APBD Berau 2027 Diproyeksi Turun Rp1 Triliun
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 13
- print Cetak

BERAU – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau 2027 diproyeksikan turun menjadi sekitar Rp2,4 triliun. Nilai itu berkurang sekitar Rp1 triliun dibandingkan APBD 2026 yang mencapai Rp3,4 triliun.
Penurunan proyeksi anggaran membuat Pemerintah Kabupaten Berau belum dapat memastikan proyek pembangunan yang akan dibiayai pada 2027. Saat ini, pemerintah masih menginventarisasi sejumlah kegiatan yang dinilai penting dan mendesak sebelum menetapkannya dalam APBD.
Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, M. Said, mengatakan penurunan anggaran tidak akan berdampak terhadap belanja pegawai. Sementara untuk kegiatan pembangunan, pemerintah akan menyesuaikannya dengan tingkat kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
“Pertama, kita memastikan untuk belanja pegawai tidak terdampak walaupun terjadi penurunan anggaran,” ungkapnya.
Untuk sektor infrastruktur, M. Said mengatakan pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap pekerjaan yang dinilai mendesak. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan pembangunan harus dilakukan secara selektif.
“Yang kedua, untuk pekerjaan-pekerjaan yang memang sangat mendesak, infrastruktur, jalan, itu pun terbatas. Artinya kita berupaya agar memastikan kegiatan-kegiatan yang ada itu langsung berdampak ke masyarakat seperti jalan,” ujarnya.
Efisiensi anggaran juga berimbas terhadap kegiatan dengan skala pekerjaan besar yang membutuhkan biaya cukup tinggi. Pemerintah daerah memilih menunda sejumlah kegiatan untuk menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Tentu efisiensi ini akan berdampak pada kegiatan-kegiatan yang cukup besar. Jadi kita melakukan penundaan terhadap kegiatan-kegiatan dalam skala yang cukup besar. Dan ini kan semua daerah juga melakukan hal yang sama,” katanya.
M. Said belum merinci jumlah maupun daftar proyek infrastruktur yang akan masuk dalam APBD Berau 2027. Menurut dia, pembahasan anggaran masih berlangsung sehingga pemerintah belum menetapkan program yang menjadi prioritas.
“Nah ini kan masih dalam proses pembahasan di APBD. Jadi nanti kita belum bisa memastikan, tapi kita menginventarisir kegiatan-kegiatan yang sementara sangat penting dan sangat mendesak untuk kita kerjakan,” ucapnya.
Dengan kondisi tersebut, Pemkab Berau akan menempatkan kegiatan yang dinilai memiliki tingkat urgensi tinggi sebagai prioritas. Sementara proyek dengan kebutuhan anggaran besar kemungkinan harus menunggu hingga kondisi fiskal daerah memungkinkan. (afn)
- Penulis: admin
