Kebutuhan BBM Nelayan Maratua Dinilai Masih Stabil, Rencana SPBN Belum Diputuskan
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

Kebutuhan BBM Nelayan Maratua Dinilai Masih Stabil, Rencana SPBN Belum Diputuskan
BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau masih mengkaji rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah Kepulauan Maratua. Realisasi fasilitas tersebut disebut bergantung pada kebutuhan riil nelayan di lapangan.
Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pembangunan SPBN harus didasarkan pada pemetaan jumlah nelayan aktif dan kebutuhan bahan bakar di wilayah tersebut.
“Pendirian SPBN itu harus melihat kebutuhan nelayan secara mendetail. Kita tidak ingin membangun fasilitas yang nantinya tidak beroperasi secara maksimal atau tidak sesuai dengan target sasaran,” ujar Abdul Majid, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurut dia, pola konsumsi bahan bakar nelayan di Maratua hingga kini masih relatif stabil. Sarana pengisian bahan bakar yang tersedia saat ini dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan nelayan setempat.
Ia menjelaskan kebutuhan bahan bakar nelayan sementara ini masih dilayani melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) reguler yang telah memiliki sistem pembagian kuota khusus untuk sektor perikanan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait, kata dia, telah memastikan adanya alokasi khusus bagi nelayan agar kebutuhan bahan bakar tidak terganggu oleh konsumsi kendaraan umum.
“Yang paling krusial bagi kami adalah memastikan kuota untuk nelayan itu jelas angkanya dan mekanisme penyalurannya sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tidak ada penyalahgunaan di lapangan,” tegasnya lagi.
Meski demikian, Dinas Perikanan Berau tetap membuka peluang pembangunan SPBN apabila aktivitas perikanan di Maratua berkembang dan jumlah armada nelayan meningkat secara signifikan.
Menurut Abdul Majid, fasilitas khusus bagi nelayan akan menjadi prioritas apabila kebutuhan energi untuk sektor perikanan terus bertambah di masa mendatang.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memantau perkembangan aktivitas nelayan guna memastikan akses bahan bakar bagi masyarakat pesisir tetap mudah, terjangkau, dan berkelanjutan. (tnr)
- Penulis: admin
