Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 290
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan kembali menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III di Tanjung Selor, DPRD Kalimantan Utara menyerahkan 21 rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, dengan sorotan utama tertuju pada wilayah tapal batas dan daerah terpencil.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menempatkan isu perbatasan sebagai salah satu titik krusial dalam rekomendasi tersebut. Menurut dia, meski urusan perbatasan berada di ranah pemerintah pusat, provinsi tetap tak bisa lepas tangan.

“Masalah perbatasan ini memang kewenangan pusat, bukan provinsi. Tapi kita berharap ada kebijakan gubernur untuk membantu karena ini masih wilayah kita,” ujar Achmad Djufrie, Senin (11/5).

Djufrie menjelaskan, 21 rekomendasi yang disodorkan bukan sekadar catatan administratif, melainkan rangkuman keluhan warga dan hasil pengamatan langsung para legislator di lapangan. Karena itu, ia mendesak pemerintah provinsi menindaklanjuti seluruh poin dengan keseriusan penuh.

“Dari 21 rekomendasi itu kita minta gubernur serius menanganinya. Ini masukan dari masyarakat dan kami lihat langsung memang benar kondisinya,” katanya.

Dalam dokumen rekomendasi tersebut, DPRD menilai alokasi pembangunan jalan dalam APBD 2025 belum menjangkau secara optimal kawasan perbatasan seperti Apo Kayan, Bahau Hulu, Long Pujungan, serta sejumlah wilayah terpencil lain. DPRD meminta pemerintah provinsi aktif mengupayakan tambahan sokongan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN, agar percepatan pembangunan akses jalan di kawasan itu bisa terwujud.

Sorotan DPRD tidak berhenti di infrastruktur perbatasan. Sejumlah sektor pelayanan dasar ikut diulas, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pertanian, hingga kualitas pelayanan publik.

Untuk sektor kesehatan, DPRD menuntut peningkatan mutu alat kesehatan di RSUD dr. H. Jusuf SK sekaligus penambahan fasilitas pelayanan rumah sakit. Dewan juga mendorong agar pembangunan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) ditunda sementara, sehingga anggaran yang ada dapat dialihkan terlebih dahulu untuk pemenuhan ruang-ruang pelayanan rumah sakit yang dianggap lebih mendesak.

Di bidang pendidikan, DPRD menekankan percepatan penyelesaian pembangunan beberapa sekolah, antara lain SMKN 4 Tarakan dan penimbunan lahan SMAN 5 Tarakan. Selain itu, legislatif mendorong penambahan anggaran program Beasiswa Kaltara Unggul agar jangkauan penerima bantuan pendidikan bagi mahasiswa di Kalimantan Utara semakin luas.

Menanggapi sederet catatan tersebut, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, menyatakan pemerintah provinsi tetap berupaya menangani pembangunan di wilayah perbatasan, meski beban pendanaannya dinilai sangat besar.

“Kalau mau menuntaskan masalah perbatasan dengan anggaran triliunan mungkin bisa selesai dalam dua sampai tiga tahun. Tapi semua harus bertahap karena wilayah pesisir juga perlu diperhatikan, jadi harus seimbang,” jelas Ingkong Ala.

Ingkong menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan dan daerah tertinggal lainnya di Kalimantan Utara.

“Kami sangat berharap penanganan pembangunan infrastruktur menjadi tugas bersama baik itu kami (Pemprov) dan juga pemerintah pusat untuk menyelesaikan infrastruktur perbatasan,” tutup Ingkong. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Maratua – Pemeriksaan resor tak berizin atau yang izinnya kadaluwarsa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (19/9/2024), menemukan dua resor yang bermasalah terkait administrasi. Dikutip dari tempo.co, KKP menyegel dua resor milik asing yakni di Pulau Maratua dan Pulau Nabucco. Resor yang berada di Pulau Maratua dikelola oleh PT MID dan tidak memiliki […]

  • Polisi Perketat Pengamanan Jelang Aksi 21 April, Aliansi Klaim Ribuan Massa Siap Turun

    Polisi Perketat Pengamanan Jelang Aksi 21 April, Aliansi Klaim Ribuan Massa Siap Turun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Rencana aksi demonstrasi besar pada 21 April 2026 di Kalimantan Timur kian menguat. Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim menyatakan telah mematangkan persiapan untuk menggelar unjuk rasa dengan melibatkan ribuan massa dari berbagai daerah. Aksi tersebut akan dipusatkan di dua titik utama, yakni Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kaltim. Massa disebut akan […]

  • Pelatihan SDM adalah Kunci untuk Membangun Berau

    Pelatihan SDM adalah Kunci untuk Membangun Berau

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan. Pengembangan SDM pun menjadi hal krusial yang bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata melainkan juga lintas sektor salah satunya perusahaan. “Seluruh pihak harus berkolaborasi dalam peningkatan kapasitas SDM di Berau. Hal ini pun menjadi keuntungan bagi perusahaan-perusahaan karena tidak perlu mendatangkan […]

  • Dinas Perikanan Berau Tambah Petak di Festival Manutung Jukut, Antusiasme Membludak!

    Dinas Perikanan Berau Tambah Petak di Festival Manutung Jukut, Antusiasme Membludak!

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 673
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Perikanan Berau akan menutup pendaftaran peserta Festival Manutung Jukut pada Kamis (12/9/2024). Kemudian melanjutkan tahapan dengan Technical Meeting untuk kegiatan yang akan dilakukan pada 16 September mendatang. Dikatakan Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih, ada sebanyak 406 petak yang disiapkan Dinas Perikanan di Festival Manutung Jukut tahun ini. Jumlah tersebut lebih […]

  • Imbauan Kendaraan Berat Hindari Jembatan Bujangga Pascatabrakan

    Imbauan Kendaraan Berat Hindari Jembatan Bujangga Pascatabrakan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 569
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Usai adanya insiden kapal menabrak siring Jembatan Bujangga beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau mengambil langkah cepat. Spanduk imbauan bagi kendaraan yang melintas dipasang sebagai warning bagi pengendara. “Betul kami yang memasang imbauan itu. Karena adanya kekhawatiran masyarakat akan runtuhnya kembali jembatan bujangga. Kita juga tidak bisa membiarkan kondisi jembatan yang […]

  • RSUD Abdul Rivai Angkat Bicara Soal Pasien Tertelan Jarum yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

    RSUD Abdul Rivai Angkat Bicara Soal Pasien Tertelan Jarum yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- RSUD Abdul Rivai buka suara terkait penanganan seorang pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada tanggal 31 Oktober 2024 lalu, sekira pukul 14.30 Wita. Dikatakan Humas RSUD Abdul Rivai, Dani Apriat Maja, pasien yang dirujuk dari Puskesmas Tepian Buah, Kecamatan Segah tersebut dalam keadaan stabil dan terpasang infus, kemudian menjalani pemeriksaan foto rontgen […]

expand_less