Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 339
  • print Cetak

BERAU — Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Berau menjelang Hari Raya Iduladha masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut dipengaruhi rantai distribusi yang panjang, ketergantungan pasokan dari luar daerah, hingga faktor cuaca yang memengaruhi produksi pangan.

Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi daring bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, harga pangan di wilayah Kalimantan secara umum memang belum stabil.

“Hasil zoom kemarin, harga pangan di Kalimantan Timur rata-rata memang masih di atas HET,” ujarnya.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar kebijakan HET disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah dan tidak lagi disamaratakan secara nasional.

“Sudah diusulkan supaya ditinjau ulang HET, bukan lagi regional secara umum. Karena kondisi tiap daerah di Kalimantan itu berbeda-beda, tidak bisa disamakan,” jelasnya, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia mengatakan usulan tersebut telah dikoordinasikan dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Badan Pangan Nasional. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Selain harga bahan pokok, pemerintah daerah juga menyoroti distribusi minyak goreng bersubsidi Minyak Kita yang memiliki HET Rp15.700 per liter.

“Yang disubsidi pemerintah itu hanya Minyak Kita. Harganya Rp15.700, tidak boleh dijual di atas itu,” tegasnya.

Menurut Hotlan, Berau mendapat alokasi sekitar 20 ton Minyak Kita yang mulai disalurkan menjelang Iduladha. Sementara untuk minyak goreng merek lain, harga masih mengikuti mekanisme pasar.

“Pengawasan terus kita lakukan bersama Satgas dan instansi terkait untuk memastikan harga tetap terkendali,” katanya.

Ia menilai mahalnya harga bahan pokok di Berau dipengaruhi rantai pasok yang panjang karena sebagian besar komoditas masih didatangkan dari Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Harga itu banyak mengambil dari Pulau Jawa. Rantai pasoknya panjang, jadi ada biaya transportasi, bongkar muat, tenaga kerja, itu semua mempengaruhi harga,” jelasnya.

Hotlan juga menyoroti distribusi minyak goreng yang dinilai belum efisien. Meski terdapat pabrik di Kalimantan, proses pengemasan masih dilakukan di Pulau Jawa sebelum kembali dikirim ke daerah.

“Walaupun ada pabrik di Bontang, tetap dikirim ke Jawa untuk labeling, baru kembali lagi. Jadi tetap mahal,” ungkapnya.

Ketergantungan Berau terhadap pasokan luar daerah juga masih cukup tinggi. Produksi pertanian lokal disebut baru mampu memenuhi sekitar 20 hingga 30 persen kebutuhan masyarakat.

“Produktivitas pertanian kita belum mencukupi, hanya sekitar 20 sampai 30 persen. Selebihnya masih bergantung dari luar,” katanya.

Di sisi lain, faktor cuaca turut memengaruhi produksi komoditas hortikultura seperti cabai. Harga cabai yang sempat berada di kisaran Rp60 ribu pada Januari lalu melonjak menjadi Rp100 ribu pada April.

“Lonjakan harga cabai kemarin salah satunya karena faktor cuaca. Produksi menurun, sementara permintaan tetap tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, distribusi barang juga dipengaruhi dinamika pasar antardaerah. Pedagang cenderung menyalurkan komoditas ke wilayah dengan harga jual lebih tinggi.

“Kalau ada daerah yang harganya lebih tinggi, tentu barang akan dibawa ke sana. Itu juga karena ada peran tengkulak,” tambahnya.

Menurut Hotlan, stabilitas harga harus dijaga agar tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Petani memang senang kalau harga tinggi, tapi masyarakat juga harus bisa membeli. Jadi harus balance,” tegasnya.

Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan pengawasan dan koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — DI BALIK alunan sape yang lembut dan bernapas dari akar kebudayaan Kalimantan, tersimpan perjalanan seorang anak muda Berau bernama Muhammad Budhi Setiyawan, atau yang lebih dikenal sebagai Whansetiyawan. Lulusan Pengkajian Musik Nusantara Pascasarjana ISI Yogyakarta ini memilih sape bukan karena tren, melainkan karena cinta yang tidak bisa dijelaskan. “Aku cinta aja, tanpa […]

  • Update Data Kebakaran di Teluk Bayur

    Update Data Kebakaran di Sungai Kuyang Teluk Bayur

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.545
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Teluk Bayur — Musibah kebakaran melanda Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Selasa (30/7/2024) malam. Sebanyak 26 rumah dan 12 bangunan lainnya ludes terbakar dalam peristiwa tersebut. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat, mengatakan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Api […]

  • Berau Antisipasi Kekurangan Guru Jelang Kebijakan Penghapusan Non-ASN di Sekolah Negeri

    Berau Antisipasi Kekurangan Guru Jelang Kebijakan Penghapusan Non-ASN di Sekolah Negeri

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BERAU – Rencana pelarangan guru non-ASN mengajar di sekolah negeri mulai 2027 menjadi perhatian pemerintah daerah. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memperbesar persoalan kekurangan dan ketimpangan distribusi tenaga pendidik di sejumlah wilayah. Sekretaris Daerah Berau, M Said, mengatakan pemerintah daerah akan mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Namun, ia mengakui kebijakan itu membawa tantangan tersendiri bagi […]

  • Bawaslu Berau Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Dugaan Pelanggaran

    Bawaslu Berau Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Dugaan Pelanggaran

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.195
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) di seluruh kecamatan se-Kabupaten Berau, Senin (23/9/2024). Penertiban tersebut dilakukan Bawaslu bersama dengan Satpol PP. Diungkapkan Ketua Bawaslu Berau, Ira Kencana penertiban tersebut sudah sesuai Peraturan KPU terkait dengan pemasangan APK pada masa kampanye. Sejumlah APK yang tidak sesuai dengan aturan, diturunkan […]

  • Tragedi di Laut Talisayan, Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang

    Tragedi di Laut Talisayan, Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Talisayan – Seorang nelayan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Jumat (25/7/2025) pagi sekitar pukul 07.00 wita. Korban IM (34) ini pertama kali ditemukan anggota bagang yang sedang bekerja. Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan saat dikonfirmasi tentang hal ini, membenarkan jika ada nelayan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di salah satu bagang […]

  • APBD Berau 2025 Disahkan, Bupati Janji Tindak Lanjuti Temuan dan Koreksi

    APBD Berau 2025 Disahkan, Bupati Janji Tindak Lanjuti Temuan dan Koreksi

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BERAU – Seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Berau menyetujui penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2025. Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Berau yang berlangsung di ruang rapat paripurna pada Senin siang, 20 Juli 2026. Agenda tersebut merupakan […]

expand_less