Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Kemarau Mengganas, Petani Labanan Jaya Tetap Panen Padi

Kemarau Mengganas, Petani Labanan Jaya Tetap Panen Padi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 69
  • print Cetak

TELUK BAYUR — Kemarau panjang dan cuaca panas ekstrem tengah menguji sektor pertanian di Kabupaten Berau. Namun, di tengah keterbatasan air, petani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, masih mampu memanen padi.

Syukuran panen padi digelar di Kampung Labanan Jaya, Kamis, (20/8). Panen ini menjadi kabar baik di tengah musim tanam 2026 yang dibayangi kekeringan.

Sejumlah wilayah sentra pertanian Berau bahkan mengalami gagal panen akibat minimnya pasokan air. Wilayah tersebut antara lain Buyung-Buyung, Semurut, Merancang, dan Melati Jaya.

Di Labanan Jaya, kondisi serupa mulai terlihat. Dari total 118,7 hektare lahan yang telah dibuka, sekitar 75 hektare masih dapat dipanen. Adapun 11,5 hektare lainnya gagal panen akibat kekeringan.

Persoalan bukan hanya pada luas lahan yang gagal dipanen. Produktivitas sawah yang masih menghasilkan padi pun ikut turun.

Rata-rata produksi hanya sekitar 3,19 ton per hektare. Padahal, varietas padi premium yang ditanam petani memiliki potensi produksi hingga sekitar 8 ton per hektare dalam kondisi normal.

Saat ini, luas lahan sawah di Kampung Labanan Jaya mencapai sekitar 336 hektare. Luasan itu terdiri atas 268 hektare luas baku sawah dan 68 hektare hasil cetak sawah baru.

Namun, sebagai salah satu sentra produksi padi di Berau, Labanan Jaya mulai menghadapi tekanan terhadap produktivitas. Salah satu persoalan paling krusial adalah ketersediaan air.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Perubahan cuaca dan kekeringan, menurut dia, mulai memberikan dampak langsung terhadap hasil pertanian.

Menurut Gamalis, keberlanjutan sektor pertanian membutuhkan dukungan yang lebih kuat, terutama pada sarana dan prasarana, ketersediaan air, serta pola tanam yang menyesuaikan kondisi iklim.

“Petani kita menghadapi tantangan yang cukup berat akibat kemarau. Karena itu, dukungan terhadap petani harus terus diperkuat agar produksi pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Gamalis juga mengapresiasi petani Labanan Jaya yang tetap mampu menghasilkan panen meski menghadapi kemarau. Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan ketangguhan petani sekaligus pentingnya membangun sistem pertanian yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim.

Di sisi lain, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memberikan apresiasi kepada para petani yang tetap mempertahankan produksi pangan di tengah cuaca yang tidak menentu.

“Para petani adalah pahlawan ketahanan pangan. Di tengah tantangan yang tidak mudah, mereka tetap bekerja dan berusaha agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus terpenuhi,” ujarnya.

Sri Juniarsih mengatakan pertanian merupakan salah satu pilar penting pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan sektor tersebut, termasuk melalui dukungan terhadap usaha dan produktivitas petani.

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah regenerasi petani. Pemerintah mendorong generasi muda melihat pertanian sebagai sektor usaha yang memiliki prospek, bukan semata pekerjaan tradisional.

Teknologi dan sistem pertanian modern dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan sektor tersebut, terutama ketika perubahan iklim semakin memberi tekanan terhadap produksi.

“Tantangan ke depan tidak mudah, terutama dengan adanya perubahan iklim. Karena itu, kita harus mendorong sistem pertanian yang lebih modern dan memastikan usaha para petani mendapat dukungan,” katanya.

Panen di Labanan Jaya menjadi gambaran bahwa produksi pangan masih dapat bertahan di tengah kemarau. Namun, angka produktivitas yang turun menunjukkan tantangan yang dihadapi petani tidak ringan. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lab Lingkungan DLHK Berau Butuh Peremajaan Alat dan Bangunan

    Lab Lingkungan DLHK Berau Butuh Peremajaan Alat dan Bangunan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 783
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Berau tengah mempersiapkan diri untuk menyambut akreditasi. Kepala UPT Laboratorium Lingkungan DLHK Berau, Agus Tri Hariyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menginginkan adanya pembaruan baik pada bangunan maupun peralatan laboratorium yang saat ini sudah cukup tua. Menurut Agus, usia bangunan serta […]

  • Penurunan Pengangguran di Berau: BPS Beberkan Data Terbaru

    Penurunan Pengangguran di Berau: BPS Beberkan Data Terbaru

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur jumlah tenaga kerja yang belum terserap oleh pasar kerja, sekaligus menggambarkan tingkat kurangnya pemanfaatan tenaga kerja yang tersedia. Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, TPT di Kabupaten Berau menunjukkan penurunan pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. “Jika dari […]

  • Pajak Daerah Berau Raup Rp 35 Miliar di Kuartal Pertama, Kinerja Penerimaan Diapresiasi Bapenda

    Pajak Daerah Berau Raup Rp 35 Miliar di Kuartal Pertama, Kinerja Penerimaan Diapresiasi Bapenda

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    ]BERAU — Awal tahun anggaran 2026 dibuka dengan sinyal positif bagi keuangan Pemerintah Kabupaten Berau. Hingga penutupan buku triwulan pertama, per 31 Maret 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat telah menembus Rp 67 miliar. Angka itu setara 15 persen dari target PAD setahun penuh yang dipatok pemerintah daerah. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten […]

  • Thamrin: Wisuda TK dan SD Tak Perlu Jika Hanya Membebani Orang Tua

    Thamrin: Wisuda TK dan SD Tak Perlu Jika Hanya Membebani Orang Tua

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, angkat bicara soal polemik permintaan iuran dari orang tua siswa untuk penyelenggaraan acara perpisahan atau wisuda sekolah yang belakangan ramai menjadi perbincangan publik. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah kewajiban, apalagi jika justru membebani keluarga secara finansial. “Perpisahan atau wisuda itu hanya acara seremonial. Yang terpenting […]

  • Ramai Soal Lahan Zona Hijau, BPN Pastikan Sertifikasi Sesuai Regulasi

    Ramai Soal Lahan Zona Hijau, BPN Pastikan Sertifikasi Sesuai Regulasi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    BERAU – Kantor Pertanahan (BPN) Berau memberikan penjelasan terkait sorotan publik mengenai penerbitan sertifikat tanah di kawasan zona hijau atau lindung, khususnya di wilayah Kampung Bugis. Klarifikasi ini disampaikan menyusul pernyataan anggota Komisi I DPRD Berau, Tamrin, yang mempertanyakan keberadaan sertifikat di area tersebut. Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Berau, Samsul, menjelaskan bahwa […]

  • Dorong Gerai UMKM Jadi Standar Wajib Hotel di Berau untuk Perkuat Ekonomi Warga

    Dorong Gerai UMKM Jadi Standar Wajib Hotel di Berau untuk Perkuat Ekonomi Warga

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.414
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Upaya memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Berau dinilai tidak cukup hanya dengan pembangunan destinasi dan peningkatan fasilitas akomodasi. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai langkah terpenting saat ini adalah memastikan bahwa setiap pertumbuhan industri wisata memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM lokal. ‎Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan dengan sektor […]

expand_less