Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Gelar Program Pangan Murah, Pemerintah Fokus pada Akses Pangan Terjangkau dan Berkualitas

Gelar Program Pangan Murah, Pemerintah Fokus pada Akses Pangan Terjangkau dan Berkualitas

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 1.309
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Berau yang ke-72, pemerintah setempat meluncurkan serangkaian program sosial bertajuk Penyaluran Sembako Gratis, Operasi Pasar Murah, dan Gerakan Pangan Murah.

Langkah ini diumumkan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Ruang Rapat Semama Setda Berau pada Senin (22/09/2025). Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, serta jajaran Forkopimda setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sri Juniarsih Mas menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi arahan Kementerian Dalam Negeri yang menekankan pentingnya program-program yang langsung menyentuh rakyat.

Salah satu fokus utama dalam instruksi tersebut adalah meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, termasuk pangan, yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan mereka.

“Sebagaimana yang disampaikan dalam rapat koordinasi terkait inflasi oleh Kemendagri, pemerintah daerah harus memastikan bahwa program yang diluncurkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Ini adalah upaya kami untuk membantu mereka yang paling membutuhkan,” ujar Sri Juniarsih Mas.

Selain itu, bupati menegaskan bahwa penyaluran sembako gratis, operasi pasar murah, dan gerakan pangan murah akan dilaksanakan dengan prinsip tepat waktu, tepat sasaran, serta menjaga ketertiban dan keamanan. Program ini, menurutnya, lebih dari sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Program ini, lanjut Sri Juniarsih, juga bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan pangan tepat sasaran. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah masyarakat miskin yang terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merupakan basis data pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial.

“Gerakan Pangan Murah bukan hanya sekadar perayaan, tetapi sebagai upaya serius pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pangan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. Program ini sangat ditujukan kepada keluarga-keluarga yang berada di garis kemiskinan,” ujarnya.

Tak hanya itu, program ini juga memberikan ruang bagi produk-produk lokal Kabupaten Berau untuk lebih dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat setempat. Dengan begitu, diharapkan produk lokal seperti hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan Berau dapat meningkat pemasarannya dan memberikan manfaat lebih bagi perekonomian daerah.

Sri Juniarsih Mas juga menggarisbawahi pentingnya program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang lebih dari sekadar penyaluran beras dengan harga terjangkau. Program ini juga menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman di tengah kondisi perekonomian yang cenderung fluktuatif.

“Di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap dapat mengakses pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau. Ini adalah bentuk dari perhatian kami terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Berau,” tambahnya.

Penandatanganan MoU ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di Kabupaten Berau. Mereka antara lain Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, Kepala Dinas Pangan, Rahmadi Pasarakan, Kepala BPKAD, Sapransyah, serta Kepala Dinas Sosial, Iswahyudi. Hadir pula Kepala Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan, Eva Yunita, Kepala Diskominfo, Didi Rahmadi, dan Kepala Bapelitbang, Endah Ernany Triarini.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan program-program sosial ini, dengan fokus untuk mengurangi beban hidup masyarakat, khususnya kelompok yang terdampak oleh kenaikan harga pangan dan inflasi.

Dengan penandatanganan MoU ini, pemerintah Kabupaten Berau menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menangani persoalan sosial dan ekonomi di daerah. Diharapkan, melalui kolaborasi ini, tidak hanya masalah pangan yang dapat teratasi, tetapi juga dapat tercipta kondisi yang lebih stabil dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Kabupaten Berau. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

    Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kabupaten Berau terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dampaknya, sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Al-Bina, Kedaung, dan Jalan Gatot Subroto, tergenang air. Kondisi ini tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyebabkan beberapa kendaraan mogok di tengah jalan. Menanggapi situasi tersebut, anggota DPRD Berau, M. Ichsan […]

  • Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Oktavia, kembali menyuarakan kepeduliannya terhadap sektor pendidikan di Bumi Batiwakkal. Oktavia menyoroti kondisi pendidikan di wilayah perkampungan yang masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah, baik dari segi fasilitas bangunan maupun pengadaan sumber daya manusia (SDM). Oktavia menyampaikan, meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di […]

  • Komisi III Tekankan Pentingnya Pemetaan Potensi Rumput Laut Berau

    Rumput Laut Diusulkan Jadi Program Strategis Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    BERAU — Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, mendorong pemerintah daerah mulai menatap serius potensi ekonomi baru dari sektor kelautan. Ia menyebut, sebagian besar wilayah Berau yang berada di pesisir memiliki peluang besar untuk mengembangkan sumber ekonomi alternatif di luar hasil tangkapan nelayan. Menurut Oktavia, komoditas rumput laut adalah potensi paling menjanjikan yang hingga kini […]

  • Penyaluran BLT di Berau: Transparansi dan Ketepatan Sasaran Jadi Prioritas

    Penyaluran BLT di Berau: Transparansi dan Ketepatan Sasaran Jadi Prioritas

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau akan segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 986 lansia dan 300 anak yatim piatu pada pekan ini. Masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 500.000 per bulan, yang merupakan pencairan triwulan ketiga tahun 2024. Penyaluran BLT ini menjadi bagian dari program unggulan yang dicanangkan Bupati Berau, Sri Juniarsih, […]

  • Diduga Tersandung Kasus Liquid Narkotika, Kasat Narkoba Polres Kukar Diperiksa Polda Kaltim

    Diduga Tersandung Kasus Liquid Narkotika, Kasat Narkoba Polres Kukar Diperiksa Polda Kaltim

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar), AKP Yohanes Bonar Adiguna, tengah menjalani pemeriksaan di Polda Kalimantan Timur setelah diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis liquid. Perwira polisi tersebut diamankan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim pada 2 Mei 2026 lalu dan kini ditempatkan di Rumah Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) […]

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 862
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

expand_less