Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 233
  • print Cetak

BERAU – Dua orang petani asal Kampung Labanan Makmur dilaporkan hilang secara misterius di Hutan Meraang, kawasan STA 19 Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur. Kedua pria bernama Paharudin (57) dan Sawaludin (44) tersebut kehilangan arah dan tersesat saat hendak melangkah kembali menuju pondok peristirahatan mereka usai berburu kayu gaharu, Rabu (27/5/2026) siang.

Kedua korban diketahui bernama Paharudin (57) dan Sawaludin (44). Keduanya merupakan paman dari saksi kunci, Marzoan (20), dan tercatat sebagai warga Jalan Mojo, Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur.

Aksi penyelamatan ini menyudahi pencarian panjang yang melelahkan sejak Minggu (24/5/2026) lalu. Berdasarkan pengakuan kedua korban setelah dievakuasi, mereka kehilangan arah dan tersesat di dalam lebatnya hutan saat hendak kembali ke pondok kebun.

Peristiwa ini bermula ketika saksi Marzoan bersama kedua pamannya tersebut sudah memasuki hutan selama 16 hari untuk mencari kayu gaharu.

Namun, pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 11.30 WITA, petaka terjadi. Saat berniat kembali ke pondok secara bersama-sama, kedua korban terpisah dan tak kunjung tiba di lokasi peristirahatan.

Marzoan sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar area hutan selama dua hari. Lantaran tidak membuahkan hasil, ia akhirnya memutuskan keluar dari hutan pada Sabtu sore untuk meminta bantuan warga Labanan Makmur.

Upaya pencarian warga yang tak kunjung menemui titik terang kemudian dilaporkan secara resmi ke Pospol Labanan pada Minggu pagi.

Mendapat laporan tersebut, operasi pencarian skala besar langsung dibentuk. Tim gabungan yang terdiri dari personel Pospol Labanan, Babinsa, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), pemerintah kampung, serta puluhan warga menyisir area sekitar KM 19 Sta Meraang.

Petugas Evakuasi Disdamkarmat Berau, Dwi Susilo, menjelaskan bahwa pencarian selama dua hari berturut-turut pada Senin dan Selasa sempat tidak membuahkan hasil karena lebatnya medan hutan. Namun, titik terang akhirnya muncul pada Rabu siang di hari keempat pencarian.

“Kedua korban akhirnya berhasil kami temukan di seberang Sungai Inaran. Jaraknya cukup jauh, sekitar 13 kilometer ditarik garis dari pondok awal tempat mereka menginap. Kondisinya lemas karena berhari-hari di hutan, tapi alhamdulillah mereka berdua hidup dan selamat,” ujar Dwi Susilo saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026) sore.

Dwi menambahkan, berdasarkan pengakuan awal saat dievakuasi, kedua petani tersebut murni kehilangan arah jalan pulang.

“Pengakuan dari korban, mereka memang tersesat di dalam hutan saat hendak balik ke pondok,” imbuhnya.

Begitu berhasil dievakuasi keluar dari kawasan hutan, tim gabungan bersama masyarakat dan pihak keluarga langsung melarikan Paharudin dan Sawaludin ke Puskesmas Labanan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Tindakan selanjutnya, tim gabungan bersama masyarakat langsung membawa korban ke Puskesmas Labanan untuk diperiksa kesehatannya secara menyeluruh,” pungkas Dwi.(*tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekankan Investasi Berbasis Kearifan Lokal demi Menjaga Stabilitas Sosial

    Tekankan Investasi Berbasis Kearifan Lokal demi Menjaga Stabilitas Sosial

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    BERAU – Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi dan penghormatan terhadap masyarakat adat. Menurut dia, kedua aspek tersebut harus berjalan beriringan agar pembangunan di daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan. Muhammad Said mengatakan pemerintah tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku. Namun, pelaku usaha juga diminta memperhatikan budaya lokal dan […]

  • Spanduk Larangan Terpasang, Dokumentasi di Masjid Agung Resmi Dilarang

    Spanduk Larangan Terpasang, Dokumentasi di Masjid Agung Resmi Dilarang

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 941
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah Tanjung Redeb resmi mengeluarkan larangan pengambilan dokumentasi berupa foto maupun video di area masjid. Keputusan ini diambil menyusul berbagai insiden yang dinilai mencoreng kesucian dan citra masjid sebagai tempat ibadah. Ketua Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah, M. Kafrawi, menyebut larangan tersebut sebagai bentuk respons atas kejadian tak […]

  • Siapkan Terobosan Pemasaran Digital UMKM

    Siapkan Terobosan Pemasaran Digital UMKM

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya memperluas daya saing produk lokal agar tidak hanya berputar di pasar kampung. Wakil Bupati Berau Gamalis menegaskan, sudah saatnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kampung berani melangkah ke pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan digitalisasi dan jejaring pemasaran modern. Menurut Gamalis, banyak pelaku […]

  • Semangat Belajar Budaya! Siswa Berau Ditugaskan Buat Laporan dari Pawai HUT Kabupaten dan Kota

    Semangat Belajar Budaya! Siswa Berau Ditugaskan Buat Laporan dari Pawai HUT Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute jalan pawai budaya dalam rangka HUT ke-71 Kabupaten Berau dan HUT ke-214 Kota Tanjung Redeb. Pawai budaya bertajuk Berau Culture Festival yang digelar Pemkab Berau pada Senin (9/9/2024) pagi ini, tergolong berbeda dengan tahun sebelumnya. Di pawai Budaya tahun ini, anak-anak usia sekolah mulai dari tingkat PAUD, […]

  • Bersih-Bersih Sungai Makassang: Kolaborasi Himpunan Pemuda dan BWS Kalimantan V untuk Lingkungan Sehat

    Bersih-Bersih Sungai Makassang: Kolaborasi Himpunan Pemuda dan BWS Kalimantan V untuk Lingkungan Sehat

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    Gunung Tabur — Himpunan Pemuda Makassang (HPM) bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor menggelar kegiatan pembersihan Sungai Makassang. Aksi peduli lingkungan ini berlangsung di RT 4 Kampung Maluang, dan melibatkan pengurus serta anggota HPM. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Babinsa Kampung Maluang, Ketua RT 4 Kampung Maluang, serta masyarakat sekitar. […]

  • Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 694
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Salah satu kasus di Kabupaten Berau yang saat ini ramai menjadi perbincangan adalah persetubuhan seorang ayah kandung kepada anaknya sendiri, yang terjadi di Trans Sambaliung. Mirisnya, hal itu dilakukan karena si ayah mengaku mencintai anaknya itu. Bukan cinta wajar bapak kepada anak, namun “cinta terlarang” yang sudah mengarah ke obsesi. Sehingga membuat […]

expand_less