Sri Juniarsih beberapa bulan lalu, kini pada Sabtu (21/9/2024) malam tambahan ornamen elemen estetis di Jembatan Sambaliung dilaunching. Diresmikan langsung oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, tambahan ornamen di salah satu sisi bagian jembatan itu, diharapkan akan menjadi ikon baru kebanggaan […]

  • Ditemukan Jarak 5 Kilometer, Korban Kedua Hilang di Maratua Akhirnya Ditemukan

    Ditemukan Jarak 5 Kilometer, Korban Kedua Hilang di Maratua Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.499
    • 0Komentar

    MARATUA  — Setelah dua jam melakukan pencarian, korban kedua yakni anak yang dilaporkan hilang di Maratua ditemukan juga dalam keadaan meninggal dunia. Korban pertama ditemukan sang ayah saat melakukan penyelaman di sekitar speed boat yang bersandar, sekitar pukul 22.00 wita. Sedangkan korban kedua ditemukan sekitar pukul 23.47 wita atau menjelang pagi. “Lokasi ditemukannya korban kedua […]

  • Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Pulau Maratua, surga tersembunyi di Kalimantan Timur, terancam abrasi yang kian mengganas. Bibir pantai di Kampung Teluk Harapan kini telah terkikis sejauh 1 kilometer, menelan daratan seluas 30 meter. Abrasi ini bukan hanya merenggut keindahan pulau, tetapi juga mengancam sumber air bersih bagi masyarakat. Kampung Teluk Harapan selama ini menjadi tumpuan bagi […]

  • Balap Liar Mulai Ditekan

    Balap Liar Mulai Ditekan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kecamatan Tanjung Redeb bersama Kelurahan Gayam menggelar patroli gabungan untuk menertibkan aksi balap liar di sejumlah titik rawan. Kegiatan ini menyasar kawasan Jalan APT Pranoto hingga Jalan Haji Isa yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja pada malam hari. Dalam operasi yang dilakukan Rabu (1/5/2026) dini hari, sejumlah pemuda yang berada di lokasi […]

  • Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menggarap potensi ekonomi biru sebagai motor penggerak kesejahteraan kampung-kampung pesisir. Meski kualitas perairan Berau masuk kategori unggulan, pengembangan rumput laut belum mencapai level optimal akibat kendala teknis dan minimnya perlindungan bagi pembudidaya. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menyampaikan bahwa pemerintah kini tidak hanya memperkuat aspek […]

expand_less