Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Temuan Potongan Hiu dan Pari Gegerkan Derawan, Bupati Desak Proses Hukum

Temuan Potongan Hiu dan Pari Gegerkan Derawan, Bupati Desak Proses Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 75
  • print Cetak

BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengecam tindakan penangkapan ikan hiu yang diduga dilakukan oleh nelayan dari luar daerah di perairan Kepulauan Derawan.

Peristiwa yang terjadi baru-baru ini dinilai dapat mengancam kelestarian lingkungan laut Kabupaten Berau atau Bumi Batiwakkal yang selama ini dijaga secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Sri Juniarsih mengatakan praktik penangkapan hiu secara ilegal maupun tidak bertanggung jawab tidak dapat dibiarkan. Terlebih, Kepulauan Derawan merupakan kawasan wisata unggulan yang memiliki keanekaragaman hayati laut bernilai tinggi.

Ia juga mengapresiasi jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya atau UPTD KKP3K KDPS yang melakukan patroli di wilayah tersebut.

Dalam patroli itu, petugas mendapati sejumlah nelayan bersama potongan ikan hiu dan pari. Potongan satwa laut tersebut diduga akan digunakan sebagai umpan pancing.

Menurut Sri Juniarsih, temuan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius. Ia menilai tindakan petugas merupakan langkah awal dalam memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di kawasan perairan Kepulauan Derawan.

Bupati mengatakan Kepulauan Derawan merupakan kawasan strategis pariwisata nasional dengan keanekaragaman hayati laut terbaik di Indonesia. Karena itu, seluruh aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem harus dicegah.

Perairan Derawan, kata dia, bukan hanya menjadi kawasan wisata, tetapi juga aset penting daerah yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

“Kita tidak boleh membiarkan praktik-praktik yang merusak ekosistem laut, termasuk penangkapan hiu secara ilegal maupun tidak bertanggung jawab. Saya mengecam keras tindakan tersebut dan meminta agar kasus ini diusut secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sri Juniarsih meminta perangkat daerah terkait segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai aturan.

Koordinasi dinilai penting untuk memastikan jenis satwa yang ditemukan, status perlindungannya, asal nelayan, serta dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan.

Menurut dia, penangkapan maupun pembantaian satwa laut yang dilindungi dapat masuk dalam kategori tindak pidana apabila terbukti melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Saya meminta instansi terkait, baik Dinas Perikanan maupun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk berkoordinasi ke instansi terkait, baik BKSDA, Kepolisian maupun KKP,” tegasnya.

Bupati juga meminta koordinasi dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pemerintah pusat diperkuat. Langkah itu diperlukan karena pengawasan wilayah laut melibatkan kewenangan sejumlah instansi.

Patroli rutin di kawasan Kepulauan Derawan juga diminta lebih ditingkatkan untuk mencegah praktik penangkapan satwa laut yang dilindungi maupun satwa yang populasinya terancam.

Selain penegakan hukum, pemerintah daerah diminta memperkuat edukasi kepada masyarakat di kawasan pesisir dan kepulauan, terutama para nelayan.

Edukasi tersebut dinilai penting agar pemanfaatan sumber daya laut tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan tidak merusak habitat satwa.

Sri Juniarsih menegaskan perlindungan ekosistem laut harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pemanfaatan sumber daya laut harus dilakukan secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak ekosistem laut di wilayah Berau.

“Ini laut kita, masyarakat saya harap berperan aktif menjaga dan melaporkan jika ada aktivitas yang merusak. Laut ini harus kita jaga bersama untuk keberlanjutan anak cucu kita,” tandasnya. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 661
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Salah satu kasus di Kabupaten Berau yang saat ini ramai menjadi perbincangan adalah persetubuhan seorang ayah kandung kepada anaknya sendiri, yang terjadi di Trans Sambaliung. Mirisnya, hal itu dilakukan karena si ayah mengaku mencintai anaknya itu. Bukan cinta wajar bapak kepada anak, namun “cinta terlarang” yang sudah mengarah ke obsesi. Sehingga membuat […]

  • Siap Gantikan Pertambangan, Brigade Pangan Berau Dibekali Alsintan

    Siap Gantikan Pertambangan, Brigade Pangan Berau Dibekali Alsintan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 742
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG – Upaya untuk memaksimalkan potensi lain selain pertambangan, semakin terlihat. Seperti di Kabupaten Berau, usai membentuk brigade pangan, kini mereka dibekali bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan).   Total alsintan yang merupakan dukungan dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian adalah sebanyak 37. Yakni 10 unit traktor roda crawler, 17 unit traktor […]

  • Kasus Asusila di Talisayan Terungkap, Pria 63 Tahun Diamankan Usai Dugaan Aksi Berulang terhadap Anak

    Kasus Asusila di Talisayan Terungkap, Pria 63 Tahun Diamankan Usai Dugaan Aksi Berulang terhadap Anak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Talisayan — Seorang pria berusia 63 tahun diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur di Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau. Kasus tersebut terungkap setelah pihak keluarga menerima informasi dari sekolah korban mengenai kondisi yang dialami anak tersebut. Kapolsek Talisayan, AKP Rachmat Wiwid Dianto, menjelaskan bahwa awalnya guru korban […]

  • Penurunan Pengangguran di Berau: BPS Beberkan Data Terbaru

    Penurunan Pengangguran di Berau: BPS Beberkan Data Terbaru

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur jumlah tenaga kerja yang belum terserap oleh pasar kerja, sekaligus menggambarkan tingkat kurangnya pemanfaatan tenaga kerja yang tersedia. Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, TPT di Kabupaten Berau menunjukkan penurunan pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. “Jika dari […]

  • BKPSDM Berau Awasi Kinerja ASN Melalui Sistem Validasi Kehadiran dan Aktivitas

    BKPSDM Berau Awasi Kinerja ASN Melalui Sistem Validasi Kehadiran dan Aktivitas

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah yang diterapkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Meski sebagian pegawai tidak bekerja dari kantor, pemerintah daerah memastikan pengawasan terhadap kinerja dan kedisiplinan ASN tetap berjalan melalui mekanisme yang telah ditetapkan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

  • Efisiensi Anggaran Beri Dampak Positif Penghematan

    Efisiensi Anggaran Beri Dampak Positif Penghematan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 766
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Adanya kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh Pemerintah Pusat, yang juga diterapkan di Kabupaten Berau, mendapat dukungan dari Waka II DPRD Berau Sumadi. Dikatakannya, instruksi yang dikeluarkan oleh Presiden Republik Indonesia ini, merupakan kewajiban yang harus dijalankan, sehingga anggaran yang tersedia harus digunakan seefisien dan seefektif mungkin, terutama untuk program yang memiliki […]

expand_less