Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 699
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan.

Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, papan penunjuknya miring, dan sebagian badan rambu nyaris tertutup rumput liar. Tak ada tanda-tanda perbaikan.

Zaki, salah seorang pengendara yang kerap melintas di kawasan itu, mengatakan rambu tersebut sudah roboh berbulan-bulan. “Memang sudah lama jatuh dan tidak ada yang mendirikan kembali. Kondisinya juga sudah penyok,” ujarnya (2/3).

Menurut Zaki, keberadaan rambu di titik persimpangan sangat penting, terutama bagi pengendara dari luar kawasan yang belum mengenal karakter jalan. Tanpa penanda yang jelas, risiko kecelakaan meningkat, apalagi pada malam hari atau saat arus lalu lintas padat.

Keluhan serupa juga datang dari warga di titik lain. Beberapa rambu dilaporkan miring, pudar, bahkan hilang. Sebagian diduga terdampak proyek pengerjaan jalan dan galian utilitas.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Aidil Hamka, membenarkan bahwa perbaikan dan pemeliharaan rambu merupakan tanggung jawab instansinya. Namun, ia mengungkapkan adanya kendala koordinasi di lapangan.

Menurut Aidil, salah satu penyebab utama rambu roboh adalah aktivitas proyek jalan atau galian yang dilakukan pihak ketiga maupun instansi lain tanpa pemberitahuan ke Dinas Perhubungan.

“Biasanya ada galian dari pihak PU tanpa koordinasi ke kami. Kami pun tidak tahu. Tiba-tiba ada laporan masyarakat bahwa rambu sudah roboh,” kata Aidil.

Ia menjelaskan, setiap pekerjaan yang berpotensi mengganggu fasilitas keselamatan jalan seharusnya dikoordinasikan sejak tahap perencanaan. Dengan begitu, Dishub dapat melakukan pengawasan teknis, termasuk memastikan rambu dilepas sementara dengan prosedur yang benar dan dipasang kembali sesuai standar.

“Seandainya ada koordinasi dari pemborong, kami pasti akan cek. Kalau pemasangannya tidak sesuai teknis, tentu akan kami tegur,” ujarnya.

Selain persoalan koordinasi, minimnya laporan juga menjadi hambatan. Aidil mengakui, tidak semua kerusakan langsung terdeteksi petugas di lapangan. Ia berharap masyarakat lebih aktif melapor apabila menemukan rambu atau fasilitas jalan yang rusak.

“Kalau ada laporan, kami bisa segera tindak lanjuti. Ini demi keselamatan bersama,” kata dia.

Secara normatif, rambu lalu lintas merupakan bagian dari perlengkapan jalan yang berfungsi memberikan peringatan, larangan, perintah, maupun petunjuk kepada pengguna jalan. Ketika rambu tidak berfungsi, maka sistem informasi keselamatan di ruang publik ikut terganggu.

Hingga awal Maret ini, Dishub Berau menyatakan akan melakukan pendataan ulang terhadap rambu-rambu yang rusak, terutama di titik yang terdampak proyek pekerjaan jalan. Instansi itu juga membuka ruang koordinasi dengan dinas teknis lain agar kasus serupa tidak berulang.

Bagi warga seperti Zaki, yang dibutuhkan bukan sekadar imbauan, melainkan tindakan nyata. “Kalau dibiarkan terus, lama-lama orang anggap biasa. Padahal ini soal keselamatan,” ujarnya.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Jumat & Minggu Sering Jadi Ajang Balap, Polisi Turun Tangan

    Malam Jumat & Minggu Sering Jadi Ajang Balap, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 928
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepolisian Resor Berau kembali menyoroti maraknya aksi balap liar yang dilakukan anak muda di kawasan perkotaan. Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi, menegaskan bahwa peran orang tua menjadi kunci dalam mencegah remaja terlibat dalam aktivitas berbahaya tersebut. Menurut Wulyadi, sejumlah ruas jalan di Tanjung Redeb kerap berubah fungsi menjadi lintasan balapan ilegal. Jalan […]

  • 10 Kg Sabu Disembunyikan di Pintu Mobil, Aksi Pelaku Akhirnya Terbongkar

    10 Kg Sabu Disembunyikan di Pintu Mobil, Aksi Pelaku Akhirnya Terbongkar

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kepolisian Resor Berau menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar dengan menyita sabu seberat 10 kilogram. Dalam kasus ini, satu orang tersangka diamankan, sementara satu lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO). Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan jajarannya, termasuk koordinasi lintas wilayah dengan aparat di […]

  • RAPBD 2025 Disetujui di Angka Rp5,2 Triliun

    RAPBD 2025 Disetujui di Angka Rp5,2 Triliun

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah dipaparkan oleh Bupati Berau beberapa waktu lalu, kemudian dibahas bersama DPRD Berau dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2025 disepakati di angka Rp5,2 Triliun. Dalam kesepakatan RAPBD itu bisa dirincikan untuk pendapatan Rp4,7 Triliun lebih, belanja Rp5,2 Triliun, defisit di angka Rp488 Miliar […]

  • Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

    Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 824
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komoditas kakao di Kabupaten Berau kini mulai menunjukkan potensi besar untuk menembus pasar internasional. Berdasarkan data Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, total luas lahan kakao di wilayah ini mencapai 1.037 hektare, dengan sebaran terbesar berada di Kecamatan Sambaliung seluas 479 hektare. Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menyampaikan, selain Sambaliung, tanaman kakao juga […]

  • Beredar Telegram Panglima TNI Soal Instruksi Siaga Prajurit, Antisipasi Situasi Global

    Beredar Telegram Panglima TNI Soal Instruksi Siaga Prajurit, Antisipasi Situasi Global

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Jakarta – Beredar dokumen Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto berisi instruksi Siaga 1 ke seluruh prajurit. Perintah ini sebagai bentuk antisipasi perkembangan dan situasi global saat ini, khususnya di Timur Tengah. Telegram dengan Nomor TR/283/2026 ditekan oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret 2026. Dalam dokumen tersebut, tertulis bahwa telegram […]

  • Fleksibilitas Lebih Tinggi, RSUD Talisayan Siap Menjadi BLUD

    Fleksibilitas Lebih Tinggi, RSUD Talisayan Siap Menjadi BLUD

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah pesisir. Salah satu langkah signifikan adalah advokasi untuk perubahan status RSUD Talisayan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Upaya ini melibatkan beberapa dinas terkait untuk mendukung peningkatan efektivitas dan efisiensi layanan kesehatan di daerah tersebut. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, […]

expand_less