Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 1.031
  • print Cetak

Gunung Tabur – Peringatan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-215 Kota Tanjung Redeb diwarnai tradisi ziarah ke makam raja pertama Kerajaan Berau, Baddit Dipattung bergelar Aji Raden Surya Nata Kusuma. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025, itu dipusatkan di Kampung Merancang Hulu, Kecamatan Gunung Tabur.

Rombongan ziarah dipimpin Ketua Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur, Pangeran Hadingrat, bersama Sultan Gunung Tabur, Adji Awang Idris. Hadir pula Ketua Lembaga Pemangku Adat, Endin Supandi, Bupati Berau Sri Juniarsih, Wakil Bupati Gamalis, Sekda, jajaran Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga warga sekitar.

Baddit Dipattung dikenal sebagai raja pertama sekaligus pendiri awal Kesultanan Berau yang berkuasa pada 1377–1401. Makamnya di Merancang Hulu menjadi simbol penting perjalanan panjang sejarah masyarakat Berau sejak abad ke-14. “Ziarah ini bukan sekadar ritual, tapi pengingat agar kita tidak melupakan akar sejarah. Setiap tahun kegiatan ini kami tetapkan menjadi bagian resmi dari rangkaian peringatan hari jadi,” kata Bupati Sri Juniarsih.

Pemerintah Kabupaten Berau juga menyiapkan rencana penataan kawasan makam agar lebih representatif. Master plan pembangunan telah disusun, meliputi penataan taman, penyediaan fasilitas peziarah, serta pemasangan narasi sejarah mengenai peran Baddit Dipattung dalam kepemimpinan Berau.

“Saya ingin semua yang datang ke sini paham siapa beliau, apa perannya, dan bagaimana beliau memimpin. Untuk itu camat dan lurah Gunung Tabur saya minta segera merancang narasi sejarah tersebut,” ujar Sri Juniarsih.

Ke depan, kawasan makam tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga destinasi wisata sejarah dan religi. Program penataan akan melibatkan Dinas Pariwisata, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kampung setempat.

Sri Juniarsih menegaskan, pembangunan kawasan makam adalah bentuk penghargaan kepada tokoh adat yang telah menjaga keberlangsungan masyarakat di masa lampau. Meski dengan keterbatasan sarana di zamannya, Baddit Dipattung memimpin selama 32 tahun hingga wafat pada 1401. “Semoga kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan budaya daerah,” tambahnya.

Tradisi ziarah tahunan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, kesultanan, dan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa warisan leluhur harus dijaga agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.(suci/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah dunia yang bergerak cepat mengikuti teknologi, ada pemandangan yang menenangkan ketika anak-anak sekolah berdiri di panggung pemerintah daerah, melenturkan tangan, memutar tubuh, dan menghafal gerakan tarian tradisi. Mereka membawakan Bajau Berau Dayak atau tarian Babada, bukan sekadar tampil, tetapi menghidupkan kembali identitas yang telah diwariskan turun-temurun di Bumi Batiwakkal. Wakil […]

  • Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

    Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    BERAU– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum KPP) Kabupaten Berau kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk menangani kawasan permukiman kumuh. Inisiatif ini dimulai dengan penerbitan Surat Keputusan Kumuh terbaru dan penyusunan kajian teknis yang lebih mendalam. Dahri, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Disperum Berau, menjelaskan bahwa upaya penanganan tahun ini berlandaskan pada SK Kumuh Nomor 700 […]

  • Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

    Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Pendangkalan Sungai Buaya di Kecamatan Bunyu Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, hingga kini belum juga mendapat penanganan. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 15 tahun tanpa adanya pengerukan atau perbaikan berarti. Akibatnya, aktivitas masyarakat yang bergantung pada sungai, terutama nelayan, menjadi terganggu. Mereka mengaku kesulitan melaut, khususnya saat air surut karena perahu tidak […]

  • Bupati Sri Juniarsih  Lepas Kontingen Wartawan Berau ke Porwarda Kaltim 2025

    Bupati Sri Juniarsih Lepas Kontingen Wartawan Berau ke Porwarda Kaltim 2025

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 765
    • 0Komentar

    TANJUNF REDEB — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, resmi melepas kontingen wartawan Kabupaten Berau yang akan berlaga di Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur 2025 di Kota Bontang, Rabu (15/10). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya menjaga semangat juang dan mempertahankan gelar juara umum yang sebelumnya diraih pada Porwada 2024. “Saya berharap prestasi luar […]

  • Rindu Ibu Hingga Persoalan Asmara Diduga Jadi Motif MB Bunuh Diri

    Rindu Ibu Hingga Persoalan Asmara Diduga Jadi Motif MB Bunuh Diri

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 679
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG- Diduga tak kuat menahan rindu, seorang remaja berinisial MB (24) ditemukan tewas gantung diri di ventilasi pintu kamarnya. Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Sadewa, RT 12, Kampung Trans Bangun, Kecamatan Sambaliung, Rabu (31/7/2024). Jasad MB pertama kali ditemukan oleh saksi VL (45) yang merupakan kerabat korban. VL yang tinggal serumah dengan korban terkejut […]

  • Teknologi Pertanian Jadi Kunci, Berau Siapkan Fondasi Baru Menuju Ketahanan Pangan Mandiri

    Teknologi Pertanian Jadi Kunci, Berau Siapkan Fondasi Baru Menuju Ketahanan Pangan Mandiri

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Sebuah langkah kecil bisa menjadi pijakan besar bagi masa depan pangan Berau. Di sebuah ruangan diskusi di Hotel Palmy Exclusive, para pemangku kepentingan berkumpul pada peringatan Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober 2025. Di sana, isu pangan tidak dibahas sekadar angka produksi—tetapi sebagai bicara keselamatan masa depan, kesejahteraan masyarakat, dan arah ekonomi baru […]

expand_less