Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Kemarau Mengganas, Petani Labanan Jaya Tetap Panen Padi

Kemarau Mengganas, Petani Labanan Jaya Tetap Panen Padi

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • print Cetak

TELUK BAYUR — Kemarau panjang dan cuaca panas ekstrem tengah menguji sektor pertanian di Kabupaten Berau. Namun, di tengah keterbatasan air, petani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, masih mampu memanen padi.

Syukuran panen padi digelar di Kampung Labanan Jaya, Kamis, (20/8). Panen ini menjadi kabar baik di tengah musim tanam 2026 yang dibayangi kekeringan.

Sejumlah wilayah sentra pertanian Berau bahkan mengalami gagal panen akibat minimnya pasokan air. Wilayah tersebut antara lain Buyung-Buyung, Semurut, Merancang, dan Melati Jaya.

Di Labanan Jaya, kondisi serupa mulai terlihat. Dari total 118,7 hektare lahan yang telah dibuka, sekitar 75 hektare masih dapat dipanen. Adapun 11,5 hektare lainnya gagal panen akibat kekeringan.

Persoalan bukan hanya pada luas lahan yang gagal dipanen. Produktivitas sawah yang masih menghasilkan padi pun ikut turun.

Rata-rata produksi hanya sekitar 3,19 ton per hektare. Padahal, varietas padi premium yang ditanam petani memiliki potensi produksi hingga sekitar 8 ton per hektare dalam kondisi normal.

Saat ini, luas lahan sawah di Kampung Labanan Jaya mencapai sekitar 336 hektare. Luasan itu terdiri atas 268 hektare luas baku sawah dan 68 hektare hasil cetak sawah baru.

Namun, sebagai salah satu sentra produksi padi di Berau, Labanan Jaya mulai menghadapi tekanan terhadap produktivitas. Salah satu persoalan paling krusial adalah ketersediaan air.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Perubahan cuaca dan kekeringan, menurut dia, mulai memberikan dampak langsung terhadap hasil pertanian.

Menurut Gamalis, keberlanjutan sektor pertanian membutuhkan dukungan yang lebih kuat, terutama pada sarana dan prasarana, ketersediaan air, serta pola tanam yang menyesuaikan kondisi iklim.

“Petani kita menghadapi tantangan yang cukup berat akibat kemarau. Karena itu, dukungan terhadap petani harus terus diperkuat agar produksi pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Gamalis juga mengapresiasi petani Labanan Jaya yang tetap mampu menghasilkan panen meski menghadapi kemarau. Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan ketangguhan petani sekaligus pentingnya membangun sistem pertanian yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim.

Di sisi lain, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memberikan apresiasi kepada para petani yang tetap mempertahankan produksi pangan di tengah cuaca yang tidak menentu.

“Para petani adalah pahlawan ketahanan pangan. Di tengah tantangan yang tidak mudah, mereka tetap bekerja dan berusaha agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus terpenuhi,” ujarnya.

Sri Juniarsih mengatakan pertanian merupakan salah satu pilar penting pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan sektor tersebut, termasuk melalui dukungan terhadap usaha dan produktivitas petani.

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah regenerasi petani. Pemerintah mendorong generasi muda melihat pertanian sebagai sektor usaha yang memiliki prospek, bukan semata pekerjaan tradisional.

Teknologi dan sistem pertanian modern dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan sektor tersebut, terutama ketika perubahan iklim semakin memberi tekanan terhadap produksi.

“Tantangan ke depan tidak mudah, terutama dengan adanya perubahan iklim. Karena itu, kita harus mendorong sistem pertanian yang lebih modern dan memastikan usaha para petani mendapat dukungan,” katanya.

Panen di Labanan Jaya menjadi gambaran bahwa produksi pangan masih dapat bertahan di tengah kemarau. Namun, angka produktivitas yang turun menunjukkan tantangan yang dihadapi petani tidak ringan. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersandera Regulasi, Gaji Guru Honorer di Berau Masih Menggantung

    Tersandera Regulasi, Gaji Guru Honorer di Berau Masih Menggantung

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 850
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Harapan ratusan guru honorer di Kabupaten Berau yang selama ini belum menerima gaji mereka, akhirnya mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Berau melalui rapat lintas sektor yang digelar pada Rabu pagi, 9 April 2025, membahas kelanjutan nasib para tenaga pendidik non-ASN yang tersebar di 13 kecamatan. Rapat tertutup yang berlangsung di Tanjung […]

  • Nobar Bareng MP-AW Sukses Tarik Massa, Dukungan untuk Timnas dan Hadiah Berlimpah

    Nobar Bareng MP-AW Sukses Tarik Massa, Dukungan untuk Timnas dan Hadiah Berlimpah

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan massa pendukung Madri Pani-Agus Wahyudi (MP-AW) berkumpul di Sekretariat Pemenangan MPAW, di Jalan Diponegoro, Tanjung Redeb, Selasa malam (10/9/2024), untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia melawan Australia, dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam kegiatan tersebut hadir Agus Wahyudi di tengah-tengah masyarakat untuk nonton bareng (nobar) sepak bola yang dimulai sejak pukul […]

  • Jalan Rusak karena Aktivitas Tambang? Dedy Okto: Itu Tanggung Jawab Perusahaan!

    Jalan Rusak karena Aktivitas Tambang? Dedy Okto: Itu Tanggung Jawab Perusahaan!

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aktivitas perusahaan tambang batu bara di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa perusahaan memiliki kewajiban penuh terhadap kondisi jalan yang digunakan dalam operasional mereka. Sejumlah perusahaan tambang di Bumi Batiwakkal diketahui kerap melintasi jalan kabupaten dan jalan nasional untuk menuju jetty atau dermaga pengiriman batu […]

  • Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti pentingnya peran perpustakaan dalam menjaga budaya literasi di tengah perkembangan teknologi digital. Hal itu disampaikan dalam pelantikan pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kabupaten Berau periode 2025-2029 yang dirangkai dengan rapat kerja organisasi, Jumat (22/5/2026). Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

  • DPRD Ingatkan Pedagang Jangan Kebablasan Naikkan Harga Plastik

    DPRD Ingatkan Pedagang Jangan Kebablasan Naikkan Harga Plastik

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    BERAU — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Berau meminta pelaku usaha menjaga kenaikan harga plastik tetap dalam batas wajar di tengah meningkatnya biaya bahan baku dan distribusi. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto, mengatakan kenaikan harga sulit dihindari karena dipengaruhi faktor produksi. Namun, ia menekankan agar pelaku usaha tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat. “Kenaikan harga kemungkinan […]

  • Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

    Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Rumah tenun yang menjadi salah satu harapan para pengrajin tenun di Kabupaten Berau akan segera tuntas dibangun. Rumah tenun ini merupakan usulan yang telah diajukan sejak 2021 oleh Pemkab Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau. “Sudah berjalan 2 tahun pembangunannya ini. Saat ini memang sudah finishing-finishing saja. Artinya seperti […]

expand_less