Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 239
  • print Cetak

BERAU — Minimnya minat masyarakat untuk bertani menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi sektor pertanian di Kabupaten Berau. Kondisi ini berdampak pada produksi pangan daerah yang belum mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, mengatakan karakteristik petani di Berau berbeda dengan daerah lain seperti Pulau Jawa dan Sulawesi. Menurut dia, sebagian besar petani di Berau tidak berfokus pada satu sektor, melainkan memiliki beragam sumber penghasilan.

“Kalau di Jawa itu petani ya memang petani. Di Sulawesi juga begitu. Tapi kalau di Berau, masyarakatnya ini multidimensi. Dia bisa jadi petani, tapi juga beternak, berkebun, bahkan kerja di perusahaan,” kata Basri, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menjelaskan kondisi tersebut membuat sektor pertanian kurang diminati sebagai pekerjaan utama. Banyak masyarakat, terutama usia produktif, memilih bekerja di perusahaan yang dinilai lebih menjanjikan dari sisi pendapatan.

“Kita akui angkatan kerja kita kalah bersaing dengan perusahaan. Mereka lebih tertarik kerja di perusahaan dibanding mengolah lahan,” ujarnya.

Menurut Basri, faktor penghasilan menjadi pertimbangan utama. Pendapatan petani dinilai tidak menentu karena bergantung pada musim, berbeda dengan sektor industri yang memberikan penghasilan tetap.

“Kalau di perusahaan kan setiap bulan jelas penghasilannya. Kalau petani ini berisiko, bisa gagal panen karena kekeringan atau kebanjiran,” katanya.

Ia juga menanggapi pandangan Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, yang mendorong langkah konkret untuk menarik minat generasi muda ke sektor pertanian.

“Ya harus begitu, tidak ada cara lain. Memang harus dipacu untuk mendorong petani muda,” ucapnya.

Basri menilai regenerasi petani menjadi kunci keberlanjutan sektor pangan di Berau. Namun, pendekatan yang dilakukan perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Menurut dia, petani perlu dibekali pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

“Petani itu harus ada kemajuan. Tidak hanya sekadar menanam, tapi juga ada sentuhan teknologi untuk meningkatkan hasil,” ujar Basri.

Ia menambahkan, dukungan berupa pelatihan, pendampingan, hingga insentif penting untuk menarik minat generasi muda.

“Kalau kita bisa dorong dengan teknologi dan sistem yang lebih baik, saya yakin anak muda bisa tertarik,” katanya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMAN 11 Berau Gelar IHT Literasi dan Numerasi, Perkuat Kompetensi Guru dan Siswa

    SMAN 11 Berau Gelar IHT Literasi dan Numerasi, Perkuat Kompetensi Guru dan Siswa

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    BERAU — SMAN 11 Berau Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, menggelar kegiatan In-House Training (IHT) bertema literasi, numerasi, advokasi, dan administrasi pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kepala SMAN 11 Berau, Karyani Tri Tialani, M.Pd., dan dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 6 Provinsi Kalimantan […]

  • Pemkab Berau Siapkan Penertiban PSAD, Portal Parkir hingga Pasar Subuh Jadi Sorotan

    Pemkab Berau Siapkan Penertiban PSAD, Portal Parkir hingga Pasar Subuh Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana menata ulang Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) setelah perayaan Idulfitri 2026. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan pasar tersebut perlu dikelola kembali secara optimal, mengingat sebelumnya pernah meraih predikat pasar tradisional […]

  • Berau Harus jadi Mitra IKN : Bukan Hanya Penyangga

    Berau Harus jadi Mitra IKN : Bukan Hanya Penyangga

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    (22/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Madri Pani, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk terus menghasilkan inovasi dan program positif ke depan dengan tujuan memajukan Berau serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh Madri setelah mengikuti kegiatan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045 oleh Pemkab […]

  • Sutami: Warga Pulau Derawan Terbebani Biaya Tambat Kapal yang Tinggi

    Sutami: Warga Pulau Derawan Terbebani Biaya Tambat Kapal yang Tinggi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masyarakat Kampung Pulau Derawan kembali menyuarakan aspirasi mereka terkait pembangunan Pelabuhan Tambat di Tanjung Redeb. Pelabuhan ini dinilai krusial sebagai akses utama distribusi bahan pangan, sembako, serta kebutuhan pokok lainnya ke Pulau Derawan dan Kecamatan Maratua. Anggota DPRD Berau, Sutami, mengungkapkan bahwa kebutuhan akan pelabuhan khusus untuk tambat kapal sudah lama diusulkan […]

  • Bus Gratis Mulai Beroperasi, Siswa SDN 001 Birang Filial Berangkat ke Sekolah Induk

    Bus Gratis Mulai Beroperasi, Siswa SDN 001 Birang Filial Berangkat ke Sekolah Induk

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mulai merealisasikan kebijakan penggabungan sementara siswa SDN 001 Birang Filial ke sekolah induk dengan menyediakan layanan bus sekolah gratis, Senin. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan penyediaan bus gratis merupakan komitmen pemerintah agar proses belajar mengajar tetap berjalan tanpa membebani orang tua. “Hari ini kita mulai menggabungkan […]

  • Jaksa Nilai Korban Alami Trauma Mendalam, Eks Duta Budaya Berau Dituntut 9 Tahun Penjara

    Jaksa Nilai Korban Alami Trauma Mendalam, Eks Duta Budaya Berau Dituntut 9 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BERAU – Sidang kasus pencabulan yang menjerat terdakwa AS (25), mantan duta budaya di Kabupaten Berau, memasuki agenda pembacaan tuntutan pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deka Fajar Pranowo menyatakan terdakwa terbukti melakukan perbuatan cabul terhadap anak dan korban lainnya. “Terdakwa terbukti melakukan perbuatan cabul dengan seseorang yang diketahui […]

expand_less