Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 415
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Keterbatasan ruang pelayanan menjadi kendala utama dalam pengembangan layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD dr. Abdul Rivai, Kabupaten Berau. Akibatnya, puluhan pasien masih harus mengantre untuk mendapatkan layanan meski sejumlah mesin cuci darah yang siap digunakan masih tersimpan di gudang.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan persoalan yang dihadapi rumah sakit saat ini bukan lagi terkait ketersediaan alat kesehatan maupun tenaga medis, melainkan kapasitas ruang pelayanan yang belum memadai untuk menampung tambahan unit hemodialisis.

Saat ini, RSUD dr. Abdul Rivai hanya mengoperasikan delapan mesin cuci darah. Padahal, rumah sakit masih memiliki beberapa mesin lain yang kondisinya baru dan siap digunakan. Namun, keterbatasan ruang membuat penambahan unit belum dapat dilakukan karena harus memenuhi standar pelayanan, termasuk pengaturan jarak antar tempat tidur pasien.

Menurut Gamalis, dukungan untuk meningkatkan kapasitas layanan sebenarnya telah tersedia. Selain memiliki tenaga kesehatan yang memadai, rumah sakit juga telah menjalin kerja sama operasional dan memperoleh dukungan tambahan peralatan. Namun seluruh rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena belum tersedianya ruang pelayanan yang sesuai.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Berau tengah menyiapkan pemanfaatan Gedung Walet yang berada di kawasan RSUD dr. Abdul Rivai. Gedung tersebut direncanakan menjadi lokasi relokasi sebagian layanan rumah sakit setelah sejumlah fasilitas pendukung selesai dipersiapkan.

Apabila rencana tersebut terealisasi, ruang yang saat ini digunakan untuk pelayanan lain dapat dialihfungsikan menjadi ruang hemodialisis baru. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mengurangi antrean pasien yang selama ini terjadi.

Data rumah sakit menunjukkan terdapat sekitar 50 pasien aktif yang rutin menjalani terapi cuci darah. Dengan kapasitas yang hanya tersedia pada delapan tempat tidur pelayanan, antrean pasien menjadi tantangan yang sulit dihindari.

Kondisi tersebut juga berdampak pada pasien gagal ginjal dari luar daerah yang sedang berada di Berau, baik untuk keperluan pekerjaan, kunjungan keluarga, maupun wisata. Keterbatasan slot pelayanan membuat rumah sakit tidak selalu mampu mengakomodasi kebutuhan pasien yang memerlukan terapi rutin selama berada di daerah tersebut.

Pemerintah daerah menilai penambahan ruang pelayanan menjadi langkah paling mendesak untuk memaksimalkan pemanfaatan alat kesehatan yang tersedia sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi pasien. Dengan tersedianya ruang baru, kapasitas pelayanan hemodialisis diharapkan dapat segera ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah. (adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau RSUD Tanjung Redeb, Gubernur Kaltim Dorong Rumah Sakit Segera Beroperasi

    Tinjau RSUD Tanjung Redeb, Gubernur Kaltim Dorong Rumah Sakit Segera Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meninjau progres pembangunan dan kesiapan operasional RSUD Tanjung Redeb di Kabupaten Berau, Senin, 15 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyatakan dukungannya terhadap percepatan operasional rumah sakit yang dibangun Pemerintah Kabupaten Berau itu. Peninjauan dilakukan saat Rudy Mas’ud berada di Berau. Ia melihat langsung sejumlah fasilitas yang […]

  • Pemkab Berau Siapkan Perbup Pembatasan Wadah Plastik untuk Tekan Timbunan Sampah

    Pemkab Berau Siapkan Perbup Pembatasan Wadah Plastik untuk Tekan Timbunan Sampah

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan regulasi berupa peraturan bupati (Perbup) untuk mengurangi penggunaan wadah plastik sebagai upaya menekan produksi sampah. Kebijakan tersebut disiapkan menyusul terus meningkatnya volume sampah, terutama sampah plastik, yang menjadi salah satu persoalan lingkungan di daerah. Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan rancangan Perbup tersebut saat ini masih dalam tahap penyusunan. Menurut dia, […]

  • Curanmor di Parkiran Kantor Satpol PP Terungkap, Motor Ditemukan Tersembunyi di Semak-Semak

    Curanmor di Parkiran Kantor Satpol PP Terungkap, Motor Ditemukan Tersembunyi di Semak-Semak

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Polisi mengungkap kasus pencurian sepeda motor di area parkir Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Jalan APT Pranoto, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Pelaku menyembunyikan kendaraan hasil curian di semak-semak di wilayah Teluk Bayur. Kapolsek Tanjung Redeb Ajun Komisaris Polisi Amin Maulani mengatakan pencurian terjadi pada Sabtu, 21 […]

  • Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

    Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 863
    • 0Komentar
  • Prabowo Ambil Alih Kendali Ekspor SDA, Sawit hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN

    Prabowo Ambil Alih Kendali Ekspor SDA, Sawit hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam. Kebijakan tersebut diumumkan langsung dalam rapat paripurna DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Melalui aturan baru itu, pemerintah mewajibkan penjualan ekspor sejumlah komoditas sumber daya alam strategis dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal. […]

  • Kepala Kampung Merupakan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif

    Kepala Kampung Merupakan Garda Terdepan dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.330
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel peran kepala kampung sangat penting karena perannya merupakan garda terdepan. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Bimtek Teknis (BImtek) Peningkatan Kapasitas Kepala Kampung se-Kabupaten Berau, yang digelar di Ruang Sangalaki Setkab Berau, Rabu (22/10). Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan kepala […]

expand_less