Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Seorang Warga Diduga Terjangkit Mpox, Dinkes Berau Bantah: Itu Cacar Air

Seorang Warga Diduga Terjangkit Mpox, Dinkes Berau Bantah: Itu Cacar Air

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • visibility 784
  • print Cetak

Tanjung Redeb- Beberapa hari belakangan, beredar kabar seorang warga di Berau diduga terjangkit penyakit menular cacar monyet alias Monkey Pox (Mpox). Informasi itu tersebar dari pesan WhatsApp, namun tidak menyebutkan secara jelas identitas maupun kondisi warga yang terduga terpapar mpox tersebut.

Dari pesan yang beredar, disebutkan bahwa warga tersebut mengalami beberapa gejala seperti demam dan area wajah yang dipenuhi dengan lepuhan berisi air. Kondisi itu dialami warga tersebut hingga lebih dari satu bulan.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes Berau), Garna Sudarsono, mengatakan ciri-ciri yang dialami warga tersebut masih termasuk kategori cacar air biasa, bukan merupakan ciri khas penyakit mpox.

Berdasarkan data dan pantauan yang dilakukan Dinkes Berau, hingga saat ini tidak ada warga Berau yang terjangkit penyakit menular dan mematikan tersebut. Pihaknya rutin melakukan pemantauan dan akan segera menindaklanjuti jika ada warga yang terdeteksi mengalami penyakit tersebut.

“Kalau (warga) ini cacar air. Kalau mpox harus dikirim dulu sampelnya (untuk memastikan) dan atas diagnosa dokter,” jelasnya, Rabu (16/10/2024).

Garna menambahkan ciri khas penyakit mpox ialah pasien akan merasakan demam, ruam, pembengkakan kelenjar getah bening, panas dingin, sakit kepala, nyeri otot serta mudah kelelahan.

Ruam dimulai sebagai benjolan merah datar dan biasanya terasa nyeri. Benjolan tersebut berubah menjadi lepuh dan berisi nanah. Akhirnya, lepuh tersebut mengeras dan terlepas. Seluruh proses ini dapat berlangsung selama dua hingga empat minggu. Penderita mpox dapat mengalami luka di mulut, wajah, tangan, kaki, penis, vagina, atau anus.

Namun tidak semua orang yang menderita mpox mengalami semua gejala tersebut. Ada juga yang hanya mengalami beberapa gejala saja.

Mpox bisa menyebar ketika terjadi sentuhan dengan hewan atau orang yang terinfeksi virus. Penularan dari orang ke orang terjadi saat bersentuhan langsung dengan luka, koreng, droplet pernapasan, atau cairan mulut orang yang terinfeksi, biasanya melalui situasi yang dekat dan intim seperti berpelukan, berciuman, atau berhubungan seks.

Penularan dari hewan ke manusia terjadi melalui kulit yang terluka, seperti akibat gigitan atau cakaran, atau melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi cacar (luka) hewan yang terinfeksi.

Selain itu, mpox juga dapat menyebar melalui kontak dengan bahan-bahan yang baru terkontaminasi seperti pakaian, perlengkapan tidur, dan linen lain yang digunakan oleh orang atau hewan yang terinfeksi.

“Semoga saja tidak pernah ada yang terjangkit mpox di Berau,” tutupnya. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bertemu Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

    Menaker Siap Dukung Pelatihan Vokasi untuk Tenaga Kerja Berau

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan kesiapan mendukung pelatihan vokasi di Berau untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal.

  • Jangan Asal Jadi! DPRD Berau Tekan Kontraktor Jaga Kualitas Pembangunan

    Jangan Asal Jadi! DPRD Berau Tekan Kontraktor Jaga Kualitas Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sejumlah proyek infrastruktur yang tengah berjalan di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Anggota DPRD Berau, M Ichsan Rapi, menegaskan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar dan mampu bertahan dalam jangka panjang. “Kami meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau untuk lebih konsisten dalam […]

  • Sufian Agus: Uang Negara Harus Beredar di Indonesia, Bukan Dilarikan ke Luar Negeri

    Sufian Agus: Uang Negara Harus Beredar di Indonesia, Bukan Dilarikan ke Luar Negeri

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pelaksana Tugas (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, menekankan pentingnya pencegahan korupsi yang harus dilakukan sejak tahap perencanaan program dan penggunaan anggaran. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara usai membuka acara Mini Expo di halaman Kantor Inspektorat Kabupaten Berau, Senin (11/11/2024). Sufian Agus mengungkapkan bahwa dalam acara yang baru saja dihadirinya bersama kepala […]

  • SAPA IPPRISIA Hadir di Sekolah Rakyat Samarinda, Dorong Mental, Karakter, dan Kemandirian Siswa

    SAPA IPPRISIA Hadir di Sekolah Rakyat Samarinda, Dorong Mental, Karakter, dan Kemandirian Siswa

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 711
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 57 Samarinda pada Rabu (4/2/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Kota Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung di aula sekolah yang berlokasi di Jalan Untung Suropati No.43, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, […]

  • Beasiswa Berau Cerdas 2025: Tahap Pertama Sasar 1.118 Penerima

    Beasiswa Berau Cerdas 2025: Tahap Pertama Sasar 1.118 Penerima

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.374
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersiap menyalurkan beasiswa program Berau Cerdas untuk tahun 2025. Penyaluran ini akan dimulai setelah proses koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tuntas dilakukan. Saat ini, dua program bantuan pendidikan tengah berjalan di wilayah tersebut: Berau Cerdas yang digagas Pemkab dan program Pendidikan Gratispol yang menjadi inisiatif Pemprov […]

  • Cegah Lahan Pertanian Berubah Jadi Permukiman, Berau Sahkan Perda LP2B

    Cegah Lahan Pertanian Berubah Jadi Permukiman, Berau Sahkan Perda LP2B

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BERAU – Perlindungan masyarakat adat hingga upaya menahan laju alih fungsi lahan pertanian menjadi fokus dalam empat peraturan daerah baru yang disahkan Pemerintah Kabupaten Berau bersama DPRD Berau. Empat regulasi tersebut mendapat persetujuan dalam rapat paripurna DPRD Berau, Rabu, 26 Agustus 2026. Salah satu aturan yang dinilai strategis adalah Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau […]

expand_less