Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Kaltim Siapkan Tim Khusus dan Dashboard untuk Awasi Dana Hibah

Kaltim Siapkan Tim Khusus dan Dashboard untuk Awasi Dana Hibah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 82
  • print Cetak

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai membenahi sistem pengawasan hibah setelah menemukan sejumlah celah dalam tata kelola bantuan tersebut. Pengendalian yang belum terintegrasi, standar monitoring yang belum seragam, hingga belum adanya dashboard khusus menjadi bagian yang akan diperbaiki.

Perbaikan itu dibahas melalui program KAWAL HIBAH KALTIM atau Pengendalian, Pengawalan, dan Evaluasi Terpadu Pelaksanaan Hibah Kalimantan Timur Tahun 2026.

Pemerintah provinsi ingin pengawasan hibah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri di setiap perangkat daerah. Sebaliknya, seluruh proses akan diarahkan berada dalam satu mekanisme yang lebih terpadu, mulai dari perencanaan, penyaluran, monitoring, hingga evaluasi setelah bantuan digunakan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menilai pengelolaan hibah membutuhkan sistem pengendalian yang semakin kuat seiring besarnya anggaran yang dikucurkan setiap tahun.

Hibah digunakan untuk berbagai sektor, mulai dari kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, kepemudaan, olahraga, pelayanan masyarakat hingga pemberdayaan masyarakat.

Namun dalam pelaksanaannya, Pemprov Kaltim masih mencatat sejumlah aspek yang perlu diperkuat.

Belum tersedia tim lintas perangkat daerah yang secara khusus melakukan pengendalian hibah. Proses monitoring juga belum terintegrasi, sementara standar operasional monitoring dan evaluasi belum seragam.

Pemprov juga belum memiliki dashboard khusus untuk memantau pelaksanaan hibah secara menyeluruh. Di sisi lain, evaluasi terhadap penerima bantuan belum sepenuhnya menggunakan pendekatan berbasis risiko.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah provinsi menyiapkan sistem baru agar potensi persoalan dapat diketahui lebih awal sebelum berujung pada temuan pemeriksaan.

Salah satu opsi yang disiapkan ialah pembentukan Tim Kolaborasi Pengendalian Hibah Kalimantan Timur melalui Keputusan Gubernur.

Tim ini nantinya diharapkan menjadi penghubung antarperangkat daerah dalam mengawasi proses hibah sekaligus memperkuat koordinasi, akuntabilitas, dan upaya pencegahan terhadap potensi temuan pemeriksaan.

Selain membangun sistem pengendalian, Pemprov Kaltim juga melihat perlunya penyempurnaan Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 23 Tahun 2021.

Regulasi tersebut dinilai perlu disesuaikan dengan perkembangan sistem pengelolaan pemerintahan, terutama untuk mengintegrasikan perencanaan hibah melalui SIPD RI, monitoring berbasis risiko, kolaborasi lintas perangkat daerah, digitalisasi pelaporan, hingga evaluasi setelah dana disalurkan.

Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, Muhammad Hamsani, menjelaskan penguatan KAWAL HIBAH KALTIM juga diarahkan pada penyusunan petunjuk teknis monitoring dan evaluasi.

Pengawasan akan mencakup administrasi, kondisi fisik kegiatan, penggunaan keuangan, format laporan yang seragam, digitalisasi pelaporan, hingga rekomendasi tindak lanjut apabila ditemukan persoalan.

Pada tahap awal, usulan hibah akan diarahkan masuk melalui SIPD RI dan harus selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah maupun rencana strategis perangkat daerah.

Artinya, pemberian hibah tidak hanya dilihat dari kelengkapan proposal, tetapi juga keterkaitannya dengan prioritas pembangunan daerah.

Pengawasan setelah penyaluran juga akan diperluas. Evaluasi tidak hanya melihat apakah uang telah dibelanjakan sesuai laporan, tetapi juga mengukur hasil kegiatan, dampak, hingga manfaat yang diterima masyarakat.

