Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
  • visibility 896
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang.

Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit dan kakao, yang hingga kini belum tergarap secara maksimal.

“Kita punya kebun sawit yang luas dan potensi kakao yang besar. Tapi semua itu hanya jadi bahan mentah, belum kita manfaatkan secara optimal. Kita harus berpikir maju dengan membangun industri pasca tambang,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia menilai, keberadaan lahan perkebunan yang melimpah harus dibarengi dengan kehadiran industri pengolahan di daerah. Pendirian pabrik kelapa sawit maupun kakao, menurutnya, merupakan langkah strategis dalam menciptakan nilai tambah dan memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Sebagai perbandingan, Sumadi menyinggung Kota Bontang yang meski tak memiliki luas kebun sawit seperti Berau, telah lebih dulu memiliki industri pengolahan yang mampu mendongkrak nilai produk lokal mereka.

“Bukan soal besar kecilnya produksi mentah, tapi bagaimana kita bisa mengolahnya. Selama ini kita ekspor bahan mentah ke luar daerah, dan kembali membeli produk jadinya dengan harga lebih tinggi. Ini harus diubah,” katanya.

Lebih jauh, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti pentingnya peran Bakti Praja, lembaga yang berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan calon investor. Ia berharap lembaga tersebut bisa lebih aktif dalam menarik minat investasi, khususnya untuk sektor agribisnis dan manufaktur.

“Bakti Praja harus bisa menginisiasi kehadiran investor. Jika ada industri yang masuk, maka nilai produk lokal kita naik, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi rakyat bergerak. Ini keuntungan ganda,” jelasnya.

Sumadi menekankan bahwa arah pembangunan daerah ke depan harus berorientasi pada sektor-sektor yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pengembangan industri hilir, kata dia, bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tapi juga soal kemandirian dan keberlanjutan daerah di masa depan.

“Berau punya semua yang dibutuhkan: lahan, komoditas, dan tenaga kerja. Sekarang tinggal bagaimana kita serius mengelola itu dengan visi jauh ke depan,” tutupnya.

Seruan ini sejalan dengan semakin kuatnya desakan nasional untuk mendorong hilirisasi komoditas dan diversifikasi ekonomi di daerah-daerah yang selama ini bergantung pada sumber daya alam tak terbarukan. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

    Beras 100 Ton, Jagung 1.000 Ton: Strategi Berau Redam Gejolak Harga Pangan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengklaim laju inflasi di wilayahnya hingga Mei 2026 masih dalam batas aman, terutama pada kelompok pangan. Di balik angka yang relatif terkendali itu, pemerintah daerah tetap memasang kuda-kuda: stok bahan pokok diamankan, produksi pertanian digenjot. Bupati Berau, Sri Juniarsih menuturkan, posisi inflasi di daerahnya tidak termasuk yang mengkhawatirkan jika dibandingkan […]

  • Polemik BPHTB Berau Mulai Temui Titik Terang, Aturan Baru Berlaku 15 Juni

    Polemik BPHTB Berau Mulai Temui Titik Terang, Aturan Baru Berlaku 15 Juni

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    BERAU – Polemik perbedaan tafsir dalam penghitungan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), khususnya terkait penentuan harga pasar sebagai dasar pengenaan pajak, mulai menemukan titik terang setelah digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Berau pada Senin, 8 Juni 2026. Rapat yang melibatkan DPRD, pemerintah daerah, serta perwakilan masyarakat tersebut menghasilkan sejumlah […]

  • ‎DPRD Berau Desak Perbaikan Jaringan Internet di Maratua, Starlink Diusulkan Jadi Solusi

    ‎DPRD Berau Desak Perbaikan Jaringan Internet di Maratua, Starlink Diusulkan Jadi Solusi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Permasalahan jaringan internet di Pulau Maratua kembali menjadi sorotan. Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk bergerak lebih cepat menangani gangguan konektivitas yang kerap dikeluhkan masyarakat maupun wisatawan. ‎Menurutnya, jaringan yang sering tidak stabil di salah satu destinasi unggulan Berau tersebut dapat menghambat aktivitas harian warga […]

  • Kolaborasi dengan Swasta Jadi Jalan Tengah Diskoperindag untuk UMKM

    Kolaborasi dengan Swasta Jadi Jalan Tengah Diskoperindag untuk UMKM

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Keterbatasan anggaran membuat Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau harus melakukan penyesuaian dalam pelaksanaan program kerja, khususnya yang berkaitan dengan pelatihan dan pendampingan pelaku usaha.   Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuanita, mengatakan bahwa sebagian besar tugas Diskoperindag berfokus pada pembinaan, pendampingan, pelatihan, serta pengawasan di lapangan, termasuk pengawasan distribusi LPG […]

  • Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau mulai menyiapkan penataan Air Terjun Bidadari atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai Air Terjun Lingkacang di Kampung Teluk Sumbang. Destinasi wisata tersebut dinilai memiliki potensi besar karena berada dalam kawasan geosite Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budi Santosa, mengatakan objek wisata itu hingga […]

  • BEM STIPER Berau: Miras Ilegal Ancaman bagi Ketertiban Sosial

    BEM STIPER Berau: Miras Ilegal Ancaman bagi Ketertiban Sosial

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Berau — Munculnya dugaan peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kabupaten Berau kini menarik perhatian dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa. Fenomena ini dianggap tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban sosial di masyarakat. Akbar, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIPER Berau, mengungkapkan keprihatinannya terhadap semakin maraknya peredaran miras ilegal yang mudah ditemukan […]

expand_less