Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Kenaikan Harga Bahan Pokok, Berau Luncurkan Program Pangan Murah

Kenaikan Harga Bahan Pokok, Berau Luncurkan Program Pangan Murah

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 323
  • print Cetak

BERAU — Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi di Kabupaten Berau, pemerintah setempat berkolaborasi dengan Bank Indonesia meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Kegiatan ini digelar untuk mengatasi kondisi pasar yang semakin mengkhawatirkan akibat kenaikan harga bahan pangan dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Basri, mengungkapkan bahwa harga beberapa komoditas telah melampaui batas yang ditetapkan oleh pemerintah. Ia menekankan pentingnya respons cepat untuk mencegah kenaikan harga semakin meluas.

“Rata-rata harga naik, bahkan di atas harga yang ditetapkan pemerintah. Karena itu perlu diantisipasi supaya tidak terjadi kenaikan lebih jauh,” ujarnya pada Sabtu (09/05/2026).

GPM ini merupakan hasil kerja sama antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Berau, dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Diskoperindag, dan Bulog.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pokok yang berkontribusi terhadap inflasi, seperti beras, minyak goreng, telur, ikan, dan sayuran. Menurut Basri, inflasi yang terjadi pada bulan April lalu didorong oleh meningkatnya harga ikan dan sayuran, sehingga pemerintah memprioritaskan penjualan komoditas tersebut dalam pasar murah.

“Target utama kita menstabilkan harga. Karena yang mengalami kenaikan itu terutama ikan dan sayuran,” jelasnya.

Meski warga diperbolehkan berbelanja, terdapat batasan pembelian untuk mencegah penumpukan barang. Setiap warga, misalnya, hanya diperbolehkan membeli dua karung beras, dua liter minyak goreng, dan satu piring telur.

Basri juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berlangsung sekali. Dinas Pangan akan melanjutkan program GPM secara berkala di berbagai kampung dan kecamatan di Berau.

“Sampai sekarang kami sudah melaksanakan 12 kali GPM yang diinisiasi Dinas Pangan,” tuturnya.

Di antara komoditas yang dijual, beras SPHP menjadi salah satu produk unggulan, di samping beras lokal yang dicampur dengan stok lainnya. Kebutuhan telur dipasok dari produksi lokal melalui kerja sama dengan perusahaan daerah.

Kasmiatu, seorang warga dari Mangga 3, mengaku mengetahui pasar murah ini melalui grup pesan singkat. Ia merasa sangat terbantu oleh adanya kegiatan ini, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah terbantu, karena sekarang kebetulan semuanya naik,” ucapnya.

Ia berharap agar Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara rutin agar masyarakat dapat terus memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Semoga bisa berlanjut,” pungkasnya. (tnr/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Kamis dini hari (24/7/2025), pukul 03.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya 8 kilometer tenggara Pohuwato. Guncangan yang terjadi dirasakan cukup kuat dan berlangsung selama beberapa detik. Warga yang […]

  • Pj Gubernur Kaltim Bakal Cek Soal Batu Bara Tumpah ke Kementerian ESDM

    Pj Gubernur Kaltim Bakal Cek Soal Batu Bara Tumpah ke Kementerian ESDM

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Insiden sebuah tongkang bermuatan ribuan ton batubara yang terbalik di Sungai Mantaritip, pada Jumat (18/10/2024) malam lalu, yang diduga berpotensi menyebabkan pencemaran sungai, mendapat respon dari Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik. Ditemui Selasa (29/10/2024) sore, Pj Gubernur yang baru mengetahui informasi ini langsung menindaklanjuti, dengan mengecek ke Kementerian Energi Sumber Daya dan […]

  • Disbudpar Berau Dorong Profesionalisme Guide Lewat Sertifikasi, Upaya Perkuat SDM Pariwisata Daerah

    Disbudpar Berau Dorong Profesionalisme Guide Lewat Sertifikasi, Upaya Perkuat SDM Pariwisata Daerah

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.862
    • 0Komentar

    BERAU – Upaya meningkatkan kualitas layanan pariwisata di Kabupaten Berau terus dilakukan melalui program sertifikasi bagi para pemandu wisata. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau memfasilitasi ujian sertifikasi bagi warga yang bekerja sebagai guide di berbagai destinasi wisata Bumi Batiwakkal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat daya saing dan profesionalisme pelaku […]

  • Jalan Sempit Jadi Alasan Dishub Tertibkan Parkir di Tepian Teratai

    Jalan Sempit Jadi Alasan Dishub Tertibkan Parkir di Tepian Teratai

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.391
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau menertibkan parkir kendaraan di kawasan wisata Tepian Teratai untuk mengurangi kemacetan. Penataan dilakukan pada Selasa, 30 September 2025, dengan menurunkan tiga personel yang berjaga di lokasi. Salah seorang petugas Dishub mengatakan, pengaturan dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar, terutama saat kunjungan wisatawan meningkat. “Kalau parkir tidak […]

  • Status Pengelolaan Kakaban Masih Negosiasi, Berau Ingin Tetap Terlibat

    Status Pengelolaan Kakaban Masih Negosiasi, Berau Ingin Tetap Terlibat

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    BERAU — Status pengelolaan destinasi wisata Pulau Kakaban masih dalam tahap pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Berau dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Negosiasi dilakukan untuk mencari skema pengelolaan yang melibatkan kedua pihak. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan pengelolaan Pulau Kakaban sejak 2023 berada di bawah kewenangan provinsi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan. […]

  • Pemerintah Kampung Biatan Ilir Tetapkan Peraturan Baru Tentang Administrasi Tanah

    Pemerintah Kampung Biatan Ilir Tetapkan Peraturan Baru Tentang Administrasi Tanah

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 950
    • 0Komentar

    BIATAN- Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, baru saja menetapkan Peraturan Kampung Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pencatatan, Pelaporan, dan Administrasi Penguasaan Lahan/Tanah Negara. Peraturan ini merupakan hasil dari kegiatan sosialisasi yang digelar Dinas Pertanahan Kabupaten Berau terkait Perda Kabupaten Berau Nomor 5 Tahun 2019, yang bertujuan untuk menata dan menertibkan administrasi tanah di tingkat kampung. […]

expand_less