Pemprov berharap pendekatan berbasis risiko tersebut memungkinkan pengawasan difokuskan pada hibah yang memiliki potensi persoalan lebih besar.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan turut dilibatkan dalam pembahasan untuk memberikan penguatan dari sisi pengendalian dan tata kelola.

Rapat koordinasi KAWAL HIBAH KALTIM digelar di Samarinda, Rabu, 12 Agustus 2026, dan dibuka Kepala Biro Kesra Setda Kaltim Dasmiah.

Jika sistem tersebut benar-benar diterapkan, pengelolaan hibah Kaltim ke depan akan bergerak dari sekadar pemeriksaan administrasi menuju pengawasan yang lebih menyeluruh. Pemerintah bukan hanya dituntut mengetahui ke mana anggaran disalurkan, tetapi juga apakah dana tersebut benar-benar menghasilkan manfaat yang dijanjikan kepada masyarakat. (*/prb/ty)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti aturan mengenai kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau yang dinilai masih menimbulkan multitafsir. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) yang menyebutkan porsi tenaga kerja lokal sebesar 80 persen. Menurut Dedy, meskipun angka tersebut tercantum dalam perda, penjabaran pada aturan turunannya […]

  • Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 di Berau Hanya Capai 68,09 Persen

    Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 di Berau Hanya Capai 68,09 Persen

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 799
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Proses pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menunjukkan angka partisipasi pemilih yang terbilang rendah, yakni hanya mencapai 68,09 persen. Berdasarkan data sementara, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pilkada kali ini tercatat sebanyak 194.935 orang, sementara yang berpartisipasi dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil […]

  • Angin Selatan Tekan Pasokan, Dua Ton Ikan Dilepas Harga Modal di Gunung Tabur

    Angin Selatan Tekan Pasokan, Dua Ton Ikan Dilepas Harga Modal di Gunung Tabur

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    GUNUNG TABUR – Musim angin selatan ikut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau dalam menjaga pasokan ikan dan keterjangkauan harga pangan. Di tengah kondisi tersebut, sekitar dua ton ikan dilepas dengan harga modal kepada masyarakat Gunung Tabur, Kamis, (13/8). Ikan itu dijual melalui Pasar Ikan Murah yang digelar di RT 01 Kelurahan Gunung Tabur. Wilayah ini […]

  • Banyak Lulusan Pelatihan Buka Usaha Sendiri, Pengangguran Berau Turun

    Banyak Lulusan Pelatihan Buka Usaha Sendiri, Pengangguran Berau Turun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih mendorong percepatan pengurangan angka pengangguran di wilayahnya dengan memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja berbasis kompetensi. Ia menilai program pelatihan yang dijalankan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau menjadi langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia lokal yang siap kerja sekaligus mampu membuka usaha mandiri. “Program pelatihan ini […]

  • ‎Program RLHB Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Warga Kampung Maluang

    ‎Program RLHB Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Warga Kampung Maluang

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.112
    • 0Komentar

    GUNUNG TABUR – Kampung Maluang di Kecamatan Gunung Tabur menjadi salah satu contoh nyata bagaimana program sosial mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), warga setempat kini mulai merasakan perubahan menuju hunian yang lebih layak dan lingkungan kampung yang makin tertata. ‎Salah satu penerima manfaat, Rusdiansyah, warga RT 03, […]

  • Disbudpar Dorong Penerapan Perkam untuk Normalisasi Harga Kuliner di Tempat Wisata

    Disbudpar Dorong Penerapan Perkam untuk Normalisasi Harga Kuliner di Tempat Wisata

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.322
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kepala Bidang Pengembangan Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Syamsiah Nawir, menanggapi keluhan wisatawan terkait tingginya harga kuliner di kawasan wisata Pulau Derawan. Ia menyebut, permasalahan ini perlu menjadi perhatian pemerintah setempat agar tidak berdampak buruk terhadap citra destinasi wisata. Menurutnya, banyak wisatawan yang menilai bahwa potensi sumber daya alam seperti […]

expand_less