Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 315
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan kembali menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III di Tanjung Selor, DPRD Kalimantan Utara menyerahkan 21 rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, dengan sorotan utama tertuju pada wilayah tapal batas dan daerah terpencil.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menempatkan isu perbatasan sebagai salah satu titik krusial dalam rekomendasi tersebut. Menurut dia, meski urusan perbatasan berada di ranah pemerintah pusat, provinsi tetap tak bisa lepas tangan.

“Masalah perbatasan ini memang kewenangan pusat, bukan provinsi. Tapi kita berharap ada kebijakan gubernur untuk membantu karena ini masih wilayah kita,” ujar Achmad Djufrie, Senin (11/5).

Djufrie menjelaskan, 21 rekomendasi yang disodorkan bukan sekadar catatan administratif, melainkan rangkuman keluhan warga dan hasil pengamatan langsung para legislator di lapangan. Karena itu, ia mendesak pemerintah provinsi menindaklanjuti seluruh poin dengan keseriusan penuh.

“Dari 21 rekomendasi itu kita minta gubernur serius menanganinya. Ini masukan dari masyarakat dan kami lihat langsung memang benar kondisinya,” katanya.

Dalam dokumen rekomendasi tersebut, DPRD menilai alokasi pembangunan jalan dalam APBD 2025 belum menjangkau secara optimal kawasan perbatasan seperti Apo Kayan, Bahau Hulu, Long Pujungan, serta sejumlah wilayah terpencil lain. DPRD meminta pemerintah provinsi aktif mengupayakan tambahan sokongan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN, agar percepatan pembangunan akses jalan di kawasan itu bisa terwujud.

Sorotan DPRD tidak berhenti di infrastruktur perbatasan. Sejumlah sektor pelayanan dasar ikut diulas, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pertanian, hingga kualitas pelayanan publik.

Untuk sektor kesehatan, DPRD menuntut peningkatan mutu alat kesehatan di RSUD dr. H. Jusuf SK sekaligus penambahan fasilitas pelayanan rumah sakit. Dewan juga mendorong agar pembangunan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) ditunda sementara, sehingga anggaran yang ada dapat dialihkan terlebih dahulu untuk pemenuhan ruang-ruang pelayanan rumah sakit yang dianggap lebih mendesak.

Di bidang pendidikan, DPRD menekankan percepatan penyelesaian pembangunan beberapa sekolah, antara lain SMKN 4 Tarakan dan penimbunan lahan SMAN 5 Tarakan. Selain itu, legislatif mendorong penambahan anggaran program Beasiswa Kaltara Unggul agar jangkauan penerima bantuan pendidikan bagi mahasiswa di Kalimantan Utara semakin luas.

Menanggapi sederet catatan tersebut, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, menyatakan pemerintah provinsi tetap berupaya menangani pembangunan di wilayah perbatasan, meski beban pendanaannya dinilai sangat besar.

“Kalau mau menuntaskan masalah perbatasan dengan anggaran triliunan mungkin bisa selesai dalam dua sampai tiga tahun. Tapi semua harus bertahap karena wilayah pesisir juga perlu diperhatikan, jadi harus seimbang,” jelas Ingkong Ala.

Ingkong menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan dan daerah tertinggal lainnya di Kalimantan Utara.

“Kami sangat berharap penanganan pembangunan infrastruktur menjadi tugas bersama baik itu kami (Pemprov) dan juga pemerintah pusat untuk menyelesaikan infrastruktur perbatasan,” tutup Ingkong. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKM Berau Segera Punya Rumah Baru! MPP dan UKM Center Akan Disatukan di Satu Gedung

    UKM Berau Segera Punya Rumah Baru! MPP dan UKM Center Akan Disatukan di Satu Gedung

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 649
    • 0Komentar

    A-NEWS.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan UKM Center kian menjadi kenyataan. Pasalnya, Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) Berau telah mendapat arahan untuk merealisasikan pembangunan gedung UKM Center di tahun 2025. Hal itu dibeberkan oleh Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani yang mengatakan pembangunan UKM Center akan dipadukan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP), yang juga menjadi salah […]

  • Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 686
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan. Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, […]

  • Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

    Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Satpol PP, kepolisian, dan pihak kelurahan pada Kamis (7/8/2025) pagi menemukan sejumlah pangkalan LPG di Kecamatan Tanjung Redeb menjual gas melon di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah. Setidaknya enam pangkalan disasar dalam sidak […]

  • DPD KNPI Berau Desak Kajian Ulang Tarif PDAM Batiwakkal yang Dinilai Merugikan Masyarakat

    DPD KNPI Berau Desak Kajian Ulang Tarif PDAM Batiwakkal yang Dinilai Merugikan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 829
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kebijakan penyesuaian tarif air yang diberlakukan oleh PERUMDAM Air Minum Batiwakkal menuai penolakan keras dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Berau. Pengurus DPD KNPI Berau menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan tersebut, yang dianggap mendadak dan cacat administrasi. Ketua DPD KNPI Berau, Hardiansyah, menilai bahwa penyesuaian tarif tersebut tidak melibatkan […]

  • Buaya Masuk Garasi Bus PT Bagong, Disdamkarmat Berau Evakuasi ke Kampung Batu-Batu

    Buaya Masuk Garasi Bus PT Bagong, Disdamkarmat Berau Evakuasi ke Kampung Batu-Batu

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    BERAU – Seekor buaya yang sempat membuat geger karyawan di area parkir bus PT Bagong di Jalan Pembangunan, Kabupaten Berau, akhirnya dipindahkan dari lokasi dan dikembalikan ke alam liar oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau. Informasi keberadaan satwa liar itu pertama kali masuk ke petugas sekitar pukul 14.25 Wita. Laporan disampaikan seorang […]

  • Bangkitkan Pertanian Lokal, Kampung Talisayan Gaet Warga Manfaatkan Lahan Kosong

    Bangkitkan Pertanian Lokal, Kampung Talisayan Gaet Warga Manfaatkan Lahan Kosong

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah dominasi perkebunan sawit, Kampung Talisayan mulai menata strategi agar tak terjebak dalam ketergantungan pangan dari luar. Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, melihat peluang besar dari lahan-lahan yang belum tergarap. Baginya, tanah kosong bukan sekadar hamparan tak bernyawa, melainkan potensi besar yang bisa menjamin ketahanan pangan bagi masyarakat. “Karena kami, pemerintah kampung, […]

expand_less