Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 13
  • print Cetak

BERAU — Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Berau menjelang Hari Raya Iduladha masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut dipengaruhi rantai distribusi yang panjang, ketergantungan pasokan dari luar daerah, hingga faktor cuaca yang memengaruhi produksi pangan.

Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi daring bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, harga pangan di wilayah Kalimantan secara umum memang belum stabil.

“Hasil zoom kemarin, harga pangan di Kalimantan Timur rata-rata memang masih di atas HET,” ujarnya.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar kebijakan HET disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah dan tidak lagi disamaratakan secara nasional.

“Sudah diusulkan supaya ditinjau ulang HET, bukan lagi regional secara umum. Karena kondisi tiap daerah di Kalimantan itu berbeda-beda, tidak bisa disamakan,” jelasnya, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia mengatakan usulan tersebut telah dikoordinasikan dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Badan Pangan Nasional. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Selain harga bahan pokok, pemerintah daerah juga menyoroti distribusi minyak goreng bersubsidi Minyak Kita yang memiliki HET Rp15.700 per liter.

“Yang disubsidi pemerintah itu hanya Minyak Kita. Harganya Rp15.700, tidak boleh dijual di atas itu,” tegasnya.

Menurut Hotlan, Berau mendapat alokasi sekitar 20 ton Minyak Kita yang mulai disalurkan menjelang Iduladha. Sementara untuk minyak goreng merek lain, harga masih mengikuti mekanisme pasar.

“Pengawasan terus kita lakukan bersama Satgas dan instansi terkait untuk memastikan harga tetap terkendali,” katanya.

Ia menilai mahalnya harga bahan pokok di Berau dipengaruhi rantai pasok yang panjang karena sebagian besar komoditas masih didatangkan dari Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Harga itu banyak mengambil dari Pulau Jawa. Rantai pasoknya panjang, jadi ada biaya transportasi, bongkar muat, tenaga kerja, itu semua mempengaruhi harga,” jelasnya.

Hotlan juga menyoroti distribusi minyak goreng yang dinilai belum efisien. Meski terdapat pabrik di Kalimantan, proses pengemasan masih dilakukan di Pulau Jawa sebelum kembali dikirim ke daerah.

“Walaupun ada pabrik di Bontang, tetap dikirim ke Jawa untuk labeling, baru kembali lagi. Jadi tetap mahal,” ungkapnya.

Ketergantungan Berau terhadap pasokan luar daerah juga masih cukup tinggi. Produksi pertanian lokal disebut baru mampu memenuhi sekitar 20 hingga 30 persen kebutuhan masyarakat.

“Produktivitas pertanian kita belum mencukupi, hanya sekitar 20 sampai 30 persen. Selebihnya masih bergantung dari luar,” katanya.

Di sisi lain, faktor cuaca turut memengaruhi produksi komoditas hortikultura seperti cabai. Harga cabai yang sempat berada di kisaran Rp60 ribu pada Januari lalu melonjak menjadi Rp100 ribu pada April.

“Lonjakan harga cabai kemarin salah satunya karena faktor cuaca. Produksi menurun, sementara permintaan tetap tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, distribusi barang juga dipengaruhi dinamika pasar antardaerah. Pedagang cenderung menyalurkan komoditas ke wilayah dengan harga jual lebih tinggi.

“Kalau ada daerah yang harganya lebih tinggi, tentu barang akan dibawa ke sana. Itu juga karena ada peran tengkulak,” tambahnya.

Menurut Hotlan, stabilitas harga harus dijaga agar tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Petani memang senang kalau harga tinggi, tapi masyarakat juga harus bisa membeli. Jadi harus balance,” tegasnya.

Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan pengawasan dan koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Berau Tekankan ASN Harus Jadi Motor Inovasi Pelayanan Publik

    Wakil Bupati Berau Tekankan ASN Harus Jadi Motor Inovasi Pelayanan Publik

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 714
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor penggerak inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan pelepasan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan Pelatihan Dasar (LATSAR) Angkatan I dan II di Hotel Mercure, Jumat (10/10). Dalam sambutannya, Gamalis menyampaikan apresiasi […]

  • Sosialisasi Beasiswa Harus Sampai ke Setiap Kampung

    Sosialisasi Beasiswa Harus Sampai ke Setiap Kampung

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Program Beasiswa Berau Cerdas kembali menjadi sorotan Anggota DPRD Berau, Rudi Mangunsong. Ia mengungkapkan keprihatinannya terkait belum meratanya akses beasiswa ini bagi calon penerima, terutama bagi mereka yang tinggal di luar Kota Tanjung Redeb. Rudi menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih luas dari pemerintah daerah untuk menjangkau para siswa di kampung-kampung yang ingin […]

  • Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa yang menjerat mantan Kepala Kampung Teluk Sumbang berinisial Km hingga kini belum menunjukkan kepastian hukum. Padahal, penetapan tersangka telah dilakukan sejak dua tahun lalu. Sejumlah warga mempertanyakan lambannya proses hukum tersebut. Mereka menilai tersangka masih bebas beraktivitas di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau. Seorang […]

  • Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Berau Thamrin menyoroti dampak kebijakan terbatasnya Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan serta penghapusan tenaga honorer terhadap ketersediaan tenaga pendidik di sejumlah sekolah di daerah tersebut. Menurut dia, kebijakan tersebut membuat sebagian lulusan pendidikan keguruan kesulitan untuk mengabdi sebagai guru karena terbentur regulasi yang berlaku. Thamrin menjelaskan untuk […]

  • Pendatang Tanpa Identitas Jadi Tantangan Sosial di Berau

    Pendatang Tanpa Identitas Jadi Tantangan Sosial di Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 500
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Jumlah pendatang yang masuk ke Kabupaten Berau semakin banyak. Namun, banyak yang ternyata tidak memiliki identitas valid. Masalah ini pun menimbulkan permasalahan baru khususnya dalam hal sosial. “Ini juga jadi pekerjaan rumah bagi Dinas Sosial (Dinsos) Berau. Karena pendatang yang masuk tanpa identitas resmi akhirnya terlantar, akan susah dibantu,” terang Kadinsos Berau, […]

  • Peduli Lingkungan, Kurangi Plastik untuk Menyelamatkan Laut Berau

    Peduli Lingkungan, Kurangi Plastik untuk Menyelamatkan Laut Berau

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Salah satu daya tarik utama destinasi wisata Kabupaten Berau adalah keindahan bawah lautnya, yang mencakup hamparan terumbu karang, beragam jenis ikan, serta habitat penyu yang sering menjadi tujuan wisatawan. Namun, kekayaan alam tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun masyarakat setempat agar tetap terjaga. Salah satu langkah penting dalam menjaga […]

expand_less