Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

Hasil Perkebunan Berau Siap Ekspor ke Prancis dan Belanda

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 723
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Komoditas kakao di Kabupaten Berau kini mulai menunjukkan potensi besar untuk menembus pasar internasional. Berdasarkan data Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, total luas lahan kakao di wilayah ini mencapai 1.037 hektare, dengan sebaran terbesar berada di Kecamatan Sambaliung seluas 479 hektare.

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menyampaikan, selain Sambaliung, tanaman kakao juga banyak ditemukan di sejumlah wilayah lain seperti Suaran,Gunta, Kelai, dan Segah.

“Di Suaran seluas 270 hektare, Gunta seluas 158 hektare, Kelai 128 hektare, dan Segah 63 hektare. Beberapa kecamatan lainnya memiliki luas lebih kecil, bahkan ada yang hanya sekitar 20 hektare,” jelasnya beberapa waktu lalu pada saat ditemui di ruang kerjanya.

Kalau total keseluruhan memang tidak terlalu besar, hanya 1.037 hektare. Tapi sebarannya cukup banyak, meski tidak merata,

Ia menjelaskan, Walaupun sebarannya tidak merata, kami Dinas Perkebunan terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Salah satu langkah nyata adalah dengan memberikan pembinaan kepada petani untuk menjaga mutu hasil panen.

“Kita sedang mempersiapkan pembinaan bagi petani agar hasil kakao tetap berkualitas, karena kualitas menjadi faktor utama jika ingin menembus pasar ekspor,” ujarnya.

Upaya itu kini mulai membuahkan hasil. Pemerintah Kabupaten Berau bersiap menggelar peluncuran ekspor kakao ke Prancis pada Desember mendatang.

Acara ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Bupati Berau, sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras para petani dan pelaku perkebunan lokal.

Menurut Lita, kegiatan peluncuran ekspor ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk motivasi dan kebanggaan bagi masyarakat.

“Supaya masyarakat tahu, hasil kebunnya bisa sampai ke luar negeri. Itu jadi kebanggaan tersendiri bagi petani,” ujarnya.

Sebelumnya, ekspor serupa juga pernah dilakukan ke Amerika Serikat, dan kini pengiriman ke Prancis menjadi momentum baru yang menegaskan bahwa kakao Berau mulai diakui di pasar global.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga tengah menjajaki kerja sama dengan Belanda untuk memperluas pasar ekspor Eropa.

“Belanda sedang dalam tahap penjajakan. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi,” tambah Lita.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap kakao dapat menjadi komoditas unggulan sektor perkebunan Berau.

“Saya berharap kakao dapat membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat petani di masa mendatang,” tutupnya. (Adv/Akm)

 

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beri Perhatian Khusus Stunting Berau, Sri Juniarsih Aktif Ajak Masyarakat ke Posyandu 

    Beri Perhatian Khusus Stunting Berau, Sri Juniarsih Aktif Ajak Masyarakat ke Posyandu 

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 571
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Stunting menjadi salah satu masalah yang terus menjadi perhatian, mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten. Untuk Kabupaten Berau sendiri, angka stunting yang masih cukup tinggi juga menjadi fokus utama. Di masa kepemimpinan Sri Juniarsih, kasus stunting menjadi keseriusan yang terus diupayakan agar angkanya bisa turun. Bahkan, di setiap kesempatan saat melakukan kunjungan baik […]

  • ‎UMKM Center Jadi “Mesin Pemasaran Baru”, Produk Lokal Berau Siap Bersaing di Pasar Besar

    ‎UMKM Center Jadi “Mesin Pemasaran Baru”, Produk Lokal Berau Siap Bersaing di Pasar Besar

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.632
    • 0Komentar

    ‎TANJUNGREDEB — Upaya memperkuat pemasaran produk lokal dipastikan semakin konkret. Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menegaskan pembangunan UMKM Center akan mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2025, sebagai pusat pemasaran sekaligus pembinaan terpadu bagi pelaku UMKM. ‎Bangunan yang akan berlokasi di kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) di atas lahan lebih dari […]

  • Komisi II DPRD Berau Soroti Masalah Lahan dan Harga TBS Sawit dalam Rapat Evaluasi

    Komisi II DPRD Berau Soroti Masalah Lahan dan Harga TBS Sawit dalam Rapat Evaluasi

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 787
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi II DPRD Kabupaten Berau menggelar rapat evaluasi dengan Dinas Perkebunan (Disbun) untuk membahas sejumlah permasalahan yang hingga kini belum menemukan solusi konkret dalam dunia pertanian di Kabupaten Berau. Rapat yang digelar pada Rabu (8/1/2025), ini berfokus pada kondisi objektif di lapangan terkait beberapa sektor perkebunan, termasuk masalah lahan pertanian, distribusi pupuk, harga […]

  • Sinergi UMKM dan Swalayan di Berau, Solusi Pendistribusian Bahan Pokok yang Efektif

    Sinergi UMKM dan Swalayan di Berau, Solusi Pendistribusian Bahan Pokok yang Efektif

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), menggelar acara Diseminasi Toko Swalayan, Waralaba Nasional, dan UMKM di Kabupaten Berau pada Rabu, 6 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pola kerja sama dalam pendistribusian barang pokok dengan melibatkan berbagai pelaku usaha, mulai dari swalayan hingga UMKM. Dalam sambutannya, Kepala […]

  • Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, memiliki potensi kelapa dalam yang cukup melimpah. Namun selama ini, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk kelapa butiran tanpa diolah lebih lanjut sehingga nilai tambah yang diterima masyarakat relatif terbatas. Melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera Kabupaten Berau, masyarakat Kampung Giring-Giring mulai mengembangkan hilirisasi komoditas kelapa dalam. […]

  • Bupati Sri Juniarsih Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Wilayah Berau

    Bupati Sri Juniarsih Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Wilayah Berau

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar rapat koordinasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KMP) se-Kabupaten Berau di Gedung Balai Mufakat, Selasa, 26 Agustus 2025. Agenda ini menjadi langkah strategis Pemkab dalam memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah. Rapat dibuka langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang […]

expand_less