Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Disbun Berau Perkuat Pengawasan Perkebunan

Disbun Berau Perkuat Pengawasan Perkebunan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 157
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Upaya menjaga keberlanjutan perkebunan di Kabupaten Berau kini diperluas menjadi bagian dari strategi pembangunan wilayah yang memadukan pertanian, kehutanan, potensi kampung, hingga ekosistem wisata dan budaya. Dinas Perkebunan (Disbun) Berau menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan ketat pada kawasan yang berpotensi terdampak ekspansi usaha, terutama area yang bersinggungan dengan ruang hidup masyarakat kampung, jalur transportasi menuju pedalaman, serta wilayah bernilai konservasi tinggi (NKT).

Kepala Disbun Berau, Lita Handini, menjelaskan bahwa sejumlah kawasan di Berau—baik yang berada dekat sentra perkebunan, pesisir bahari, hingga jalur menuju kampung wisata—memiliki fungsi ekologis penting yang harus dijaga. Banyak di antaranya menjadi habitat satwa liar, sumber air bagi pertanian, akses transportasi hasil UMKM kampung, hingga penyangga sektor perikanan dan kelautan.

“Ada area yang secara ekologis tidak tergantikan. Kalau salah langkah, dampaknya bukan hanya ke satwa, tapi juga ke masyarakat kampung yang bergantung pada hutan, air, dan lintasan transportasi antarkampung,” ujarnya.

Menurutnya, hilangnya tutupan hutan alami bukan hanya ancaman bagi satwa dilindungi, tetapi juga dapat mengganggu pola ekonomi masyarakat—mulai dari pelaku UMKM berbasis anyaman dan kerajinan, budidaya kampung, hingga geliat wisata budaya yang menjadikan alam sebagai identitas.

Lita menegaskan bahwa pembangunan perkebunan berkelanjutan harus menjadi fondasi investasi di Berau, terutama karena banyak kawasan produktif masyarakat berada di sekitar pedalaman dan jalur sungai yang juga mendukung sektor kelautan–perikanan di wilayah hilir.

“Perkebunan tetap bisa berkembang, tetapi tidak boleh mengorbankan ruang hidup alam dan ruang gerak ekonomi kreatif warga. Risiko ekologis itu nyata dan akan kembali ke masyarakat jika tidak diantisipasi sejak awal,” katanya.

Untuk itu, Disbun Berau meminta seluruh pelaku usaha melakukan identifikasi tapak, pemetaan kawasan, pengecekan NKT, serta mempertimbangkan konektivitas wilayah—mulai dari jalur logistik kampung, akses transportasi wisata, hingga potensi integrasi dengan sektor perikanan dan bahari.

Langkah tersebut, menurutnya, bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi bagian dari komitmen moral dalam menjaga harmoni antara perkembangan perkebunan, keberlanjutan ekosistem, dan ruang inovasi ekonomi masyarakat kampung.

Lita optimistis, dengan pengawasan yang kuat dan kolaborasi lintas sektor—termasuk pelaku investasi hijau, UMKM, serta komunitas budaya—Berau dapat membangun model perkebunan yang tidak hanya unggul secara ekonomi, tetapi juga mendukung digitalisasi tata kelola, pengembangan wisata alam, dan pelestarian identitas budaya lokal.

“Kita ingin sektor perkebunan bergerak maju, UMKM kampung tetap hidup, budaya tetap tumbuh, dan alam tetap punya ruangnya untuk bernafas,” pungkasnya. (Adv/Akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    ‎Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.719
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 di Kabupaten Berau tahun ini berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Ikan Hias dan Bazar UMKM. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memantik geliat ekonomi kreatif masyarakat dan menggugah kesadaran pentingnya konsumsi ikan bagi generasi mendatang. ‎ ‎Plt Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, menyampaikan apresiasi […]

  • Dari Studio RRI Jakarta, Bupati Berau Tawarkan Potensi Wisata dan Investasi

    Dari Studio RRI Jakarta, Bupati Berau Tawarkan Potensi Wisata dan Investasi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia (SDM) pelaku wisata, hingga pengembangan destinasi yang berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam dialog interaktif yang berlangsung di studio Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta, […]

  • PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akademisi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman (Unmul), Muchlis Efendi, menegaskan bahwa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kini menjadi instrumen penting dalam mengatur pemanfaatan wilayah laut di Indonesia. Menurut Muchlis, PKKPRL merupakan bentuk persetujuan dari negara kepada pihak tertentu, baik individu maupun badan usaha, untuk memanfaatkan ruang laut sesuai dengan […]

  • Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Penebang Kayu di Sambaliung Meninggal Dunia

    Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Penebang Kayu di Sambaliung Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 3.118
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Seorang pekerja PT. SAMA, Iwan (46), ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di area penebangan kayu Km. 46, Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Iwan, yang bekerja sebagai penebang kayu, tertimpa potongan kayu besar yang menyebabkan luka parah di kakinya. Kasus ini kini dalam penyelidikan oleh Polsek Sambaliung. Kasat Reskrim […]

  • Kapal Terbalik di Perairan Talisayan, Enam ABK Masih Hilang

    Kapal Terbalik di Perairan Talisayan, Enam ABK Masih Hilang

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.670
    • 0Komentar

    ‎TALISAYAN – Sebuah kapal bernama Maritim 148 milik H. Supian dilaporkan terbalik di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Minggu (26/10/2025) siang. Kapal yang mengangkut 14 Anak Buah Kapal (ABK) itu karam akibat cuaca ekstrem. Hingga sore ini, delapan ABK berhasil ditemukan, sementara enam lainnya masih dalam pencarian. ‎ ‎“Kami masih melakukan pencarian. Kapal sudah berada di […]

  • Pembangunan Jalan KBNK di Berau Dilakukan Secara Bertahap karena Kendala Anggaran

    Pembangunan Jalan KBNK di Berau Dilakukan Secara Bertahap karena Kendala Anggaran

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    BERAU – Pembangunan jalan di kawasan berstatus Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK) di Kabupaten Berau belum dapat dilaksanakan secara optimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran yang menjadi penghambat utama, sehingga beberapa ruas jalan yang telah ditetapkan sebagai KBNK belum sepenuhnya bisa dilakukan pengaspalan. Fendra Firnawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, […]

expand_less