Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 390
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Keterbatasan ruang pelayanan menjadi kendala utama dalam pengembangan layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD dr. Abdul Rivai, Kabupaten Berau. Akibatnya, puluhan pasien masih harus mengantre untuk mendapatkan layanan meski sejumlah mesin cuci darah yang siap digunakan masih tersimpan di gudang.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan persoalan yang dihadapi rumah sakit saat ini bukan lagi terkait ketersediaan alat kesehatan maupun tenaga medis, melainkan kapasitas ruang pelayanan yang belum memadai untuk menampung tambahan unit hemodialisis.

Saat ini, RSUD dr. Abdul Rivai hanya mengoperasikan delapan mesin cuci darah. Padahal, rumah sakit masih memiliki beberapa mesin lain yang kondisinya baru dan siap digunakan. Namun, keterbatasan ruang membuat penambahan unit belum dapat dilakukan karena harus memenuhi standar pelayanan, termasuk pengaturan jarak antar tempat tidur pasien.

Menurut Gamalis, dukungan untuk meningkatkan kapasitas layanan sebenarnya telah tersedia. Selain memiliki tenaga kesehatan yang memadai, rumah sakit juga telah menjalin kerja sama operasional dan memperoleh dukungan tambahan peralatan. Namun seluruh rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena belum tersedianya ruang pelayanan yang sesuai.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Berau tengah menyiapkan pemanfaatan Gedung Walet yang berada di kawasan RSUD dr. Abdul Rivai. Gedung tersebut direncanakan menjadi lokasi relokasi sebagian layanan rumah sakit setelah sejumlah fasilitas pendukung selesai dipersiapkan.

Apabila rencana tersebut terealisasi, ruang yang saat ini digunakan untuk pelayanan lain dapat dialihfungsikan menjadi ruang hemodialisis baru. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mengurangi antrean pasien yang selama ini terjadi.

Data rumah sakit menunjukkan terdapat sekitar 50 pasien aktif yang rutin menjalani terapi cuci darah. Dengan kapasitas yang hanya tersedia pada delapan tempat tidur pelayanan, antrean pasien menjadi tantangan yang sulit dihindari.

Kondisi tersebut juga berdampak pada pasien gagal ginjal dari luar daerah yang sedang berada di Berau, baik untuk keperluan pekerjaan, kunjungan keluarga, maupun wisata. Keterbatasan slot pelayanan membuat rumah sakit tidak selalu mampu mengakomodasi kebutuhan pasien yang memerlukan terapi rutin selama berada di daerah tersebut.

Pemerintah daerah menilai penambahan ruang pelayanan menjadi langkah paling mendesak untuk memaksimalkan pemanfaatan alat kesehatan yang tersedia sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi pasien. Dengan tersedianya ruang baru, kapasitas pelayanan hemodialisis diharapkan dapat segera ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah. (adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPMK Sudah Terima Rekomendasi Bawaslu Soal Kakam Tidak Netral

    DPMK Sudah Terima Rekomendasi Bawaslu Soal Kakam Tidak Netral

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 584
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Seorang kepala kampung di Kecamatan Tabalar, dilaporkan melanggar aturan netralitas dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 Kabupaten Berau. Kepala kampung tersebut diduga hadir dan berpartisipasi dalam kampanye salah satu pasangan calon (pason) yang berkompetisi. Anggota Bawaslu Berau, Natalis Lapang Wada menegaskan bahwa tindakan kepala kampung ini mencederai prinsip netralitas yang seharusnya dipegang oleh […]

  • Membangun Berau dengan Hati: SraGam Siap Tuntaskan Visi Besar

    Membangun Berau dengan Hati: SraGam Siap Tuntaskan Visi Besar

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon Bupati Berau dari pasangan SraGam, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan komitmennya untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu prioritas program jika terpilih kembali. Pernyataan tersebut disampaikan saat kampanye dan bersilaturahmi dengan masyarakat di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, pada Sabtu (19/10/2024). Sri Juniarsih menegaskan bahwa selama periode kepemimpinannya yang […]

  • Akses Mobil Tertutup di Gang Sei Tarum, DPRD Berau Tunggu Kejelasan Status Lahan

    Akses Mobil Tertutup di Gang Sei Tarum, DPRD Berau Tunggu Kejelasan Status Lahan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    BERAU – Akses warga di Gang Sei Tarum, RT 11 Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, kian terjepit setelah proyek semenisasi pada 2024. Jalan lingkungan yang dulu masih bisa dilalui mobil, kini dinilai terlalu sempit untuk kendaraan roda empat. Kekhawatiran soal keselamatan pun mencuat: bagaimana jika terjadi kebakaran atau warga butuh ambulans? Keluhan itu dibawa […]

  • Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Memasuki triwulan ketiga atau triwulan akhir tahun anggaran 2024, maka serapan anggaran setiap OPD harus dimaksimalkan. Hal ini agar tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) seperti di tahun anggaran sebelumnya. “Jangan sampai ada terjadi lagi yang namanya Silpa, seperti di tahun 2023 yang Silpanya mencapai hampir […]

  • Wisatawan Asing Hilang Saat Menyelam di Kakaban Berau, Diduga Kejar Kamera Jatuh

    Wisatawan Asing Hilang Saat Menyelam di Kakaban Berau, Diduga Kejar Kamera Jatuh

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    Maratua – Seorang wisatawan asing asal Tiongkok dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Kakaban, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Jumat pagi, 2 Mei 2025. Korban atas nama Zhang Xiaohan tenggelam saat mencoba mengambil kamera miliknya yang jatuh ke dasar laut. Kapolsek Maratua, Iptu Taufik Hidayat, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 07.30 Wita di […]

  • Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku

    Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menyoroti meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak-anak yang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan kesehatan hingga penurunan minat baca. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan ketergantungan pada perangkat digital tanpa pengawasan orang tua dapat memengaruhi fokus, kesehatan mental, serta perkembangan anak. Menurut […]

expand_less