Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Pria Tewas Usai Diduga Curi Mangga di Bontang, Polisi Telusuri Jejak Pengeroyokan

Pria Tewas Usai Diduga Curi Mangga di Bontang, Polisi Telusuri Jejak Pengeroyokan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 313
  • print Cetak

BONTANG — Kematian seorang pria berinisial Ri di kawasan permukiman padat Jalan KS Tubun Gang Bersama 7 RT 32, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, kini resmi masuk meja penyidik. Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu mendadak menyedot perhatian publik setelah potongan video keributan warga beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang viral, tampak kegaduhan di salah satu rumah warga. Di balik gambar yang beredar itulah polisi kini menelusuri dua dugaan tindak pidana sekaligus: penganiayaan yang berujung kematian dan pengeroyokan.

Kanit Pidum Polres Bontang, IPDA Markus Sihotang, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima dan memproses dua laporan berbeda terkait insiden tersebut.

“Saat ini ada dua laporan yang sedang kami proses, yakni dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan dugaan pengeroyokan,” ujar Markus, Senin (11/5/2026).

Dari rangkaian penyelidikan awal, Ri disebut datang ke lokasi bersama seorang rekan berinisial M. Keduanya diduga berniat mengambil mangga milik warga pada malam hari. Situasi berubah kacau ketika pemilik rumah memergoki aktivitas mereka.

Begitu aksinya diketahui, M disebut lebih dulu kabur. Ri yang masih berada di atas pohon memilih melompat untuk melarikan diri.

“Korban yang berada di atas pohon berusaha lompat, tetapi pijakannya tidak kuat sehingga jatuh ke belakang,” kata Markus.

Polisi menduga, saat terjatuh bagian belakang kepala Ri menghantam struktur beton di dekat parit yang berada tak jauh dari lokasi.

“Kepalanya terbentur ujung fondasi beton yang cukup tajam,” jelasnya.

Teriakan maling membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah dan menuju sumber suara. Namun perhatian massa saat itu lebih tertuju mengejar satu orang lain yang berhasil meloloskan diri.

Ri baru diketahui tergeletak beberapa saat kemudian. Warga yang menyisir area gelap di sekitar tempat kejadian perkara mendengar suara mirip dengkuran dari dekat parit.

“Setelah dicari menggunakan senter, ternyata ada seseorang tergeletak di lokasi,” ujarnya.

Markus menuturkan, warga sempat ragu untuk memindahkan tubuh Ri. Mereka khawatir upaya itu justru memperparah kondisi korban.

“Ada yang menyarankan agar korban jangan langsung disentuh dan meminta polisi segera dipanggil,” katanya.

Sekitar 10 menit kemudian, aparat kepolisian bersama petugas keamanan lingkungan tiba di lokasi. Ri lalu dievakuasi ke rumah sakit menggunakan kendaraan milik warga.

Meski temuan awal mengarah pada dugaan korban meninggal akibat jatuh saat berusaha kabur, penyidik tidak menutup mata terhadap laporan adanya pengeroyokan. Seluruh rangkaian kejadian masih dipetakan.

Untuk merangkai kronologi secara utuh, polisi telah menggelar prarekonstruksi di lokasi dan bersiap melanjutkannya ke tahap rekonstruksi.

“Prarekonstruksi kami lakukan supaya alur kejadiannya bisa terlihat lebih jelas,” ucap Markus.

Sampai saat ini, sedikitnya empat saksi telah dimintai keterangan. Penyidik juga tengah mengidentifikasi sejumlah orang yang terekam dalam video yang beredar di media sosial.

“Semua yang ada di video akan kami panggil dan dimintai keterangan terlebih dahulu,” katanya.

Markus menambahkan, peluang penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice tetap dipertimbangkan, dengan catatan seluruh pihak sepakat dan syarat hukum terpenuhi.

“Namun tetap kami pertimbangkan dulu apakah kasus ini memiliki dampak sosial yang luas atau tidak,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

    Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 938
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Tahun 2024 menjadi momen penting bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau. Lembaga ini memastikan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini berhasil dilampaui, meskipun beberapa sektor belum sepenuhnya mencapai target yang telah ditetapkan. Djupiansyah Ganie, Kepala Bapenda Berau, menyebutkan bahwa capaian PAD Berau pada tahun 2024 secara keseluruhan mencapai Rp337 miliar. […]

  • Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas: Madri Pani-Agus Wahyudi di Tengah Hujan

    Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas: Madri Pani-Agus Wahyudi di Tengah Hujan

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Teluk Bayur – Antusiasme masyarakat Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, tidak surut meskipun diguyur hujan. Ribuan masyarakat tetap hadir guna melihat secara langsung sosok calon pemimpin Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi. Paslon nomor urut 1 tersebut menggelar kampanye di Kelurahan Rinding, pada Minggu (13/10) sekira pukul 14.00 Wita. 24 program dipaparkan oleh kedua paslon yang disambut […]

  • Gula Aren Dumaring Menembus Pasar Nasional

    Gula Aren Dumaring Menembus Pasar Nasional

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Gula aren kini menjadi komoditas unggulan Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, yang terus menunjukkan daya saing di pasar nasional. Untuk meningkatkan nilai jual sekaligus memudahkan wisatawan dan konsumen, produk ini diolah dalam berbagai bentuk yang variatif dan modern. Gula Aren Dumaring berasal dari sadapan nira pohon aren (Arenga pinnata) yang tumbuh liar dan […]

  • Terbatas Hingga 6 Desember, Belum Ada Pihak yang Ajukan PHPU di KPU Berau

    Terbatas Hingga 6 Desember, Belum Ada Pihak yang Ajukan PHPU di KPU Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 792
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau menyampaikan bahwa hingga saat ini, Rabu (4/12/2024), belum ada pihak yang mengajukan permohonan terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Pilkada 2024. Hal ini diungkapkan oleh Ardimal, salah satu Komisioner KPU Berau, yang menjelaskan bahwa waktu untuk mengajukan PHPU masih terbuka hingga 6 Desember 2024, pukul 00.00 […]

  • Air Bersih untuk Semua, Rahman Tekankan Pentingnya Pemerataan di Berau

    Air Bersih untuk Semua, Rahman Tekankan Pentingnya Pemerataan di Berau

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kebutuhan air bersih menjadi salah satu elemen esensial bagi kehidupan masyarakat, tak kalah penting dari listrik. Namun, hingga saat ini, di Kabupaten Berau, belum semua wilayah memiliki akses terhadap air bersih. Meski demikian, sejumlah kampung sudah mulai mendapat perhatian dengan pembangunan intake yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan air warga setempat. Anggota DPRD […]

  • daerah.  Padi Gogo Jadi Komoditas Strategis Berau, Optimalisasi Lahan Perkebunan Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kampung

    daerah. Padi Gogo Jadi Komoditas Strategis Berau, Optimalisasi Lahan Perkebunan Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kampung

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau resmi mengangkat padi gogo sebagai komoditas strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi kampung-kampung yang berada di kawasan perkebunan. Melalui Dinas Perkebunan (Disbun), pemkab menyiapkan pemanfaatan 300 hektare lahan pada area kelapa sawit dan kakao untuk ditanami padi gogo sebagai sistem tumpangsari. Langkah ini selaras dengan […]

expand_less