Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 10
  • print Cetak

BERAU – Dua orang petani asal Kampung Labanan Makmur dilaporkan hilang secara misterius di Hutan Meraang, kawasan STA 19 Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur. Kedua pria bernama Paharudin (57) dan Sawaludin (44) tersebut kehilangan arah dan tersesat saat hendak melangkah kembali menuju pondok peristirahatan mereka usai berburu kayu gaharu, Rabu (27/5/2026) siang.

Kedua korban diketahui bernama Paharudin (57) dan Sawaludin (44). Keduanya merupakan paman dari saksi kunci, Marzoan (20), dan tercatat sebagai warga Jalan Mojo, Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur.

Aksi penyelamatan ini menyudahi pencarian panjang yang melelahkan sejak Minggu (24/5/2026) lalu. Berdasarkan pengakuan kedua korban setelah dievakuasi, mereka kehilangan arah dan tersesat di dalam lebatnya hutan saat hendak kembali ke pondok kebun.

Peristiwa ini bermula ketika saksi Marzoan bersama kedua pamannya tersebut sudah memasuki hutan selama 16 hari untuk mencari kayu gaharu.

Namun, pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 11.30 WITA, petaka terjadi. Saat berniat kembali ke pondok secara bersama-sama, kedua korban terpisah dan tak kunjung tiba di lokasi peristirahatan.

Marzoan sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar area hutan selama dua hari. Lantaran tidak membuahkan hasil, ia akhirnya memutuskan keluar dari hutan pada Sabtu sore untuk meminta bantuan warga Labanan Makmur.

Upaya pencarian warga yang tak kunjung menemui titik terang kemudian dilaporkan secara resmi ke Pospol Labanan pada Minggu pagi.

Mendapat laporan tersebut, operasi pencarian skala besar langsung dibentuk. Tim gabungan yang terdiri dari personel Pospol Labanan, Babinsa, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), pemerintah kampung, serta puluhan warga menyisir area sekitar KM 19 Sta Meraang.

Petugas Evakuasi Disdamkarmat Berau, Dwi Susilo, menjelaskan bahwa pencarian selama dua hari berturut-turut pada Senin dan Selasa sempat tidak membuahkan hasil karena lebatnya medan hutan. Namun, titik terang akhirnya muncul pada Rabu siang di hari keempat pencarian.

“Kedua korban akhirnya berhasil kami temukan di seberang Sungai Inaran. Jaraknya cukup jauh, sekitar 13 kilometer ditarik garis dari pondok awal tempat mereka menginap. Kondisinya lemas karena berhari-hari di hutan, tapi alhamdulillah mereka berdua hidup dan selamat,” ujar Dwi Susilo saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026) sore.

Dwi menambahkan, berdasarkan pengakuan awal saat dievakuasi, kedua petani tersebut murni kehilangan arah jalan pulang.

“Pengakuan dari korban, mereka memang tersesat di dalam hutan saat hendak balik ke pondok,” imbuhnya.

Begitu berhasil dievakuasi keluar dari kawasan hutan, tim gabungan bersama masyarakat dan pihak keluarga langsung melarikan Paharudin dan Sawaludin ke Puskesmas Labanan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Tindakan selanjutnya, tim gabungan bersama masyarakat langsung membawa korban ke Puskesmas Labanan untuk diperiksa kesehatannya secara menyeluruh,” pungkas Dwi.(*tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Berau Tertinggi di Kaltim, Oktavia Minta Pemkab Segera Tekan Lonjakan Harga Kebutuhan

    Inflasi Berau Tertinggi di Kaltim, Oktavia Minta Pemkab Segera Tekan Lonjakan Harga Kebutuhan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Anggota DPRD Berau termuda, Oktavia angkat bicara terkait persoalan inflasi yang mencatat Kabupate Berau sebagai daerah inflasi tertinggi se-Kalimantan Timur (Kaltim). Pada September tahun 2024, tercatat inflasi Kabupaten Berau mencapai 3,34 persen. Hal itupun menjadi sorotan Okta, yang juga mengimbau agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dapat segera turun tangan mengatasi persoalan tingginya […]

  • Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

    Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    Samarinda — PT Indo Pusaka Berau (IPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Perusahaan energi yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati ini meraih penghargaan PROPER dengan predikat Biru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2025. Penghargaan tersebut […]

  • Keterbatasan Dana Hambat Persiapan Kontingen Berau untuk Porprov 2026

    Keterbatasan Dana Hambat Persiapan Kontingen Berau untuk Porprov 2026

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BERAU – Persiapan atlet Kabupaten Berau untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 menghadapi tantangan serius akibat keterbatasan anggaran. Hal ini berpotensi mengurangi jumlah kontingen yang akan diberangkatkan. Meskipun potensi atlet Berau cukup menjanjikan, dengan partisipasi dalam sekitar 52 cabang olahraga dan berhasil menempati posisi kelima di tingkat provinsi, situasi keuangan yang sulit membuat […]

  • Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar […]

  • Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

    Lahan TPA Berau Jadi Sentra Sayuran, Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Upaya mengatasi inflasi di Kabupaten Berau semakin serius dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan mengembangkan komoditi lokal yang selama ini menjadi penyumbang inflasi, seperti sayuran dan cabai. Rencana tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) seluas lebih dari 1 hektare yang terletak di Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb, […]

  • Efisiensi Anggaran Beri Dampak Positif Penghematan

    Efisiensi Anggaran Beri Dampak Positif Penghematan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Adanya kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh Pemerintah Pusat, yang juga diterapkan di Kabupaten Berau, mendapat dukungan dari Waka II DPRD Berau Sumadi. Dikatakannya, instruksi yang dikeluarkan oleh Presiden Republik Indonesia ini, merupakan kewajiban yang harus dijalankan, sehingga anggaran yang tersedia harus digunakan seefisien dan seefektif mungkin, terutama untuk program yang memiliki […]

expand_less